PECUNDANG SEJATI

PECUNDANG SEJATI
Bab 115 - Kebenaran Terungkap


__ADS_3

Simon menatap dingin dan bertanya, "Sekarang pilihlah... bertarung denganku sampai akhir atau menyerah. Bahkan jika kau memiliki penampilan yang bagus aku tidak akan menunjukan belas kasihan sama sekali ?"


"Namaku Ling Xue dan Pemimpin Suku Rubah yang memiliki garis keturunan Rubah Langit, ribuan tahun lalu ada seseorang yang menyelamatkan diriku ketika aku masih kecil. Karena alasan itulah aku tidak pernah menyerang Manusia, bisa dikatakan kau dan dia memiliki banyak kemiripan. Kau mungkin pernah mendengar nama besarnya yaitu Kaisar Qin." Kata Ling Xue dengan jujur.


Simon sedikit terkejut dan dari beberapa buku yang dia baca di Klan Kuno Kaisar Qin memang memiliki peliharaan seekor Rubah yang selalu menemaninya ditahta. Siapa yang menyangka Rubah itu akan mengambil wujud seperti ini dan memiliki kekuatan yang mengerikan.


"Aku memang mempelajari Teknik Qi Naga Kerajaan yang sama persis dengan miliknya tapi aku bukan keturunannya." Simon mengakuinya dan mengatakan kebenaran.


"Faktanya terlepas dari Ratu dan banyaknya Selir Ayahku itu memiliki banyak lagi wanita dan sangat menyukai kecantikan. Kau masih berada didalam Garis keturunannya dan itu adalah faktanya, terlepas dari harta macam apa yang digunakan kau tidak bisa mewujudkan Qi Naga Kerajaan tanpa memiliki darah Kaisar Qin yang mengalir didalam tubuhmu." Kata Ling Xue dengan tegas.


Simon tidak terlalu peduli dan berkata, "Abaikan soal Kaisar Qin... jika kau sudah hidup sangat lama maka ada beberapa hal yang ingin aku tanyakan kepadamu soal Energi Langit yang selalu menipis."

__ADS_1


"Itu ulah Kaisar Dewa Qing Tian Penguasa Dunia Langit atau yang sekarang disebut Dunia Abadi, dia memindahkan energi langit di Bumi melalui susunan Array dan memperkaya Dunia Langit. Hasilnya Tuan Muda bisa tahu sendiri... jika ini dibiarkan saja maka Bumi akan mengering dan itu akan menjadi akhir dunia." Jawab Ling Xue dengan niat membunuh yang kuat.


"Jika kau tahu masalah ini maka jangan bilang Kaisar Qin..."


Ling Xue duduk dan berkata, "Tebakanmu tidaklah salah... Ayah dan Kaisar Dewa bersaing di Dunia Langit. Pada waktu itu mereka berdua berada di puncak Alam Raja Dewa dan ingin saling memakan satu sama lain, tapi sayangnya dibawah banyak pengepungan Ayah tumbang."


"Serakah hanya membawa bencana bagi diri sendiri." Simon mengambil sebuah kesimpulan yang jelas.


Simon merasa dirinya seolah sedang ditampar dengan keras, terlepas dari niat baiknya apa yang dikatakan oleh Ling Xue tidak salah. Simon ingin menundukkan mereka agar tidak membuat kekacauan dimasa depan, selama dia bisa mengontrolnya maka masalah dimasa depan bisa dia atasi dengan mudah.


Metode yang dia gunakan adalah metode sang penguasa sejati, jika dia tidak bisa membuat mereka menyerah maka lebih baik menghabisi mereka dan menyebabkan teror yang nyata.

__ADS_1


Namun setidaknya kedatangannya kemari adalah keputusan yang tepat, dia sudah tahu akar masalahnya dan tingkat kesulitannya juga sangat tinggi. Dunia Langit mungkin lebih hebat dari Pembudidaya di Bumi dan tentunya untuk menyelesaikan misinya mungkin dirinya akan berurusan dengan Kaisar Dewa Qing Tian.


Simon menghela nafas dan berkata, "Kau mungkin benar dan sudah waktunya aku menegaskan hal ini kepadamu..."


"Tidak masalah... aku menyerah kepadamu dan bersedia tunduk. Kau adalah Keturunan Kaisar Qin dan sudah sewajarnya aku bersamamu, bahkan jika aku melawan dengan kekuatanku yang sekarang peluang untuk menang sama sekali tidak ada." Kata Ling Xue sambil tersenyum ramah.


"Baguslah kalau begitu... kau dan Sukumu jangan buat keributan yang tidak perlu. Tapi jika ada yang berani mengusikmu atau memiliki niat buruk maka bunuh saja, aku mengijinkannya selama kalian tidak memulai masalah dan selebihnya hiduplah sesukamu." Simon mengatakan aturannya dan memberikan segel jiwanya.


"Tuan muda terlalu lunak... jika ini Ayah maka dia akan membentuk Pasukannya sendiri." Ling Xue mengusap dahinya dengan santai.


"Dia adalah Raja yang hebat dan aku hanya seorang pecundang yang liar." Simon tersenyum dan menyalakan rokoknya.

__ADS_1


Kaisar Qin hidup dengan namanya dan banyak pertarungan hebat yang sudah dilewatinya, sedangkan Simon hanya memanfaatkan pengetahuan dimasa depan. Simon tidak pernah benar-benar bertaruh dengan nyawanya sendiri dan mengambil jalan yang pasti dengan bantuan Lux, caranya mungkin terlihat mudah karena adanya bantuan dibelakangnya namun hasilnya sudah jelas yaitu kemenangan telak. Simon selalu berjalan dijalan yang pasti dan mendapat bantuan dari kemampuannya.


__ADS_2