PECUNDANG SEJATI

PECUNDANG SEJATI
Bab 113 - Pembersihan


__ADS_3

Wen Liu dan yang lainya merasa sangat senang, dia dan Zhen Qiu menempel kepada Simon dan penasaran dengan Alam Dewa Sejati. Banyak pertanyaan yang dilontarkan kepadanya dan Simon harus menjawabnya.


Bagi seorang wanita mereka sangat mendambakan penampilan awet muda, bahkan Ye Qingchen yang selalu fokus dengan Tao juga memiliki pikiran yang sama. Apa lagi sekarang mereka mempunyai seorang Suami, untuk berpenampilan cantik adalah sesuatu yang wajib mereka lakukan.


Simon berendam dikolam air panas dan menikmati wine dengan santai, "Aku sudah mengatakan semuanya... saat ini kalian adalah Manusia yang memasuki Periode Awakening, jangan mudah terbawa emosi ketika menghadapi masalah. Jika kalian menghajar orang biasa maka dengan sekali tampar mereka pasti akan mati."


Nancy bergabung dan berendam disamping Simon, "Dimengerti... setelah mendengar ini aku jadi malas bekerja dan ingin fokus berlatih !"


"Kau benar." Wen Liu setuju dengan perkataan Nancy.


Simon sedikit terkejut dan tidak menyangka akan mendengar perkataan ini dari mulut Wen Liu yang gila bekerja. Bagi Wen Liu bekerja dan membangun perusahaan sampai menjadi raksasa industri adalah jalan hidupnya, tapi dengan semua prospek masa depan yang dibuka oleh Simon membuatnya ingin berlatih.


"Lakukan saja apa yang ingin kalian lakukan... lagi pula Grup Naga juga tidak kosong, masih banyak orang yang mampu menggantikanmu. Lagi pula aku sangat kaya... jika hanya urusan uang atau yang lainnya aku masih mampu menghidupi kalian berlima." Simon sedikit menyombongkan dirinya sendiri.

__ADS_1


Mereka berempat melepaskan pakaian dan ikut berendam, "Maka sepertinya kita harus pensiun diusia muda dan menghabiskan uang Suami kita."


Simon memeluk Zella dan berkata, "Lakukan saja dan setiap harinya mungkin akan terasa menyenangkan."


Mereka tertawa bersama dan menikmati kebersamaan sekarang. Simon merasa jika dirinya adalah Pria paling bahagia sekarang, namun untuk mempertahankan gaya hidupnya maka dia butuh kekuatan lebih.


Bulan madu mereka berjalan dengan lancar dan akhirnya mereka memutuskan untuk pulang, Simon mengambil langkah besar dan pergi seorang diri ke Antartika ditengah lautan yang ganas. Udara dingin tidak akan berpengaruh kepada Simon dan menurut ingatan yang diserap oleh Lux lokasi Kuil Dewa Laut ada didasar air.


Simon membungkus tubuhnya dengan Qi Spiritual dan masuk kedalam air dengan kecepatan yang tinggi. Dengan arahan Lux membuatnya dapat menemukan lokasi yang pasti, Simon melewati sebuah lapisan penghalang dan menembusnya.


"Berani kau datang kemari penyusup." Sebuah Cakar Naga yang besar terbentuk dan langsung menerjang kearah Simon.


Simon memukulnya dengan kuat dan menghancurkannya dengan mudah, Gua besar itu berguncang dan dari dalam kuil sosok Ras Naga dengan dua tanduk keluar.

__ADS_1


"Jadi kau adalah Pemimpin Ras Naga Long Gui... sebelumnya kau sudah memberikan sedikit hadiah dan memancing kemarahanku. Katakan sekarang... menyerah dan serahkan Tombak Dewa Laut kepadaku atau mati lalu aku mengambilnya sendiri !" Kata Simon dengan sorot mata yang tajam.


"Aku berusaha untuk memurnikan Tombak Dewa Laut selama 300 tahun dan kau ingin mengambilnya, aku akan membunuhmu dan memurnikanmu menjadi Pil setelahnya." Long Gui melesat kearah Simon dan cakarnya yang tajam diselimuti Aura merah yang menakutkan.


Simon mengeluarkan Pedangnya dan menahannya, dia dipaksa mundur oleh serangan Long Gui dan Pedang Spiritualnya terlihat retak. Jika dia terus menahan serangan itu maka hanya masalah waktu sampai Pedangnya hancur dan itu akan menjadi kerugian.


Long Gui sudah berada dipuncak Alam Dewa Sejati dan sedangkan dirinya hanya di periode pertengahan. Jarak kekuatan mereka mungkin cukup luas dan akan sulit bertarung, namun Simon memiliki Lux dan sebelum datang kemari Simon sudah menukar banyak poin keberuntungan untuk memastikan kemenangannya.


"Ribuan Pedang Murni." Simon mengangkat jarinya dan ribuan Qi Pedang terbentuk.


Long Gui sedikit terkejut dan berubah bentuk menjadi Naga Merah, nyala api yang ganas menyelimutinya dan serangan Pedang Simon ditahan oleh sisiknya yang keras.


"Kau tidak mungkin bisa menembus pertahananku." Long Gui terlihat bangga dan hanya sedikit luka yang dia terima.

__ADS_1


"Kalo begitu kau harus mencoba yang satu ini !" Ribuan Pedang berkumpul menjadi satu Pedang besar yang dipenuhi energi langit.


Long Gui terlihat panik dan Simon menurunkan jarinya, Pedang itu memotong Long Gui menjadi dua bagian dan inti kehidupannya seketika langsung meledak. Pedang Pemotong Langit sengaja disiapkan untuk membunuh dan Simon kehilangan banyak energinya, dia mulai bermeditasi untuk memulihkan sebagian dari tenaganya yang hilang.


__ADS_2