PECUNDANG SEJATI

PECUNDANG SEJATI
Bab 110 - Dewa Sejati Yang Lain


__ADS_3

Petir yang ganas menyambar kesegala arah dan terjadi fenomena yang luar biasa, cincin cahaya terbentuk dan menyebar cukup jauh. Walaupun tidak seluas apa yang Simon lakukan tapi tetap saja ini adalah tanda keberhasilan Liu Feng membentuk Inti kehidupan Dewa Sejati.


Sosok Liu Feng keluar dari dalam air dan penampilannya terlihat jauh lebih muda, sebagai orang yang sudah melangkah ke Alam Dewa Sejati dia tidak akan menua karena umur. Energi disekitarnya menjadi lebih kuat dari sebelumnya dan Pedang ditangannya bergetar.


"Hahaha... berkatmu aku bisa menjadi seorang Dewa Sejati yang sebenarnya. Aku Liu Feng sangat berterimakasih kepadamu, bahkan jika orang-orang Gerbang Abadi datang dengan adanya kau dan aku melawan mereka bukan hal yang mustahil." Tawa Liu Feng menggema sangat jauh.


"Masih ingin lanjut ?" Simon tersenyum dan sedikit memiliki niat untuk bertarung.


"Tentu saja." Liu Feng berniat menguji kekuatannya yang sekarang dan mengangkat Pedangnya.


Petir yang ganas ditarik kebawah dan menyatu dengan energi Pedang Liu Feng. Simon mengeluarkan Pedang terbangnya dan akan bersaing dengan segala kemampuannya, Liu Feng tidak menahan diri dan mengayunkan Pedangnya.


Ratusan guntur yang mengerikan bergerak kearah Simon, namun dengan santai Simon mengangkat Pedangnya dan menggunakan kemampuan barunya.


"Putaran pertama kematian." Simon mengayunkan Pedangnya dan energi hitam yang pekat sangat mencekik menyapu kearah ratusan guntur.

__ADS_1


Semuanya ditelan habis oleh energi kematian yang kuat. Pedang Simon hancur berkeping-keping dan membuatnya cukup terkejut, sekelas Senjata Spiritual hancur karena energi kematian dan ini juga merupakan kerugian besar untuknya.


Tubuh Liu Feng membeku dan darah menyembur dari mulutnya, Simon menamparnya dengan keras dan membuatnya terpental menuju pulau. Liu Feng tidak memiliki kemampuan untuk berdiri didepan Simon, teknik beladirinya sangat menakutkan dan jika dia terkena energi hitam itu maka hidupnya akan berakhir.


Untungnya Simon masih memiliki belas kasihan dan tidak mengambil hidupnya. Walaupun mereka sama-sama seorang Dewa Sejati tapi perbedaan kekuatannya sangat besar.


Simon pergi menuju pulau dan mengirimkan pesan kesadaran spiritual kepada Liu Feng, "Aku sudah berbaik hati tidak mengambil hidupmu tapi kau juga harus membayarnya. Dimasa depan ketika aku menerobos Gerbang Abadi maka melindungi Keluargaku akan menjadi tanggung jawabmu sampai aku kembali."


"Baik... aku bersumpah atas nama kekuatanku." Liu Feng tidak keberatan untuk itu.


Simon memiliki rencana yang sangat gila dan berniat menerobos gerbang abadi, bahkan Liu Feng tidak dapat mengukur kekuatan tempur asli mereka dan hanya bisa bersembunyi ketika gerbang abadi dibuka.


Mereka semua sampai dirumah dan terlihat sangat senang, "Itu sangat keren sekali."


"Dimasa depan kalian semua akan bisa melakukan hal itu." Simon mengangkat kedua tangannya, "Lakukan kawan !"

__ADS_1


(Poin keberuntungan dikurangi dan sedang dalam proses untuk Awakening.)


Selain Ye Qingchen mereka berempat merasakan aliran energi panas yang kuat, pakaian mereka berlima terbakar dan cairan hitam mengalir dari pori-pori mereka. Semua ketidakmurnian dipaksa keluar dan tubuh mereka menjadi lebih cantik dari sebelumnya.


"Tuanku memang sangat hebat... bahkan dapat memberikan pemahaman Tao dan menjadikan mereka seorang yang sudah Awakening, setelah meditasi selesai kemampuan mereka akan terbangun. Apakah ini kemampuan dari Dewa yang sebenarnya ?" Ye Qingchen sangat kagum dengan kemampuan Simon.


"Ye Qingchen... dimasa depan aku tidak ingin kau memanggilku Tuan. Jaman sudah berubah dan kau bukan seorang Selir melainkan Istriku, kita manusia selalu bergerak maju dan harus menerima perubahan." Kata Simon dengan tegas.


"Maaf... kalau begitu aku akan memanggilmu seperti yang lainya dengan sebutan Sayang." Ye Qingchen meminta maaf dengan tulus.


"Baguslah kalau begitu." Simon menjentikkan jarinya dan menukar poin keberuntungan dengan beberapa Array.


Ketika Array sudah diatur oleh Lux energi langit ditarik dengan paksa kearah Villa dan membuat proses meditasi menjadi lebih cepat. Simon akan menciptakan lingkungan yang bagus untuk mereka berlatih dan sedikit pengeluaran tidak akan jadi masalah untuknya.


"Saat ini mereka tidak bisa diganggu karena tenggelam dalam meditasi, untuk beberapa hari kedepan kau yang akan melayaniku." Kata Simon sambil mengusap tangan Ye Qingchen.

__ADS_1


"Baik." Ye Qingchen akan melakukan yang terbaik untuk memenuhi kewajibannya.


Dalam urusan rumah tangga dan melayani Simon Ye Qingchen adalah yang terbaik, pendidikan yang diberikan Klan Kuno sangat ketat dan dia tahu benar bagaimana cara menyenangkan Suaminya dan menemaninya setiap saat. Simon berbeda dengan orang biasa dan kebutuhannya sangat tinggi, jadi dia harus bersabar menghadapinya dan memberikan dukungan penuh sebagai Istrinya.


__ADS_2