PECUNDANG SEJATI

PECUNDANG SEJATI
Bab 146 - Pernyataan Perang


__ADS_3

Simon memutuskan untuk tinggal beberapa hari dan tidak kembali ke Kota Bintang, dia hanya menghabiskan waktunya berjalan-jalan bersama Zhao Ling dan menurutnya itu sesuatu yang sangat penting.


Empat hari terakhir Zhao Ling merasa sangat senang, dia sangat puas bersama dengan Simon sekaligus bahagia. Kurang lebih Zhao Ling sudah mengenal baik siapa Simon dan banyak mendengar cerita soal Bumi.


Sampainya mereka di Istana Kota beberapa orang sudah menunggu kedatangannya, namun sudah ada wajah asing di Aula dan Simon mulai memahami situasinya.


"Kakek !" Zhao Ling melihat Kakeknya Zhao Bufan yang bersama seseorang Pria memakai Armor Emas.


Ling Zhu menjelaskan situasinya dan berkata, "Beliau adalah Zhao Bufan dan Panglima Cang Lan !"


Simon mengangkat tangannya dan duduk disinggasana, Cang Lan membuka matanya dan merasa jika Simon ini terlalu berani. Sebagai Tuan Kota Wilayah Tengah sudah seharusnya memberikan rasa hormat tertinggi kepada Jendral di Wilayah Pusat.


"Tuan Kota yang baru Simon... aku penasaran bagaimana caramu membunuh Luo Wentian, tapi sejujurnya siapa yang peduli. Kau sudah bisa menebak maksud kedatangan kami bukan ?" Tanya Cang Lan dengan santai.

__ADS_1


"Gadis kurang ajar ini sudah membawa bencana besar untuk Keluarga, aku akan mengambilnya dan memberikan hadiah untukmu." Kata Zhao Bufan dengan kesal.


"Kesampingkan masalah imbalan... aku sudah mendengar semuanya dan ada satu pertanyaan yang harus kau jawab. Zhao Ling memiliki tubuh Roh Kayu dan Su Yuan ingin memanfaatkannya, kau sudah tahu hasil akhir dari menyerapnya dengan paksa bukan ?" Tanya Simon dengan dingin.


"Memangnya kenapa... dia adalah Anggota Keluarga Zhao dan demi kemakmuran Keluarga dia harus berkorban. Mendapatkan dukungan sekaligus keuntungan dari Tuan Su Yuan akan meningkatkan status kami." Jawab Zhao Bufan dengan tegas.


Simon melihat kesedihan dari Zhao Ling dan merasa sangat muak, terlepas dari niatnya seharusnya dia harus membaca situasi dan berbohong didepan Zhao Ling. Melihat Keluarga seperti ini membuat Simon sedikit muak, demi keuntungan seperti itu mereka tidak segan untuk mengorbankan darah daging mereka sendiri.


Ling Zhu, Mo Han dan Tian Luo merasa jika situasinya menjadi sangat panas. Mereka sudah tahu niat Simon namun tetap saja dibawah kekuatan besar ini siapa yang tidak akan gugup.


Cang Lan berdiri dan dengan cepat melesat kearah Simon, dia mengeluarkan sebuah Tombak dan mengayunkannya. Simon memegang Tombaknya dan melakukan serangan balik, Cang Lan terpental hingga membentur dinding dan memuntahkan darah dari mulutnya.


Zhao Bufan berdiri dan berteriak, "Apa yang kau lakukan... Apakah kau tidak paham dengan konsekuensi dari tindakanmu !"

__ADS_1


"Kau bisa mengutukku sesuka hatimu tapi tidak untuk Keluarga dan Istriku. Sampaikan ini kepada Su Yuan, aku Simon Tuan Kota Bintang adalah Suami dari Zhao Ling. Jika kau memikirkan sesuatu yang buruk dan ingin mengambilnya maka dia harus melangkahi mayatku. Jika kalian ingin perang atau pertarungan satu lawan satu maka kirim undangannya dan jangan jadi pengecut." Simon meledakan Auranya dan memberikan tekanan membunuh yang sangat besar.


Zhao Bufan perlahan mundur dan merasakan sorot mata menakutkan, lapisan kesembilan Tingkat Raja Dewa benar-benar tidak berkutik sama sekali dan Simon melambaikan tangannya.


"Demi menghormati masa lalu hari ini aku tidak akan membunuh kalian, tapi jika kita bertemu dimedan pertarungan maka jangan pernah mengharapkan belas kasihan." Simon meminta yang lainya untuk mengusir mereka dan memberikan pengekangan.


"Kalian semua akan mati dengan cara yang menyedihkan." Teriak Cang Lan dengan penuh kemarahan.


Simon meminta Ling Zhu untuk membawa Zhao Ling pergi ketempatnya, sisanya Simon akan membuat pengaturan bersama dengan Mo Han dan Tian Luo. Rencana besar akan berjalan dan Su Yuan tidak akan tinggal diam dengan provokasi ini.


Melepaskan Zhao Ling jelas tidak mungkin karena Su Yuan akan menggunakannya untuk memasuki Tingkat Kaisar Dewa. Sedangkan untuk Kaisar Dewa Qing Tian dan Bawahan lainya juga tidak akan ikut campur.


Dimata mereka sekarang dirinya mungkin hanya sebatas semut kecil, tapi sayangnya mereka tidak perangkap apa yang sudah Simon siapkan. Adapun Zhao Bufan dan Keluarga Zhao dibelakangnya juga tidak layak mendapatkan pengampunan.

__ADS_1


"Waspada dengan dua Kota lainya dan pastikan untuk memperketat penjagaan diperbatasan, selama kita bergerak sesuai rencana aku akan menjamin kemenangan dipihak kita." Simon membubarkan mereka dan menyerahkan semua persiapan kepada mereka berdua.


__ADS_2