PECUNDANG SEJATI

PECUNDANG SEJATI
Bab 131 - Bangkit Dari Penindasan


__ADS_3

Simon dan Ling Zhu keluar dari Makam Kuno dan pergi menuju Desa Seribu Gadis, lokasinya juga tidak terlalu jauh dan seharusnya dengan kecepatan mereka sekarang hanya akan memakan waktu beberapa jam saja.


Ditengah perjalanan mereka dihadang oleh dua sosok Pria, salah satunya adalah Ketua Klan Penyihir Huang Fu dan sisanya lagi adalah Master dari Wilayah Tengah Wang Yao. Simon masih menyembunyikan Auranya dan belum menunjukan tanda-tanda permusuhan.


"Senior Wang ?" Ling Zhu sedikit terkejut dan berpikir ini akan menjadi masalah yang serius mengingat orang yang disampingnya adalah Huang Fu.


"Lama tidak bertemu Gadis Ling Zhu... aku disini hanya ingin meminta beberapa hal. Serahkan Inti Raja Dewa dan juga tiga Cincin Penyimpanan milik tiga Tetua itu. Satu hal lagi... bermusuhan itu tidak baik dan aku ingin kau menikah dengan Putra Huang Fu untuk menjalin hubungan dekat." Wang Yao membuat permintaan.


Nada bicaranya mungkin sangat sopan tapi jelas ini adalah perintah mutlak. Ling Zhu mungkin terlihat menghormati tapi sebenarnya dia enggan melakukannya, apa lagi menyerahkan Inti Raja Dewa Leluhurnya itu sudan kelewat batas.


"Menyerahlah Ling Zhu... aku tidak akan mempermasalahkan kau membunuh tiga Tetuaku, selama kita menyatukan maka Tanah Liar ini akan menjadi milik kita." Huang Fu merentangkan tangannya dengan bangga.


"Pfttt...." Simon menahan tawa dan terlihat geli, "Dua orang tua menggertak dengan kekuatannya, ada batas untuk menjadi tidak tahu malu."

__ADS_1


Wang Yao menyipitkan matanya dan berkata, "Anak muda yang kurang ajar... apakah kau tidak tahu siapa kami ?"


Simon meraih pinggang Ling Zhu dan membawanya kedalam pelukannya, "Aku tidak peduli siapa kalian, dia adalah milikku dan untuk membawanya kau harus melangkahi dulu mayatku."


"Kalau begitu matilah bersama-sama." Huang Pu mengangkat kedua tangannya dan menembakan gelombang Qi hitam yang menakutkan.


Simon bergegas mundur dan menahan serangan langsung itu dengan Qi miliknya, ledakan yang besar menutup area dan Simon menjaga jarak dari mereka. Walaupun Wang Yao berada dua lapisan diatasnya dan kekuatannya tidak bisa dianggap remeh tapi bukan berati Simon tidak bisa mengalahkannya, sedangkan Huang Pu dan Ling Zhu cukup seimbang dan siapa yang tahu pemenang pertarungan ini.


"Terimakasih tapi Senior tidak harus ikut terlibat... segeralah lari dan aku akan menahan mereka agar Senior bisa selamat !" Kata Ling Zhu yang terlihat malu dengan situasinya.


"Senior benar... jika kita masih hidup Ling Zhu ini bersumpah akan mengabdikan hidupnya untuk Senior." Ling Zhu menetapkan tekadnya dan tidak ingin memikirkan hal lainya.


Simon memberikan Pedang Tulang Naga yang merupakan Senjata Spiritual Tingkat Raja Dewa, "Bunuh Ketua Klan Penyihir... sisanya Pria Tua bernama Wang Yao aku sendiri yang akan mengurusnya dan jangan pernah berpikir untuk ikut campur dalam pertarunganku."

__ADS_1


Ling Zhu setuju dan menangkap Pedangnya, raungan Naga yang marah terasa sangat jelas dan ini merupakan Pedang kualitas tertinggi. Hanya dengan Pedang ini saja seharusnya sudah cukup membunuh Huang Pu, tidak ada alasan baginya untuk tidal melawan balik.


Huang Pu mengejar mereka dan Simon menyapa kearahnya, tamparan yang keras menghempaskan Huang Pu dengan mulut penuh dengan darah. Simon tidak berniat untuk membunuhnya dan semuanya harus diselesaikan oleh Ling Zhu sendiri, jika dia tidak bisa melakukannya maka tidak ada artinya Simon merekrutnya.


Simon berhadapan langsung dengan Wang Yao dan Auranya meledak, hal ini membuat Wang Yao sedikit terkejut dan siapa yang menyangka akan ada orang kuat disamping Ling Zhu.


"Menarik... kau bersembunyi terlalu dalam Anak muda sampai bisa menipu mata Orang Tua ini !" Kata Wang Yao dengan penuh arogansi.


"Kau kuat... tapi aku Simon jauh lebih dari apa yang kau bayangkan, sudah sangat lama sejak aku menemukan lawan yang dapat membuatku serius." Simon menerjang Wang Yao dan pukulan mereka saling beradu.


*Bang.*


Pukulan mereka menciptakan gelombang kejut yang dahsyat, kekuatan fisik Simon diimbangi oleh Wang Yao dan keduanya mundur bersama. Wang Yao mengeluarkan Belati Hitam dan mengayunkannya, empat bayangan hitam melesat kearah Simon dan masing-masing dari mereka membawa Belati.

__ADS_1


Simon mendesak Qi miliknya dan mengambil wujud Qi Naga Emas, pertarungan yang dahsyat diantara keduanya cukup membuat tanah berguncang hebat. Simon memiliki keterampilan Beladiri yang kuat dan hal ini sedikit menyulitkan Wang Yao untuk membunuhnya.


__ADS_2