PECUNDANG SEJATI

PECUNDANG SEJATI
Bab 23 - Grup Naga


__ADS_3

Simon kembali keruanganya dan menunggu Rey yang sedang belajar. Wen Liu masuk kedalam dan tersenyum kearah Simon.


"Sayangku... kau memiliki pesan dari Bibi Wen !" Wen Liu berkata dengan manis.


"Oh... sejak kapan kapan Nona Wen menjadi orang yang tidak berhati-hati. Mari dengarkan ?"


Wen Liu mendekati Simon dan mengalungkan tanganya ke leher Simon, "Sayangku... kau dan aku bukan orang lain, kenapa kau begitu berhati-hati padaku. Bibi Wen berkata kalau misi sudah selesai."


Simon tersenyum dan berkata, "Nona Liu... Anda itu sangat cantik. Jadi jangan memancingku atau aku akan serius memperkosamu ?"


"Oh... Sayangku terlalu banyak berfikir. Jika kau menginginkanya aku bisa memberikanya, tidak ada yang menolak Pria yang memiliki potensi menjadi Kaisar." Wen Liu tidak mundur.


"Ugh... Sialan... Lupakan saja." Simon melepaskanya dengan paksa. Dia berfikir Wen Liu ini adalah Wanita beracun, lebih baik untuk tidak memiliki hubungan lebih denganya.


"Kenapa... Apa kau pikir wajahku kurang cantik atau tubuhku yang kurang bagus." Wen Liu perlahan melepas 2 kancing bajunya dan tersenyum kearah Simon.


Simon merasakan ketegangan yang luar biasa. Penampilan Wen Liu tidak kalah dengan Zhen Qiu, yang membedakan dari mereka adalah Zhen Qiu yang masih polos dan Wen Liu yang sangat pintar.


"Hahaha... Nona Liu tolong berhati-hati." Simon mengancingkanya kembali, "Anda adalah Wanita yang pintar dan baik. Pastikan Anda tidak melakukan ini di masa depan, Aku akan pergi."


Simon berjalan dengan cepat kearah pintu dan segera membawa Rey keluar. Jika dia berada disana terlalu lama, mungkin ini tidak akan berakhir dengan baik.


Wen Liu memiliki wajah yang merah, mengingat Simon yang sangat peduli denganya, "Sayangku itu cukup dewasa dan pintar. Aku benar-benar menginginkanya !"


Simon dan Rey berada diparkiran dan langsung pergi dari tempat itu. Rey melihat Simon dan sedikit bingung dengan Simon yang buru-buru ingin pergi.


"Bos... kenapa kau terlihat seperti itu ?" Rey melihat wajah Simon yang terlihat lelah.


"Tidak apa-apa... berurusan dengan beberapa Betina membuatku sangat lelah." Simon sedikit kesal dengan Wen Liu.


"Oh... Sekarang kau sangat populer dikalangan Wanita. Aku benar-benar iri padamu, bahkan Dewiku dan Nona Liu tergila-gila padamu." Rey sangat iri kepada keberuntungan Simon.

__ADS_1


"Sialan... apa kau menghinaku. Berurusan dengan mereka berdua sangat melelahkan." Simon berkata dengan jujur.


Rey sangat terkejut dengan pernyataan Simon, dikelilingi dua wanita cantik dan dia masih menolaknya. Rey berfikir bahwa otak Simon pasti memiliki kelainan.


Setelah beberapa saat mereka berdua sampai di Villa milik Simon, Rey menggelengkan kepalanya dan tidak bertanya apapun.


Simon dengan santai masuk kedalam dan membuat dua cangkir kopi. Rey duduk di sofa dan masih menyerap semua kejutan yang dia lihat.


"Woy... kenapa wajahmu seperti orang bodoh, jika kau ingin buang air kamar mandi ada disebelah sana !" Simon meletakan dua cangkir kopi dan munjuk kearah kamar mandi.


Rey berdiri dan berjalan ke kamar mandi, membasuh mukanya dan melihat kearah cermin, "Sialan !"


Simon terkejut dengan Rey yang berteriak dengan tiba-tiba, "Woy tutup mulutmu... kenapa kau berteriak dengan keras !"


Berjalan keluar dari kamar mandi dan duduk kembali di sofa, Rey mengambil gelas kopinya dan meminumnya sampai habis.


Simon melihat Rey seperti orang bodoh dan berkata, "Apakah kau sehat ?"


"Lupakan... lebih baik kau pergi dan membeli makanan." Simon memberikan kunci mobilnya dan menyuruh Rey untuk jalan-jalan.


"Baiklah... Aku juga sangat lapar." Rey mengambilnya dan segera berangkat.


Simon meninum kopinya, saat ini urusan dengan Kepala kepolisian sudah selesai. Setelah ini dia hanya harus menyelesaikan semua pengaturanya dengan cepat, dia sudah berjanji akan menjatuhkan Organisasi Big Father dan membuat namanya menjadi terkenal.


Pada saat itu mungkin akan ada banyak perubahan kekuatan yang ada didunia bawah dan Simon akan menarik jatuh Sistem Kaisar.


Kaisar merupakan julukan untuk mereka yang memiliki pengaruh besar dan memiliki kekuatan terkuat di Dunia Bawah. Salah satunya adalah Organisasi Big Father ini, dengan Bisnis Narkoba miliknya dan kumpulan orang-orang yang kuat. Mereka menyandang gelar Kaisar dengan bisnis yang besar, bahkan seluruh dunia mengincarnya.


Sistem Kaisar hanya bisa direbut jika orang itu bisa membunuh atau menjatuhkan salah satu Kaisar. Simon memiliki keuntungan dalam hal ini, Big Father sangat dibenci oleh keempat Kaisar lainya dan ini merupakan peluang untuk Simon memasuki jajaran Kaisar.


"Sistem apa kau memiliki saran untuk membantuku menjadi lebih kuat ?" Simon meminta saran kepada Sistem.

__ADS_1


[Sistem menyarankan Master untuk membeli Teknik Kultivasi Naga. Tubuh Master akan diperkuat dan peluru biasa tidak akan bisa menembus tubuh Master. Harga dari Teknik Kultivasi Naga hanya 20 Juta.]


"Tolong berikan aku Teknik Kultivasi Naga itu." Simon membelinya tanpa pikir panjang.


[Sistem sedang memproses.]


Kepala Simon tiba-tiba merasakan sakit, tetapi dengan kekuatanya saat ini dia sangat mampu untuk menahan rasa sakit ini.


Setelah 15 menit tubuh Simon dipenuhi dengan keringat dan dia merasa kekuatanya semakin meningkat.


[Teknik Kultivasi Naga memiliki delapan Tingkat, setiap Tingkat akan memberikan Master kekuatan yang lebih besar, saat ini Master berada di Tingkat pertama.]


"Lalu... berapa yang harus aku bayar untuk menaikanya ke Tingkat kedua ?" Simon bertanya dengan semangat.


[Anda membutuhkan 200 juta untuk meningkatkan ke Tingkat Kedua.]


Simon terkejut dengan harga yang harus dia bayar untuk meningkatkan Teknik Kultivasi Naga. Tetapi jika itu untuk kekuatanya Simon tidak akan ragu untuk membelinya.


*Kring... Kring...*


Simon mendengar bunyi Ponselnya dan mengangkatnya, dia terkejut mendengarkan suara wanita itu.


"Sayangku... aku lupa menyakan satu hal padamu ?" Wen Lin mengatakanya dengan santai.


"Apa yang ingin kau tanyakan?" Simon bertanya kepada Wan Lin.


"Apa kau sudah memikirkan nama Perusahaan milikmu, kau tidak ingin aku yang menamainya bukan." Wan Lin menyuruh Simon untuk memberi nama.


"Nama... kalau begitu sebut saja dengan Grup Naga." Simon memikirkan nama militernya dan menggunakanya sebagai nama Perusahaan miliknya.


"Baiklah... Sayangku." Wan Lin menutup teleponya.

__ADS_1


__ADS_2