PECUNDANG SEJATI

PECUNDANG SEJATI
Bab 148 - Semut Pembunuh


__ADS_3

Setelah beberapa hari Simon dan seratus ribu Pasukannya sudah menunggu diluar Benteng Kota, menurut kabar yang dibawa elang perak Pasukan musuh sudah menuju kearah mereka dengan membawa 5 juta Pasukan.


Mo Han dan Tian Luo tidak memiliki keraguan sedikitpun. Walaupun kondisi mereka yang sekarang tidak lebih dari seekor semut yang ingin menggulingkan Gajah tapi mereka semua terlihat tegas dan memiliki kepercayaan penuh kepada Simon.


Gemuruh petir terdengar menakutkan dan ratusan ribu Kapal Perang menutupi langit, Aura yang kuat sangat terasa dan Su Yuan melihat kearah Simon dengan penuh kemarahan.


(Apakah Master ingin mengaktifkan Ikatan Jiwa sekarang ?)


"Lakukan." Simon meminta Lux untuk memulai.


Didahi Pasukan Simon muncul tato Api Biru dan jiwa mereka semua saling terhubung satu sama lain. Ini adalah salah satu Metode yang Simon rencanakan, dia akan memanen semua poin keberuntungan dan meningkatkan kekuatan mereka secara bersamaan.


Su Yuan berteriak dengan keras, "Sangat membosankan... apakah hanya sekumpulan Semut ini yang kau punya dan kau memiliki keberanian untuk menantangku. Hari ini aku akan menunjukan bagaimana keagungan seorang Raja."


"Kau itu hanya seekor anjing dan betapa beraninya menyebut dirimu seorang Raja. Hari ini aku akan memenggal kepalamu dan lihat bagaimana reaksi Tuanmu yang kehilangan salah satu Anjingnya." Simon merentangkan tangannya dan Auranya meledak.


"Cari mati." Su Yuan mengangkat tangannya dan telapak tangan besar menerjang kearah Pasukan Simon dari atas langit.

__ADS_1


"Aktifkan sekarang." Teriak Ling Zhu dengan keras.


Ratusan orang membuat segel formasi dan Kura-Kura besar menghadang langsung Telapak tangan itu. Pertahanan yang kuat memberikan kekuatan absolut yang tidak tertembus, disis lain Naga, Harimau Putih dan Phoenix juga terbentuk.


Simon mengangkat Pedangnya dan berteriak, "Habisi mereka !"


Naga, Harimau Putih dan Phoenix menyerang terlebih dahulu dan mengepung setiap sisi. Pertempuran pecah dan momentum yang ditunjukan oleh Formasi Binatang Legendaris sangat kuat, tidak ada yang bisa menghentikannya dan lapisan kesembilan Tingkat Raja Dewa tidak bisa langsung menghancurkannya.


Su Yuan ingin bergerak menghancurkannya namun Simon tidak akan membiarkannya, kecepatan yang mengagumkan membuat Simon dapat mendekati Su Yuan dan mengayunkan Pedangnya.


"Ini masih belum selesai !" Simon membentuk segel dan Api Biru menyembur dan menyatu dengan Badai Petir.


Su Yuan bergegas keluar dari kobaran api dengan paksa bersama dengan ketiga Jendral, Api Biru milik Simon berhasil mengikis pertahanannya dan itu terlihat sangat aneh. Namun Tuan Kota Bulan dan Matahari bernasib sial, Api Biru membakarnya bersama dengan Pasukan disekitarnya sampai menjadi debu.


"Bagus... ini menjadi sangat menarik." Su Yuan mendesak Qi miliknya dan melancarkan serangan besar.


Pukulannya menciptakan gelombang kejut yang melebihi kecepatan suara, Simon terkena pukulan langsung dan terpental sangat jauh. Tulangnya seolah ditumbuk dan dia mengusap darah disudut mulutnya.

__ADS_1


"Sekali lagi." Su Yuan menghilang dari tempatnya dan berada tepat didepan Simon.


Pukulan Su Yuan yang cepat berhasil ditangkap oleh Simon, tangannya diselimuti Aura Emas yang mengagumkan dan lutut Simon menghantam tepat dagu Su Yuan hingga membuatnya terbang.


Su Yuan menstabilkan tubuhnya dan menembakan Qi Spiritual kebawah. Simon yang merasakan firasat berbahaya segera menghindar dan tanah berguncang akibat serangan Su Yuan.


Su Yuan mendarat dengan santai dan mengusap darah disudut mulutnya, "Tidak heran salah satu Jendralku tidak mampu menghadapimu satu lawan satu. Tubuh fisikmu tidak jauh lebih lemah dariku dan Api itu sangat hebat, aku mengakuimu sebagai orang hebat dan ahli dalam strategi pertempuran."


Bagaimanapun juga Su Yuan memiliki segudang pengalaman dalam pertarungan, dia tahu bahwa Simon sedang memainkan beberapa trik. Kecerdasannya tidak bisa diremehkan dan Su Yuan merasakan sesuatu yang aneh.


Formasi besar yang menahan jutaan Pasukan kuat dan dikendalikan orang-orang lemah tidak seharusnya bisa bertahan selama ini. Terlebih lagi Simon yang mengeluarkan serangan dengan skala besar, walaupun energinya sangat banyak dan melebihi lapisan delapan seharusnya ada jejak kelelahan.


Namun mereka semua terlihat tidak lelah sama sekali dan lebih kuat. Su Yuan tidak tahu cara licik apa yang Simon gunakan, tapi dia bisa memastikan satu hal bahwa Simon sengaja menyeretnya kemari dalam pertarungan satu lawan satu. Pada akhirnya siapa yang menang akan ditentukan oleh pertarungan mereka.


"Sayang sekali membunuh orang berbakat seperti dirimu, aku akan memberikanmu kesempatan terakhir... menyerahlah kepadaku dan serahkan Gadis kecil itu. Kekayaan dan Wanita akan aku berikan semuanya !" Su Yuan memandang rendah Simon.


"Aku menginginkan hidupmu." Simon mengeluarkan Pedangnya dan niat membunuhnya meledak.

__ADS_1


__ADS_2