PECUNDANG SEJATI

PECUNDANG SEJATI
Bab 92 - Penguntit


__ADS_3

Setelah beberapa hari akhirnya Simon kembali bersama Ye Qingchen, sampainya dia dirumah tentunya persidangan sudah menantinya. Simon harus menjelaskan situasinya dan setelah menyenangkan sedikit akhirnya situasinya menjadi damai.


Ye Qingchen juga mudah bergaul dengan yang lainya dan bahkan bersedia mengajarkan mereka sedikit Seni Beladirinya. Simon sendiri merasa diasingkan disana dan setidaknya dia bersyukur karena tidak ada masalah sejauh ini.


Wen Liu memeluk Simon yang sedang duduk disofa, "Sayang... Nancy memberitahuku jika kau membunuh Raja Mayat, apakah kau sedang berbohong atau apa ?"


"Tidak ada kebohongan." Simon menyalakan rokoknya dan menghisapnya untuk meredakan pikirannya.


Simon membuka matanya dan dalam sekejap ekspresinya berubah menjadi dingin, "Kalian semua tunggu disini dan jangan ada yang keluar !"


Lambaian tangan Simon menciptakan tekanan Qi yang sangat kuat, bayangan hitam terhempas diluar dan Simon berlari mengejarnya. Mereka semua sangat terkejut dan melihat dari balkon, Pria berjubah hitam itu memuntahkan darah dan tidak menyangka jika Kaisar Naga sudah mencapai Awakening.


"Anjing sialan... berani menggunakan sihir dan menyusup kedalam rumahku. Siapa orang yang memberikanmu keberanian seperti itu ?" Tanya Simon dengan niat membunuh yang kuat.


"Serahkan Gadis dari Klan Kuno itu... Dewa Penyihir Hitam menginginkannya. Sekalipun kau menyandang gelar Kaisar Naga dan mengatur daratan tapi dihadapan kekuatan Dewa kau tidak lebih dari seekor semut. Lebih baik kau bekerjasama dan tidak melawan..."

__ADS_1


Sebelum Pria berjubah hitam itu menyelesaikan perkataannya Simon dengan kecepatannya mencengkram wajah Pria itu. Lawannya hanya Awakening lapisan kedua dan mudah bagi Simon untuk mengakhiri hidupnya, Simon melemparkannya keatas dan menggunakan tinju Naga Emas.


Qi Emas milik Simon menyambar tubuh Pria itu sampai hancur menjadi abu. Adapun Dewa Penyihir Hitam dia tidak peduli sama sekali, mengincar Ye Qingchen sama saja dengan menampar wajahnya. Simon akan mengingat ini dengan benar dan akan menagihnya saat bertemu dengan Dewa Penyihir Hitam.


Saat ini banyak mata yang tertuju kearahnya dan lebih baik untuk segera masuk. Setelah menjelaskannya akhirnya mereka semua mengerti dengan keterampilan hebat yang Simon miliki, mereka tidak menyangka bahwa Seni Beladiri yang sudah Awakening dapat menciptakan kekuatan super seperti itu.


Ponsel Simon berdering dan dia mengangkatnya, "Kita belum lama berpisah dan kenapa kau menelponku ?"


Ye Huan menjawab, "Semua obat yang Tuan minta sudah dikirim."


"Hah... sepertinya Penyihir Tua itu sudah mulai bergerak. Bisa dikatakan kami berdua saling mengacau satu sama lain dan wajar jika dia mengincar Tuan. Biarkan saya mencari keberadaannya, setelah itu aku akan melaporkannya kepada Tuan !" Ye Huan meminta sedikit waktu.


"Baik... jangan bergerak sendiri karena dia juga menyandang nama Dewa dan pastinya bukan orang yang lemah." Simon menutup telponnya.


Untuk sekarang Simon akan menunggu dengan tenang dan mereka semua mengadakan pesta kecil. Meningkatkan penjagaan diseluruh area dan Keluarganya akan tetap aman, Simon membutuhkan fondasi kekuatan yang lebih kuat dan produksi persenjataan juga tidak kekurangan.

__ADS_1


Wen Liu, Nancy dan Ye Qingchen membakar daging. Zhen Qiu berbaring dikursi panjang dipelukan Simon bersama Zella yang menyuapi Simon, banyak Wine enak yang bisa mereka nikmati dan Simon merasa dirinya berada disurga.


"Bisakah kami belajar Seni Beladiri seperti dirimu ?" Tanya Zhen Qiu sambil mengusap dada Simon.


"Itu bagus... Aku mengharapkan ini sejak awal dan karena kalian punya ketertarikan maka jangan malas. Ye Qingchen bisa mengajari kalian semua nanti, lagi pula dia berada diperiode pembukaan dan kemampuannya lebih kuat dari seorang Grandmaster Beladiri." Simon menyetujuinya dan merasa senang.


"Sekuat itu ?" Wen Liu cukup terkejut dengan perkataan Simon.


Ye Qingchen mengangguk dan berkata, "Itu benar Kakak... Klan selalu memberikan banyak dorongan dalam belajar Tao, dengan bakat yang Kakak punya mungkin butuh 2 sampai 3 tahun untuk masuk ke Periode Pembukaan. Tapi tetap saja apa yang aku latih belum tentu cocok dengan kalian karena struktur tubuh setiap orang berbeda-beda."


Simon tersenyum dan berkata, "Dari mana perbedaannya... Kalian berlima sangat cantik dengan kulit yang cerah, ukuran dada kalian juga cukup besar dengan tubuh ramping yang mempesona."


"Ugh." Ye Qingchen sedikit malu dengan perkataan Simon.


Sisanya mereka juga tidak tahu apakah harus senang atau marah mendapatkan pujian dari Pria mesum ini. Apa yang dia tahu hanya tidur, makan, berlatih dan bersenang-senang dengan mereka sedangkan semua pekerjaan menjadi sangat merepotkan belakangan ini.

__ADS_1


Tentunya Simon juga merencanakan ini semua dengan benar, dia sudah tidak kekurangan uang dan lebih baik menikmati masa-masa tenang dalam hidupnya.


__ADS_2