
Beberapa Pria masuk kedalam Ruangan dan salah satunya adalah Tang. Simon sedikit terkejut dan mulai menebak apa yang sebenarnya terjadi.
"Ada apa ini ?" Tang bertanya dengan kesal, "Bukankah aku sudah menyuruhmu untuk memesan Ruangan !"
"Saya sudah memesanya... tetapi Manager ini dengan sombongnya menyuruh kita pergi dan mencari tempat lain." Pria itu menjelaskan semuanya kepada Tang.
"Kalian semua cukup bera..." Tang melihat sekelilingnya dan matanya berakhir melihat Simon yang duduk dipojokan bersama seorang Wanita.
Tang sangat terkejut mengetahui Simon berada diruangan in, buru-buru dia berlari kearahnya dan berkata, "Salam Bos... em... kenapa Bos bisa ada disini ?"
Semua orang terkejut melihat Tang sangat menghormati Simon. Siapa diantara mereka yang tidak mengenal Tang yang merupakan Pemimpin Dunia Bawah di tempat ini. Bahkan dia menyatakan dirinya sebagai Bawahan dari Kaisar Naga.
"Sialan... cepat kemari... Bos Simon adalah Komandan Naga dan merupakan Kaisar Naga Dunia Bawah, apakah kalian tidak memberinya salam !" Tang berteriak kearah teman-temanya.
"Salam Tuan Naga." Teriak semua orang dibelakang Tang.
Teman sekelas Simon terkejut mendengar perkataan Tang yang menyebut Simon sebagai Komandan Naga. Fatty dan Huang lebih terkejut mendengar hal ini, orang yang mereka bully adalah sosok yang mengerikan.
Mereka berpikir kalau Simon ini terlalu dalam menyembunyikan identitasnya, (Sejak kapan Simon menjadi orang yang luar biasa ?)
Lisa perlahan menjauh dari Huang dan berpikir lebih baik menjauh dari Huang dan mendekati Simon. Bersama dengan Huang merupakan sebuah kesalahan, jika dia tahu Simon akan memiliki masa depan yang cerah. Lisa lebih baik mendekati Simon dan menjalin hubungan denganya.
"Hei... kenapa kau kemari ?" Nancy melihat kearah Lisa dan berkata, "Bukankah dia adalah Tunanganmu, Simon akan mengirim Amplop untukmu dan Huang. Jadi kau tidak perluh kemari dan memintanya."
"Jangan bercanda... aku tidak menyukainya dan tidak akan memiliki hubungan denganya." Lisa sangat kesal dengan perkataan Nancy.
Nancy berpikir kalau wanita ini benar-benar tidak tahu malu. Baru saja dia menikmati pertunjukan ketika Simon dihina mereka, tetapi ketika melihat kenyataan bahwa Simon lebih baik. Lisa dengan cepat beralih ke Simon dan dengan santainya mengatakan tidak memiliki hubungan dengan Huang.
"Tuan Naga... tolong maafkan saya karena bertindak kasar sebelumnya !" Pria itu meminta maaf dengan tulus dan sedikit takut kalau Simon akan membalas perbuatanya.
__ADS_1
"Kau tidak perluh meminta maaf." Simon menatap kearah mereka dan berkata, "Aku sama sekali tidak memiliki hubungan dengan mereka. Tetapi jangan kotori tanganmu dengan membunuh Anjing sepertinya."
"Baik Tuan." Pria itu merasakan kelegaan dihatinya, dia tidak berani mengabaikan Rumor dari Komandan Naga yang membantai ratusan orang bersenjata hanya dengan seorang diri.
"Hm... Apa yang biasanya dimakan oleh Anjing ?" Simon bertanya dengan santai.
"Tulang."
"Tidak-tidak... mereka tidak akan bisa memakanya. Kau suruh seseorang untuk mendapatkan makanan Anjing dan berikan kepada mereka." Simon tersenyum seperti seorang Iblis.
"Laksanakan." Pria itu meminta bawahanya mencari Makanan Anjing.
Semua orang menatap Simon dengan ngeri dan berpikir kalau dirinya terlalu berlebihan. Tetapi Tang terlihat santai dan mengerti mengapa Simon melakukan ini.
Simon memang baik dan royal kepada teman-temanya. Tetapi ketika ada seseorang yang berani menyinggungnya, Simon tidak akan ragu untuk bertindak kejam kepada mereka.
Setelah beberapa saat seorang Pria membawa dua kaleng makanan Anjing dan memberikanya kepada Huang dan Fatty.
Ketua kelas maju dan berkata, "Bukankah kita Teman satu kelas, Simon jangan berlebihan dan maafkanlah mereka !"
Simon menatap Ketua Kelas dengan dingin dan berkata, "Baik... aku tidak akan menyuruh mereka memakan hal itu."
Ketua Kelas tersenyum dengan bangga, Huang dan Fatty merasa lega didalam hatinya. Mereka tidak akan bisa memakan hal menjijikan semacam ini.
Simon tersenyum seperti Iblis dan berkata, "Tetapi Ketua Kelas... ketika kau meminta sesuatu, kau juga harus memberikan sesuatu kepadaku. Aku menyetujui permintaanmu sebagai gantinya kau harus menggantikan mereka untuk memakan makanan Anjing itu !"
"Aku tidak mau." Ketua Kelas menolak usulan Simon.
Dia bukan orang bodoh yang dengan santainya memakan makanan Anjing. Lebih baik dia mati dari pada melakukan hal yang menjijikan seperti ini.
__ADS_1
"Kalau kau tidak mau sebaiknya kau diam saja... Bukankah sejak awal kau hanya diam dan menikmati pertunjukan. Jika kau ingin bermain Film sebagai Pahlawan keadilan, maaf tetapi kau salah tempat." Simon mencibir dengan jijik.
"Ugh." Ketua Kelas sangat kesal tetapi tidak berani mengatakan apapun dan mundur dengan patuh.
Akhirnya dengan sedikit paksaan dari Anak Buah Tang, Huang dan Fatty memakan makanan Anjing dan muntah-muntah. Orang yang melihat ini sangat jijik dan mual, tetapi beberapa orang tertawa dan menghina kebodohan mereka.
Beberapa orang memberi salam kepada Simon dan memberikan hadiah untuknya, Simon sendiri tidak keberatan dengan niat baik mereka dan menyimpanya.
Salah seorang Pria menyapa Simon dan Nancy, dia mengeluarkan sebuah kotak dan memberikanya kepada Nancy.
"Nona... terimalah hadiah dari laki-laki tua ini sebagai tanda perkenalan." Pria itu berkata dengan sopan.
Nancy membuka kotak itu dan terkejut melihat sebuah Anting yang terbuat dari Berlian yang sangat indah. Semua orang melihat ini dengan kecemburuan dimatanya, sekilas mereka bisa menilai kalau Anting Berlian yang diberikan Nancy setidaknya berharga ratusan juta.
Sebelumnya Simon mendapatkan banyak sekali hadiah berupa Mobil dan Rumah dari orang-orang ini. Keberuntungan Simon terlalu luar biasa, bahkan semua orang sangat iri denganya.
Simon menyipitkan matanya dan berkata, "Terimakasih atas hadiahmu... bisakah kau katakan saja saat ini. Aku tidak ingin membuang-buang waktuku !"
Pria itu sangat terkejut mengetahui Simon dapat dengan mudah menebak maksudnya.
"Tuan Simon memang layak menyandang gelar Kaisar Naga, Jun Tu ini benar-benar mengaguminya. Saya tidak memiliki niat buruk dan sangat ingin berbisnis dengan Tuan Simon." Jun Tu berkata dengan jujur.
Simon bukanlah orang yang naif, setiap pemberian pasti ada maksud tersembunyi dibaliknya. Jadi Anting Berlian ini sengaja diberikan kepada Nancy untuk menyenangkan Simon.
Mungkin dengan cara ini Simon akan tertarik dengan Jun Tu dan bersedia melakukan Bisnis denganya, tetapi Simon tidak bisa mempercayainya begitu saja dan lebih memilih untuk mendengarkanya terlebih dahulu.
Jika ini diluar kemampuanya dan terlihat berbahaya, Simon tidak akan menginginkanya dan lebih memilih menolaknya.
"Oh... Bisnis apa yang ingin kau bicarakan denganku ?" Simon bertanya dengan penasaran.
__ADS_1
"Begini... Saya ingin melakukan pertambangan Berlian di Afrika, tetapi saat ini ada sedikit halangan dari penduduk disekitarnya. Orang Barbar itu menghalangi Pertambangan dan selalu menantang untuk bertarung." Jun Tu menjelaskan semuanya kepada Simon.