
"Apa yang kau lakukan pada tubuhku ?" Fendi berteriak dengan panik.
"Hanya sedikit hukuman... tubuhmu akan lumpuh selama seharian penuh, setelah itu kau akan bisa bergerak. Lain kali jika kau berani mendekatinya lagi, aku akan membuatmu lumpuh secara permanen." Simon berkata dengan dingin.
Mengenakan jaketnya dan turun dari Arena, dia menggandeng tangan Nancy dan membawanya pergi dari sana.
Nancy sangat senang dan berpikir ini akan menjadi hari terakhir dimana Fendi akan mengganggunya. Dia sudah sangat kesal setiap hari mendapatkan gangguan, jika Simon yang bertindak maka semuanya akan baik-baik saja.
"Apakah kau cemburu ?" Nancy tersenyum dan sedikit menggoda Simon.
"Tidak... kau adalah miliku untuk apa aku cemburu dengan orang sepertinya." Simon berkata dengan santai.
"Hehehe." Nancy menggandeng tangan Simon dan tersenyum bahagia.
Melihat Simon yang peduli kepadanya membuatnya sangat bahagia, Simon tersenyum dan terlihat sangat puas. Setelah apa yang selama ini telah dilaluinya bersama dengan Simon, hal ini merupakan kebahagian terbesar yang pernah dilaluinya.
"Kemana kita akan pergi ?" Nancy bertanya dengan penasaran.
"Tentu saja kita akan pulang... aku sudah meminta ijin Paman Nan agar kau tinggal bersama denganku !" Simon berkata dengan bangga.
"Lalu apa jawaban Ayahku ?" Nancy sedikit penasaran dengan hal ini.
__ADS_1
"Tentu saja dia akan mengijinkannya... kalau tidak aku akan memutuskan hubungan dengan Anaknya yang jelek." Simon berkata dengan percaya diri.
Nancy sedikit kesal dengan hal ini dan berteriak, "Oke... Oke... dirimu yang sekarang adalah Komandan Naga yang terkenal, dengan satu lambaian tanganmu. Bahkan seratus wanita sepertiku akan berbaris untuk mendapatkan dirimu, kenapa kau harus menunggu nanti dan kenapa tidak membuangku sekarang saja !"
"Ayolah... kenapa kau menganggap hal ini serius, aku hanya ingin lebih dekat denganmu itu saja !" Simon tersenyum kearah Nancy.
Nancy tidak bisa menyembunyikan senyum bahagianya, sangat jarang melihat Simon seperti ini dan dirinya sangat senang dengan hal ini.
"Hehehe... kita juga bisa bercinta setiap hari, aku benar-benar sangat menantikanya." Simon tersenyum penuh arti dan sedikit menggoda Nancy.
"Huh... dasar Pria yang tidak bermoral." Nancy terlihat sangat malu dan buru-buru masuk kedalam mobil.
"Kenapa kau sangat malu seperti itu, ini bukan kali pertama kau tidur denganku bukan." Simon masuk kedalam mobil dan segera kembali kerumah.
"Simon... Kakek mencarimu... dia ingin memesan beberapa Pil Cuity darimu, efek dari Pil ini sangat ajaib dan Kakek sangat senang dengan hal ini." Zhen Qiu berkata dengan jujur.
"Tentu saja... hanya aku yang bisa membuatnya, berapa banyak yang Kakekmu itu inginkan ?" Simon bertanya dengan santai.
"Lima." Zhen Qiu mengangkat lima jarinya.
Simon merangkul Zhen Qiu dan mencium pipinya dengan lembut, "Aku akan memberikannya padamu nanti... tetapi aku tidak menginginkan uang sebagai bayarannya !"
__ADS_1
"Ugh... sepertinya aku sudah bisa menebak apa yang kau inginkan." Zhen Qiu menebak apa yang sebenarnya Simon inginkan.
Zella dan Nancy tertawa mendengar hal ini, Simon terlalu kurang ajar dan tidak memiliki sopan santun. Bahkan didepan yang lainya dia masih bisa bercanda dengan caranya sendiri.
"Sayangku... apa yang ingin kau berikan kepada Zhen Qiu, kenapa kau tidak memberikannya juga padaku !" Wen Liu tiba-tiba muncul dan bergabung bersama dengan mereka.
Wen Liu baru saja selesai dengan pekerjaannya dan ingin menikmati waktu istirahatnya sebelum melakukan pekerjaan besar dengan Tambang Berlian.
"Hahaha... apakah yang kemarin masih kurang untukmu ?" Simon berkata dengan santai.
"Yah... jika kau ingin menambahkan sesuatu aku juga tidak akan menolaknya." Wen Liu mengedipkan matanya dan tersenyum manis kearah Simon.
"Karena kalian sudah berkumpul maka aku akan menambahkan kalian hadiah terakhir, jadi nikmatilah sebisa mungkin." Simon mengambil- Wen Liu dan Zhen Qiu.
Nancy dan Zella sedikit terkejut melihat hal ini, Simon menggendong mereka berdua dipundaknya dan memasukkannya kedalam kamarnya.
Simon melemparkan mereka berdua ketempat tidur dan menjemput dua lainya, Nancy dan Zella terlihat sangat pasrah dan pakaian mereka dirobek oleh Simon.
Bagi mereka hal ini sangat memalukan untuk dilakukan bersama-sama, tetapi bagi Simon ini adalah Surga Dunia. Tidak ada yang lebih menyenangkan jika bisa dicintai oleh mereka yang sangat disayanginya.
Hampir semua tujuanya sudah tercapai, sekarang dia hanya perluh stabilitas dalam daerah kekuasaannya dan mencari Organisasi Informasi termasuk Jay.
__ADS_1
Jika dia tidak membalas perbuatanya dimasa lalu maka pengulangan waktu ini akan berakhir sia-sia, tetapi dia tidak boleh bertindak ceroboh dan terburu-buru dalam mengambil keputusan.