
Wang Yao semakin menggila dan tersenyum puas, "Hahaha... kemampuan pemulihan macam apa itu, bagaimana jika kau merasakan serangan ini !"
Empat Bayangan itu menyatu menjadi sebuah Belati besar, rasa haus darah yang dipancarkan sangat merepotkan dan Naga Emas dipotong menjadi dua bagian. Simon untungnya masih bisa selamat namun hembusan angin hitam menyapu kearahnya.
Tubuhnya disayat oleh bilah-bilah angin yang tajam dan darah mengalir keluar dari lukanya, dengan tubuh Kaisar Abadi membuatnya dapat pulih dalam sekejap namun rasa sakitnya cukup menyiksa Simon.
"Sihir darah terlarang." Wang Yao membentuk segel dan menggunakan esensi darahnya untuk mewujudkan kekuatannya.
Sosok besar muncul dibelakang Wang Yao dan kekuatannya terlihat sangat gila, sosok besar itu memukul kearah Simon dan memberikan tekanan yang luar biasa kuat. Simon menggunakan Teknik Pengasingan dan meniadakan pukulan itu, namun hanya dalam waktu sebentar saja lengannya sudah tumbuh kembali seolah tidak ada habisnya.
"Ayo kita bertarung sampai mati." Simon menyerap Aura Kehidupan sampai batas maksimal yang bisa dia tampung.
Kekuatan Simon melonjak beberapa kali lipat dan mengejutkan Wang Yao, ada banyak Pil yang dapat meningkatkan kekuatan seseorang secara instan namun efek sampingnya dapat melukai fondasi. Namun Teknik Beladiri yang Simon gunakan terlalu kuat dan membuat iri Wang Yao, jika dia bisa mendapatkannya maka bertarung dengan Ahli yang berada diatas tingkatannya bukan sesuatu yang mustahil.
__ADS_1
"Kau bukan lawanku... dalam perjalananku terakhir kali aku mendapatkan Jiwa Iblis Bumi ini. Karena itulah aku tumbuh dengan pencapaianku sekarang, jika kau menyerah dan memberikan Teknik Seni Beladirimu aku akan mempertimbangkan mengampuni nyawamu !" Teriak Wang Yao dengan keras.
"Hidup dan matiku bukan kau yang menentukannya." Simon menepuk tangannya dan Api Biru yang ganas menyebar menjadi sebuah sangkar.
Melihat Api Phoenix membuat Wang Yao merasakan firasat yang tidak menyenangkan, bahkan Jiwa Iblis Bumi ikut gemetar karenanya dan ini mungkin berada dilevel lain. Melihat umur Simon yang masih muda dan memiliki pencapaian besar sudah sepantasnya banyak hal baik yang ada padanya.
Simon memadatkan sebuah Pedang dengan Qi miliknya dan mengayunkannya sekuat tenaga, kekuatan ayunan Pedangnya bahkan dapat membelah sebuah Gunung dan Wang Yao terpotong menjadi dua bagian.
Sesaat Simon merasakan ada sesuatu yang aneh dan Lux belum memberikan hadiah poin keberuntungan atas pembunuhannya. Jelas ini menandakan bahwa Wang Yao belum mati dan dari tubuhnya akar hitam dengan duri yang tajam menjerat Simon dengan erat.
"Kau mungkin kuat tapi pemahamanmu dalam pertarungan terlalu dangkal, akar hitam ini akan menyerap vitalitasmu sampai kering dan menghancurkan Inti Kehidupanmu. Aku tidak mungkin bisa kau bunuh dengan kekuatan seperti itu." Wang Yao terlihat percaya diri.
(Master dalam bahaya dan disarankan untuk melepaskan kekuatan Api Phoenix. Untuk membunuh musuh maka diharuskan menghancurkan Jiwa Iblis Bumi dan hanya Api Phoenix yang dapat melakukannya atau serangan kekuatan mental.)
__ADS_1
Simon memadatkan sebuah jarum jiwa dan menembakkannya secara langsung, jarum jiwa itu melesat dengan cepat dan mengenai Wang Yao. Laut Pengetahuan Wang Yao berguncang dan dia tidak menyangka jika Simon memiliki Seni Beladiri Jiwa yang kuat.
"Kena kau !" Simon merasakan ikatannya sedikit meregang dan menarik dengan paksa tubuh Wang Yao kearahnya.
Api Phoenix yang ganas berkumpul ditinjunya dan Simon memukulnya dengan sangat keras, tubuh fisik dan jiwanya dibakar oleh Api Phoenix dan Wang Yao tidak bisa menyingkirkannya. Simon terlalu abnormal dengan banyaknya Seni Beladiri yang dikuasainya.
Hanya dalam hitungan detik tubuh Wang Yao dibakar menjadi abu, Simon memuntahkan darah dari mulutnya dan jatuh kebawah. Dadanya terasa sangat sakit dan dia segera bermeditasi untuk pemulihan lukanya.
Ling Zhu yang bertarung sengit dengan Huang Pu merasa sangat senang, dia sejak awal sudah siap mati dan tidak menyangka jika Simon akan memenangkan pertarungan. Huang Pu sendiri mulai panik dan tetap tinggal akan menjadi akhir yang buruk untuknya.
"Ingin pergi apakah aku sudah mengijinkanmu." Ling Zhu mengangkat jarinya dan teratai merah muda dalam jumlah yang banyak mengelilingi Huang Pu.
Aroma teratai itu sedikit memabukkan dan ini adalah Teknik Ilusi Pesona yang menjebak lawannya dalam kebingungan. Ling Zhu tidak akan melewatkan kesempatan emas ini dan gerakan Pedangnya menebas kepala Huang Pu hingga terlepas dari tubuhnya.
__ADS_1
Darah menyembur keluar dan Huang Pu mati ditangan Ling Zhu, Pedang Tulang yang diberikan Simon terlalu menguras banyak tenaga tapi hasil akhirnya sangat memuaskan. Pertahanan yang Huang Pu punya semuanya dapat diabaikan dan mempermudah kemenangannya.