PECUNDANG SEJATI

PECUNDANG SEJATI
Bab 116 - Pemberian Berharga


__ADS_3

Simon berniat untuk pergi dan Ling Xue menghentikannya, "Tolong tunggu sebentar Tuan Muda !"


"Ada apa... kau sudah menyerah kepadaku dan tidak ada alasan lagi untuk tetap tinggal !" Simon berbalik dan penasaran dengan apa yang akan dilakukan oleh Ling Xue.


Ling Xue masuk kedalam Gua dan setelah beberapa waktu dia keluar membawa kotak kayu, didalamnya terdapat selembar daun dan Simon dapat merasakan energi kehidupan yang kaya.


(Daun Kabut Kehidupan memiliki khasiat dapat memulihkan luka. Separah apapun luka yang diterima itu akan langsung pulih ketika memakan Daun Kabut Kehidupan.)


"Luar biasa... Apakah kau bermaksud memberikan Daun Kabut Kehidupan kepadaku ?" Tanya Simon dengan antusias.


"Karena Tuan Muda akan mengalami masa-masa yang sulit maka Daun Kabut Kehidupan akan membantu Tuan Muda nantinya. Kaisar Dewa Qing Tian memiliki dua orang Ahli Alam Raja Dewa Puncak yang ada disisinya, jika Tuan Muda bermaksud untuk pergi maka jangan pernah mengungkapkan identitas Tuan Muda sebagai orang bumi." Kata Ling Xue dengan sungguh-sungguh.


"Terimakasih... aku berhutang kepadamu atas pemberian ini. Jika kau bosan mampirlah ke Beihan dan di Sekte Kaisar Naga, ada Klan Kuno yang dulunya melayani Kaisar Qin dan sekarang mereka menjadi Bawahanku." Simon menunjukan rasa terimakasihnya dengan tulus.


"Baik." Ling Xue membungkuk dan mengantar Simon pergi.

__ADS_1


Simon terbang dan memutuskan untuk kembali lebih dulu, urusannya sudah selesai dan dia sudah membantai banyak Ras Asing. Keuntungan yang dia dapatkan juga sangat banyak dan lebih baik baginya untuk beristirahat sebentar sambil mempersiapkan diri dengan baik.


Lawan yang dia hadapi dimasa depan adalah sosok yang tidak mungkin dia kalahkan dengan kekuatannya yang sekarang. Poin Keberuntungan tidak bisa dia dapatkan dalam jumlah yang banyak dan Simon hanya bisa menunggu setiap bulannya saja untuk mendapat pasokan Poin Keberuntungan.


Sampainya dia dirumah Simon melihat kelima Istrinya yang sedang bermeditasi, niat mereka sudah bulat dan Ye Qingchen menuntun mereka dalam Tao. Kecepatan mereka sama sekali tidak buruk terutama Ye Qingchen, dia sudah berada di lapisan ketiga Awakening dan kecepatannya terus meroket.


Bakatnya dalam Budidaya sangatlah hebat dan dengan bantuan tubuh Kaisar Abadi yang Simon miliki membuat kecepatannya meningkat dua kali lipat. Mereka seolah menelan banyak obat berharga ketika bersama dengan Simon dan ini adalah keuntungan besar bagi mereka.


"Sudah kembali ?" Ye Qingchen menyambut Simon seorang diri.


Ye Qingchen mengangguk dan bergegas pergi kedapur, Simon membuat 20 botol giok yang berisi darah Naga. Setelah beberapa waktu Ye Qingchen kembali dan meletakkan kopi diatas meja, dia duduk disamping Simon dan memperhatikan pekerjaannya.


"Apa itu ?" Tanya Ye Qingchen dengan penasaran.


"Darah Naga Murni... masing-masing dari kalian akan mengambil satu dan berlatih menggunakannya. Peningkatan kalian pasti tidak sedikit nantinya, sisanya aku akan menyerahkan pada Nenekmu untuk didistribusikan kepada Sekte Kaisar Naga dan para Dewa sialan itu." Kata Simon sambil menyalakan rokoknya.

__ADS_1


"Itu tidak bisa sayang... mereka menyerah kepadamu karena takut dengan kekuatanmu, berbeda dengan Nenek yang bersumpah setia kepadamu. Mengapa kau ingin memberikannya kepada mereka yang jelas-jelas bisa mengkhianati dirimu dimasa depan !" Kata Ye Qingchen yang tidak setuju.


"Jangan khawatir... Aku sudah menanamkan segel kepada mereka. Selama aku masih hidup mereka tidak akan berani bertindak melawanku, lagi pula orang-orang dari Gerbang Abadi akan datang dan aku butuh mereka nantinya." Simon mengusap kepala Ye Qingchen dengan lembut.


"Baiklah." Ye Qingchen berpikir kalau Simon tidak salah dan lebih baik membiarkan rencananya berjalan.


"Sudah beberapa minggu aku tidak melihatmu dan kau bertambah cantik saja. Hari ini aku ingin dimanjakan olehmu !" Simon memeluk Ye Qingchen dan menenggelamkan kepalanya didadanya yang lembut.


"Ya." Ye Qingchen mengelus rambut Simon dan merasakan kehangatan yang nyaman.


"Baru pulang dan sudah menggoda Saudari Ye." Nancy tiba-tiba masuk dan mengagetkan mereka berdua.


"Kemarilah cantik aku juga merindukanmu." Simon menarik Nancy dan membawanya bergabung bersama dengan mereka.


Simon mengobrol dengan mereka berdua dan dibuat sangat nyaman, dia sangat senang memiliki kehidupan seperti ini. Ketika dia lelah dalam berbagai masalah dan pulang, melihat senyum Istri-Istrinya dan dimanjakan oleh mereka membuat rasa lelahnya berkurang.

__ADS_1


Beban yang ada dipundaknya seolah sudah terangkat dan sekarang dia paham mengapa sosok wanita seperti seorang Istri sangat penting, mereka adalah orang yang akan menghibur disaat lelah dan memikirkan mereka akan membuat tekadnya menjadi lebih kuat untuk menjalani kehidupan.


__ADS_2