
Ye Huan berusaha mengikat Simon dengan hubungan Keluarga, dia juga berharap jika dimasa depan Keturunannya memiliki peluang untuk melatih Seni Qi Naga Kerajaan. Lagi pula pendahulu mereka juga merupakan salah satu Selir Kaisar Qin, jadi ini bukan termasuk penghianatan dan lebih ke mempererat hubungan antara Tuan dan Pelayan.
"Jika itu yang kau mau maka aku tidak akan keberatan. Tapi sayangnya seleraku sangat tinggi apakah Cucumu layak atau tidak biarkan aku yang memutuskannya nanti dan satu hal lagi, aku tidak ingin adanya sebuah paksaan kepadanya." Kata Simon dengan santai.
"Kalau begitu bisa kita pergi sekarang Tuan ?" Tanya Ye Huan dengan penuh semangat.
"Baik." Simon mengangguk dan mereka berdua kembali.
Setelah berpamitan kepada Jia Meng mereka bergegas pergi menuju tempat berkumpulnya Klan Kuno. Lokasinya terletak disebuah lembah yang dikelilingi tebing-tebing yang curam, mereka melanjutkannya dengan jalan kaki dan Simon tidak menduga jika ada tempat persembunyian seperti ini.
Ye Huan menceritakan semua situasi Klan Kuno dan membuat Simon sedikit kagum, mereka melakukan bisnis biasa dan membaur dengan masyarakat umum untuk mencari informasi. Penyamaran apapun dapat mereka lakukan dan mereka juga tidak kalah dari Organisasi Informasi, tapi target mereka hanya penyihir aliran hitam yang membuat kekacauan dimanapun tempatnya.
Mereka sampai disebuah Kediaman yang indah dan sedikit orang yang berkumpul untuk berlatih, suasananya sangat tenang dan Ye Huan membawa Simon pergi kehalaman belakang.
__ADS_1
Suara air terdengar ditelinganya dan Simon melihat air terjun kecil, seorang gadis berpakaian putih sedang duduk diatas batu. Pesonanya yang luar biasa membuat Simon mengagumi keindahannya, tanpa adanya riasan apapun Gadis ini sudah cukup disebut sebagai keindahan alam yang nyata.
Gadis itu tidak lain adalah Cucu Ye Huan yang bernama Ye Qingchen. Jantung Simon berdegup dengan kencang dan dia menggelengkan kepalanya, dia tidak pernah melihat wanita seperti ini dan apa yang disebut model kelas atas tidak bisa dibandingkan sama sekali dengannya.
"Namanya adalah Ye Qingchen... Cucuku satu-satunya dan menyukai Tao. Sejak kecil dia tidak pernah pergi keluar karena berbagai alasan yang tidak bisa dijelaskan." Ye Huan menunjuk kearah Cucunya dan memanggilnya.
Ye Qingchen berdiri dan memberi salam dengan sopan, "Salam Tuan... apakah ini ?"
Ye Qingchen melihat kearah Simon dan keduanya menghindari kontak mata. Simon sudah sering berhubungan dengan wanita namun baru kali ini dia benar-benar tidak berdaya, kecantikan dapat menciptakan perang besar dan sekarang dia mengerti arti dibalik kata itu.
"Kau bisa menolaknya dan itu sama sekali tidak menyinggung diriku. Aturan itu mati sedangkan manusia itu hidup, entah itu sumpah ribuan tahun bagiku tidak ada maknanya sama sekali. Hidupmu adalah pilihanmu bukan aku ataupun Klan Kuno milikmu yang menentukannya." Simon menegaskan maksudnya.
"Perkataan yang bagus." Ye Huan sedikit kagum dengan pola pikir Simon.
__ADS_1
"Takdir mempertemukan kita dan hanya sedikit orang yang bisa merubahnya. Saya harap Tuan Simon bisa menjaga saya dimasa depan." Ye Qingchen setuju dengan perjodohan ini.
Simon tidak tahu harus senang atau sedih dengan hal ini, sekali lagi dia menjadi Pria yang buruk dan seperti anak kecil. Didepan kecantikan semuanya berakhir dan membayangkan respon mereka yang dirumah pasti akan menimbulkan masalah.
Tapi demi menyelesaikan misinya Simon harus membawa Klan Kuno disisinya. Sekarang dia hanya bisa berjanji kalau dimasa depan dia tidak akan memperlakukan Ye Qingchen dengan buruk.
"Bagus... mulai sekarang Klan Kuno berada dibawah Tuan Simon dan akan bersumpah setia sampai mati." Ye Huan memberikan sebuah Buku dan berkata, "Itu semua adalah Seni Beladiri yang dimiliki Kaisar Qin, tidak ada yang bisa mempelajarinya karena membutuhkan Qi Naga Kerajaan sebagai fondasinya. Karena Tuan sudah disini maka akan jauh lebih bermanfaat jika Tuan yang menggunakannya !"
"Terimakasih... untuk sekarang aku ingin waktu dan membacanya terlebih dahulu, sebelum itu kita akan berbicara beberapa hal soal Aura Bumi yang menurun drastis." Simon pergi kesamping mencari tempat duduk yang nyaman.
"Jika ada yang dibutuhkan maka pastikan untuk memberikannya." Ye Huan meminta Ye Qingchen untuk mengurus segala keperluan Simon.
Ye Qingchen memberi hormat dan segera pergi membuatkan teh herbal untuk Simon, dia dengan patuh menunggunya disamping tanpa mengucapkan apapun. Sedangkan Simon masuk kedalam ruang sistem dan berbicara dengan Lux.
__ADS_1