PECUNDANG SEJATI

PECUNDANG SEJATI
Bab 24 - Tidak Tergantikan


__ADS_3

Simon sudah membentuk Grup Naga miliknya, dengan rencana masa depan yang menjanjikan. Saat ini dia tidak perluh khawatir tentang uang, saat ini Produksi Gula masih berjalan dan Krim obat itu akan segera ditangani oleh Wan Lin.


"Aku harus segera menyelesaikan semua masalahku. Kedepanya aku tidak ingin merasakan penyesalan apapun dengan pilihanku !" Simon memantapkan hatinya dan pergi untuk membersihkan dirinya.


Setelah dia selesai mandi, Simon mengenakan Kemeja yang dibelikan oleh Zhen Qiu waktu di Pusat Perbelanjaan.


"Kemaja Hitam ini Cukup keren." Simon berdiri didepan kaca dan melihat penampilanya.


Lagi pula Zhen Qiu adalah seorang Artis dan dia cukup mengenal barang-barang yang bagus. Jadi wajar saja jika dia akan memilihkan sesuatu yang cocok untuknya.


Simon berjalan keluar dan melihat Rey dengan pakaian yang rapi duduk dengan santai.


Simon dengan santai berkata, "Woy... aku menyuruhmu untuk membeli makanan, mana miliku ?"


"Bukankah kau hanya menyuruhku pergi dan makan sendiri ?" Rey terkejut dengan perkataan Simon.


"Sialan... aku menyuruhmu membeli makanan untuk kita berdua." Simon berteriak dengan marah dengan kebodohan Rey.


Saat ini Simon sedikit ragu untuk memberinya kepercayaan untuk pengawasan Produksi gula.


"Hahaha... maaf Bos, aku tidak tahu." Rey meminta maaf kepada Simon, "Bukankah kita akan menghadiri pesta, kau bisa makan disana."


"Apa kau pikir setelah sampai disana aku akan memiliki selera untuk makan ?" Simon sedikit kesal.


"Kalau begitu jangan makan."


"Kau mau aku pecat." Simon berteriak dengan marah.


"Hahaha... Bos... aku hanya bercanda, jangan marah. Ayo kita pergi dan cari makan ?"


"Hah... Sudahlah... ayo kita berangkat." Simon dan Rey segera berangkat ke pesta milik Nancy.

__ADS_1


Setelah beberapa waktu perjalanan mereka sampai disebuah rumah cukup besar, Nancy sendiri memiliki keluarga yang cukup kaya. Ayahnya dulu seorang Politikus yang cukup terkenal.


Namun beberapa tahun yang lalu dia sedikit mengalami kecelakaan mobil yang mengakibatkanya lumpuh dan tidak berjalan lagi.


Walaupun Simon adalah orang biasa, mereka berdua tidak pernah memandang rendah dirinya dan merestui hubungan mereka.


Rey dan Simon berjalan masuk, beberapa wajah yang mereka kenal memandang Simon dengan tatapan jijik. Simon sendiri tidak peduli dengan mereka dan terus berjalan mencari Nancy.


Simon melihat Namcy duduk bersama 4 Orang temanya. Simon dengan santai berjalan kearahnya dan berkata, "Hai..."


Nacy melihat Simon dan terlihat bingung, salah satu temanya bernama Silia berkata dengan jijik, "Oh... sampah... apa kau pikir punya kualifikasi untuk berbicara dengan kami ?"


Cheng tersenyum dan berkata, "Silia... jangan berkata seperti itu, dia adalah tamu... Nancy tidak akan menyukai hal semacam itu !" Cheng melirik kearah Simon dan berkata, "Teman ini boleh aku bertanya siapa namamu ?"


Simon menatap Cheng dengan tajam, Cheng ini adalah seorang Artis Pria yang cukup terkenal dan dialah yang akan bersama dengan Nancy dimasa depan.


Sekali lihat Simon sudah bisa menebak sifatnya. Orang ini seperti rubah licik dan suka menjilat orang lain.


Cheng mengerutkan keningnya dan tersenyum dengan terpaksa, "Oh... Simon... seperti yang kau tahu, disini hanya ada empat kursi. Sepertinya kau harus mencari tempat lain !"


"Tidak perluh... Aku kesini hanya untuk menyapa Nancy dan keluarganya. Setelah memberikan hadiahku, aku secara pribadi akan pergi dari sini." Simon tersenyum dengan santai.


"Hadiah ?" Silia tertawa mendengar Simon, "Hahaha... Jika kau ingin memberikan sampah lebih baik kau pulang saja ?"


"Nona Silia... hadiah yang akan kuberikan. Bukanlah sesuatu yang dapat kau beli dengan uangmu !" Simon hanya tersenyum dengan santai.


"Kau ?" Silia terlihat marah


"Cukup... Simon ikut denganku... ayo kita bicara ?" Nancy menggandeng tangan Simon dan pergi ke halaman belakang.


Setelah beberapa saat mereka berhenti di taman bunga milik Ibu Nancy dan diam tidak berkata apapun.

__ADS_1


"Huh... Simon aku ingin memberitahumu sesuatu !" Nancy terlihat sedih dan menahan air matanya.


Nancy sebenarnya masih sangat mencintai Simon, tetapi dia tidak memiliki pilihan lain saat ini. Besok mereka akan mengumumkan hubunganya dengan Cheng demi popularitas mereka, jadi dia tidak ingin membohongi Simon dan berkata dengan jujur.


"Ya ?" Simon tetap tersenyum.


"Aku sudah tidak..." Nancy dengan sedih ingin mengatakanya


Tetapi sebelum dia mengatakan semuanya, Simon menarik tanganya dan membawa Nancy kedalam pelukanya.


"Kau tidak perluh mengatakan apapun. Aku sudah tahu semuanya." Simon memeluk Nancy dengan erat.


"Maafkan aku... Hiks... Hiks..." Nancy menangis tersedu-sedu.


"Tidak... akulah yang harus berterimakasih kepadamu. Jika bukan karenamu mungkin Pecundang sepertiku sudah lama hancur, terimakasih... terimakasih karena kau mau betsama dengan orang sepertiku !" Simon menahan air matanya keluar.


Dulu mungkin dia hanya diam dan langsung meninggalkan tempat ini, tetapi sekarang berbeda. Simon berniat untuk mencurahkan semua isi hatinya kepada Nancy.


"Maafkan aku... Simon... maafkan aku !" Nancy masih menangis dalam pelukan Simon.


"Keputusanmu sudah benar, tidak ada hal baik dari Pria sepertiku." Simon melihat wajah Nancy dan mengusap air matanya, "Bolehkah aku menemui Ayah dan Ibumu, aku tidak akan memberitahu mereka soal perpisahan kita. Aku hanya ingin memberikanya hadiah ?"


Nancy melepas pelukanya dan berkata, "Ya... lagi pula mereka juga menanyakanmu. Kau makanlah terlebih dahulu, aku akan kembali setelah itu aku akan membawamu bertemu dengan orang tuaku."


"Ya." Simon sedikit lega setelah melepas semua beban dihatinya.


Walaupun ini sangat menyakitkan untuknya, dia hanya bisa mengikuti alurnya dan mendukung Nancy dari belakang.


Baginya... Nancy adalah orang yang istimewa untuknya, tidak ada yang bisa menggantikanya. Walaupun Zhen Qiu sedikit lebih cantik darinya, tetapi Nancy jauh lebih berharga.


Jika ada seseorang yang bertanya kenapa Nancy begitu berharga baginya, Simon akan menjawabnya dengan tegas. (Karena dia mau mencintai Pecundang sepertiku.)

__ADS_1


Tidak ada wanita sebaik dia, mungkin dalam pandangan orang Nancy adalah wanita murahan yang tergila-gila dengan popularitas. Tetapi dalam pandangan Simon, Nancy membuat keputusan yang tepat dengan meninggalkanya. Karena Orang seperti dirinya benar-benar yang terburuk.


__ADS_2