
Joker tertawa dengan puas, mereka semua sangat bodoh dan dengan mudah setuju untuk berdiskusi ditempat ini.
Feng dan Tang sangat marah, mereka sebelumnya sudah membuat perjanjian untuk tidak mengangkat senjata dan hanya berdiskusi.
Siapa yang tahu Joker akan menjebak mereka seperti ini. Gilan melihat kearah Simon yang masih tetap tenang dan dia menghilangkan semua kekhawatiranya.
Simon adalah orang yang luar biasa, jika dalam situasi ini Simon tetap tenang. Artinya Simon sudah memprekdisinya dan dapat mengatasinya.
"Hahaha... Bodoh... kalian semua benar-benar bodoh." Joker tertawa dengan gila, "Kali ini aku akan memakan semua daerah kekuasaan kalian."
"Keparat." Teriak Feng dan Tang secara bersamaan.
"Hahaha." Joker masih tertawa dan tidak memperdulikan mereka sama sekali.
Simon tersenyum dan berkata, "Tuan Pintar... bolehkah aku bertanya sesuatu ?"
"Hahaha... aku akan menjawabnya sebelum kau mati." Joker berkata dengan percaya diri.
"Pftt... Apa kau yakin rencanamu ini akan berhasil ?" Simon ingin tertawa didalam hatinya.
Joker mengerutkan keningnya dan berkata dengan marah, "Aku tahu kau sangat hebat... tetapi apa yang bisa kau lakukan dengan semua orang dengan senjata ini !"
[Lapor kepada Master... 50 Orang dengan Senjata Tajam dan 5 Orang dengan Senjata Api berhasil ditemukan. Lokasi mereka sudah terkunci.]
Simon tersenyum setelah mendengar laporan dari Sistem, 5 orang sisanya berada dilantai atas sebagai Sniper yang disembunyikan oleh Joker.
"Yah... kita akan tahu setelah mencobanya !" Simon tersenyum seperti Iblis.
Simon mengeluarkan Pistol miliknya dan menembak ke lima arah yang berbeda.
*Door... Door...*
Semua Sniper yang bersembunyi dilantai atas jatuh satu persatu dengan lubang didahi mereka. Darah segar keluar dari lubang itu dan terlihat kondisi mereka saat ini sudah mati.
Joker berteriak dengan marah, "Bunuh dia !"
__ADS_1
Semua orang berteriak dengan semangat dan mengangkat Senjata mereka. Simon tersenyum dan menghilang dari tempatnya dan semua orang terkejut dengan hal itu.
Simon merubah Pistol miliknya menjadi sebuah Pedang dan muncul ditengah-tengah kerumunan orang. Kecepatanya saat ini sangat luar biasa dan mulai menebas semua orang seperti rumpul liar.
Darah dan teriakan dari orang-orang itu terlihat mengerikan. Joker tidak bisa menahan kengerianya setelah melihat Simon membantai Anak Buahnya dengan mudah.
Dua orang melompat kearah Simon, tetapi dengan santainya Simon bergerak dengan cepat dan memotong dua kepala mereka sekaligus.
Dua Kepala Manusia jatuh ketanah dengan darah yang menyembur keluar dari bekas potongan. Simon tersenyum seperti Iblis dan melihat kearah mereka semua.
Feng dan Tang merasakan ketakutan yang luar biasa dan berfikir. Mungkin setelah Simon membereskan Joker, dia akan datang dan mencari mereka berdua.
Semua Anak Buah Joker perlahan mundur dan sedikit merasa takut. Simon menatap mereka dan berkata, "Apakah kalian sudah selesai ?"
Joker berkata dengan marah, "Apa yang kalian lakukan, cepat bunuh dia !"
"He..." Simon tersenyum dan berkata, "Aku tidak ingin membantai orang-orang yang tidak bersalah. Aku tahu kalian hanya mengikuti perintah dari orang bodoh dan aku akan memberikan kalian sebuah pilihan."
Simon melanjutkan, "Menyerah dan letakan Senjata kalian, aku berjanji tidak akan membunuh kalian. Jika kalian ingin bergabung... aku akan menerima kalian dan memperlakukan kalian dengan baik. Tetapi jika kalian masih ingin melanjutkan dan menuruti perintah dari orang tolol, maka aku akan mengirim kalian semua ke neraka bersama orang tolol itu. Pilihlah !"
*Door.*
Sebelum Joker sempat bereaksi Simon menembak salah satu kaki Joker dan membuat lubang dibagian Paha. Darah keluar dan semua orang melihatnya dengan rasa takut.
"Orang yang akan mati tidak perluh banyak bacot !" Simon berkata dengan senyum iblisnya.
Gilan tersenyum puas dengan dominasi yang dimiliki oleh Simon. Tidak salah jika dia mengikuti Simon sebagai Pemimpinya, Simon memiliki kualifikasi sebagai Kaisar dengan kemampuanya saat ini.
Joker berteriak kesakitan dan menangis ketakutan. Saat ini dia benar-benar menyesal karena telah merencanakan ini.
"Hei... apa yang kalian tunggu... Menyerah atau kita lanjutkan permainan Anak-Anak ini !" Simon menatap semua orang.
Semua orang saling memandang dan meletakan senjata mereka dan berteriak, "Kami akan mengikuti perintah dari Bos."
Simon tersenyum dan berkata, "Kalian ingin bergabung denganku... apa kalian sudah memikirkanya baik-baik. Jika kalian tidak ingin bergabung kalian bisa keluar dari sini dan tidak akan ada yang mencelakai kalian. Aku berjanji akan hal itu !"
__ADS_1
Semua orang berteriak bersemaan, "Mulai sekarang kami akan bergabung dengan Bos."
"Bagus... selamat datang di Grub Naga miliku. Aku berjanji akan memperlakukan dan menjamin kesejahteraan kalian dengan baik selama kalian mengikutiku." Simon sangat senang karena mendapatkan Anggota baru.
Simon menatap Joker yang meringkuk ditanah dan menembak kepalanya. Joker saat ini sudah mati ditangan Simon, perlahan Simon duduk dikursi menatap kearah Feng dan Tang.
"Kalian bisa pergi !" Simon menatap mereka dengan dingin, "Karena kalian berdua tidak ingin bergabung, maka kita hanya bisa bertempur. Aku harap kalian tidak mengecewakan seperti sampah ini."
"Tunggu sebentar... Bolehkah saya bertanya sesuatu ?" Tanya Feng dengan panik.
"Bicaralah." Simon berkata dengan santai.
"Sebenarnya apa tujuan Anda melakukan semua ini ?" Tanya Feng dengan penasran.
Tang sendiri juga ingin tahu tujuan Simon melakukan hal.semacam ini.
"Karena aku akan merebut gelar Kaisar dari Big Father." Simon berkata dengan jujur.
"Apakah Anda bermaksud ingin menjatuhkan Big Father dengan menggunakan dukungan kami." Tang bertanya dengan panik.
Feng dan Tang berfikir Simon ini terlalu bodoh jika melakukan hal semacam itu. Bahkan jika mereka melakukanya kemungkinan berhasil tidak ada sama sekali. Bukankah sama saja mereka mencari kematian untuk diri mereka sendiri.
"Aku hanya ingin menandai wilayahku dan kalian tidak akan aku repotkan dengan hal itu. Aku juga tidak akan merampas properti dan bisnis kalian berdua, kalian masih tetap bisa menjalankan semuanya seperti biasa. Aku hanya menginginkan loyalitas mutlak dan tidak ada keributan di Negara Beihan, itu saja ?"
Feng dan Tang sangat tertarik dengan prosal Simon. Berhasil atau tidak Simon merebut kursi Kaisar, mereka tidak akan rugi sama sekali. Tetapi jika Simon berhasil menjadi salah seorang Kaisar, posisi mereka akan sangat menguntungkan.
Lagi pula mereka masih memiliki keluarga yang harus mereka jaga dan tidak ingin mati ditangan Simon.
"Baik... saya sudah memutuskan untuk tunduk dan bergabung dengan Bos." Feng berkata dengan tegas.
"Saya juga akan bergabung dengan Bos." Tang juga setuju.
Simon tersenyum dan berkata, "Aku tahu apa yang kalian semua pikirkan, tetapi aku tidak peduli selama hal itu tidak mengancamku. Aku akan menerima kalian dan kata-kataku yang sebelumnya kalian bisa mempercainya. Kalian bisa menjalankan bisnis kalian dan aku tidak akan mengganggu atau meminta keuntungan dari kalian."
"Terima kasih atas kebaikan Bos, kami berjanji akan setia dan mengikuti semua perintah Bos." Feng dan Tang berkata dengan semangat.
__ADS_1