PECUNDANG SEJATI

PECUNDANG SEJATI
Bab 121 - Puncak Keserakahan


__ADS_3

Simon duduk diam ditempat ini selama seminggu bukan untuk bertarung dengan putus asa, dia tahu jika lawannya mungkin tidak satu dan pilihan yang tepat adalah mempersiapkan rencana. Dibawah sudah ada piringan Array yang dibuat oleh Lux yang menyimpan Api Biru miliknya.


Walaupun Simon membayar harga yang besar namun semua itu sepadan, dia membentuk segel dan nyala api biru melahap kesembilan orang itu sampai menjadi abu. Bahkan Inti Kehidupan mereka ikut dibakar dan dalam sekejap mata semuanya mati jatuh kedalam perangkap yang Simon buat.


Bayangan hitam menyelinap kebelakang Simon dan seorang Pria Tua yang membawa Belati merah bersiap menyerangnya. Simon dengan cepat menyadarinya dan berbalik meraih leher Pria Tua itu, dia membantingnya ketanah dengan keras dan menginjak kepalanya.


"Raja... Tolong selamatkan aku !" Teriak Pria Tua itu dengan keras.


"Sampah yang tidak berguna lebih baik mati dari pada menghabiskan banyak sumber daya." Lei Jun memadatkan Bola Petir Ungu dan menembaknya langsung kearah Simon.


Bola Petir Ungu yang kecil melesat dan ukurannya terus membesar, Simon hanya bisa mengutuk didalam hatinya dan berpikir kalau Lei Jun cukup kejam bahkan terhadap rekannya sendiri. Pulau itu diledakan oleh Lei Jun dan lubang besar terbentuk, energi petir ungu yang kuat sangat terasa dan Naga Emas keluar dari dalam lubang itu.

__ADS_1


Simon terlihat babak belur dan lukanya dalam sekejap pulih, melihat Naga Emas itu membuat Lei Jun sangat terkejut. Dia tahu benar Qi Naga Kerajaan dan melihat Simon menggunakannya membuatnya merasa sangat senang.


"Hahaha... pantas saja Putraku mati ditanganmu, kau memiliki Seni Beladiri Kaisar itu dan sungguh langit membantuku. Jika aku menangkapmu dan menyerahkan...tidak... aku bisa menggali jiwamu dan menggunakan pengetahuan Seni Beladiri Kaisar itu untuk mendominasi Dunia Langit." Kata Lei Jun dengan penuh semangat.


"Jadi maksud kalian datang kemari atas perintahnya ?" Simon sedikit menebak.


"Lebih tepatnya dia takut dengan potensi orang-orang yang ada ditempat ini. Jika tidak salah orang yang bersaing dengannya itu dan berasal dari sini adalah Kaisar Qin, dia merobek ruang dengan paksa dan pada akhirnya dua monster itu saling bertemu. Bahkan Kaisar Dewa Qing Tian harus mengepungnya dengan Bawahannya untuk menjatuhkan Kaisar Qin, ketika aku membunuhmu maka semua Seni Beladiri itu akan menjadi milikku." Tawa Lei Jun terdengar sangat keras.


Apa yang dikatakan oleh Lei Jun sama sekali tidak salah, tidak sedikit orang berbakat yang berada di Bumi dan salah satunya adalah Lei Feng. Dalam kondisi Bumi yang seperti ini Lei Feng dapat menembus Alam Dewa Sejati, jika dia lahir di Dunia Langit atau di era Kaisar Qin maka dia akan menjadi yang kedua setelah Kaisar Qin.


"Sudahi omong kosong ini... jika kau ingin bertarung maka ayo kita lakukan !" Simon mendesak Qi Spiritualnya dan Energi yang dahsyat meledak seperti badai.

__ADS_1


"Hahaha... jadi kau benar di Alam Raja Langit, sepertinya Seni Beladiri itu memang benar-benar hebat." Lei Jun mengangkat Tombaknya dan memutarnya.


Langit menjadi gelap ditutupi awan hitam dan badai angin yang kuat dengan sambaran petir menyapu area itu. Simon harus mengakui kehebatan Lei Jun, tapi hanya dengan tingkatan kekuatan seperti ini belum layak membuatnya mengeluarkan kartu as miliknya.


Lei Jun hanya waspada terhadap Api Biru milik Simon, sisanya dia tidak terlalu peduli dan dia sangat percaya bahwa selama dia waspada seharusnya mengalahkan Simon adalah sesuatu yang mudah sekalipun mereka adalah Ahli Alam Raja Dewa.


"Sekarang." Petir diatas langit menyebar dan menyambar kearah Simon seperti tetesan air hujan.


Simon mengeluarkan Pedangnya dan ratusan ribu Pedang Murni terbentuk, Simon sudah meningkatkannya ke level tertinggi dan menggerakkannya seperti aliran air sungai. Benturan demi benturan menciptakan ledakan yang besar, Simon menerjang kearah Lei Jun dan mengayunkan Pedangnya.


Dentuman yang keras menciptakan gelombang kejut yang kuat, Lei Jun menahannya dengan Tombak ditangannya dan melakukan serangan balik. Gerakan mereka berdua sangat cepat dan benturan antara Pedang dan Tombak terus terjadi, keduanya saling bersaing dan pertarungan ini memberikan dampak yang cukup besar bagi daerah sekitarnya.

__ADS_1


Naga Emas dengan sayap api biru yang kuat membuat laut menguap, Simon tidak mencoba menahan diri dan saling membalas serangan dengan sengit. Lei Jun memiliki armor pertahanan dan senjata spiritual yang kuat, bisa dikatakan dalam pertarungan nyata Simon belum mencapai level ini.


__ADS_2