PECUNDANG SEJATI

PECUNDANG SEJATI
Bab 85 - Menemukan Cara Yang Tepat


__ADS_3

Setelah sampai di Mansion miliknya dengan bantuan Lux membuatnya dapat menyerap Kristal Darah dengan cepat. Simon merasakan Seni Beladiri Naga miliknya menjadi lebih kuat dari sebelumnya dan mencapai tingkatan yang baru.


Setelah menunggu selama empat hari akhirnya Rey membawa seorang Biksu terkemuka yang bernama Huang Fei. Namanya cukup terkenal dibeberapa tempat dan karena Kaisar Naga sendiri yang mengundangnya maka dia harus datang menemuinya.


"Jadi ini Tuan Huang Fei... silahkan duduk dan minuman akan segera siap !" Simon menawarkan keramahannya dan Nancy datang membawa minuman.


"Kaisar Naga terlalu sopan... kalau boleh tahu hal apa yang ingin Kaisar Naga bicarakan dengan Biksu ini ?" Tanya Huang Fei dengan penasaran.


"Sebelum itu aku ingin bertanya sesuatu.. Apakah kau tahu soal Raja Mayat ?" Tanya Simon dengan sungguh-sungguh.


Huang Fei membuka matanya lebar-lebar dan terkejut, "Raja Mayat adalah keberadaan yang sangat menakutkan. Pembudidaya Iblis yang biasanya menggunakannya, bahkan tidak sedikit Pembudidaya Iblis yang mati karena kehilangan kontrol dari Raja Mayat. Menyerap darah dan menelan Jiwa itu adalah kemampuan Raja Mayat, aliran Tao kami tidak bisa berdampingan dengan hal semacam ini."


"Jujur saja sekarang aku memiliki masalah yang sama yaitu harus berhadapan dengan Raja Mayat tingkat tinggi. Jika soal berkelahi mungkin hanya sedikit orang yang bisa menyamaiku, tapi aku masih muda dan tidak punya banyak pengalaman hidup. Aku dengar Raja Mayat tidak bisa dibunuh dengan pukulan saja, jadi aku mengundang Tuan Huang untuk memberikan solusi kepadaku." Simon sedikit berharap lebih.


"Jimat segel dan kekuatan batin sajalah yang bisa mengalahkannya. Sekalipun Raja Mayat dihancurkan selama Roh didalamnya tidak hancur itu bisa merasuki Mayat lainya." Jawab Huang Fei dengan jujur.


"Apakah Tuan Huang bisa membuat Jimat itu ?" Tanya Simon dengan sungguh-sungguh.

__ADS_1


"Bisa namun hanya yang berada di Tingkat rendah saja. Jika Kaisar Naga menginginkannya maka tunggulah tiga hari, paling banyak Jimat itu bisa menghentikan Raja Mayat 10 sampai 15 detik saja." Huang Fei berkata dengan jujur.


"Kalau begitu aku akan mengandalkan Tuan Huang." Simon melirik kearah Rey dan berkata, "Berikan 200 juta kepada Tuan Huang Fei dan apapun yang dia inginkan maka sediakan !"


"Baik Ketua." Rey mengangguk dan mengajak Huang Fei keluar.


Huang Fei berpikir kalau Simon ini sangat baik hati dan keputusannya untuk datang sudah sangat tepat. Jimat tingkat rendah tidak dihargai begitu banyak, dari pada dia harus melakukan praktek dan berkeliling dengan 200 juta sudah cukup hidup dengan nyaman selama puluhan tahun sambil mempelajari Taoisme.


Nancy yang sejak awal mendengarkan terlihat bingung dan berkata, "Bukankah kau terlalu murah hati... 200 juta hanya untuk Jimat, aku pikir kau sedang ditipu disini !"


Jika Simon dengan percaya diri langsung pergi menghadapi Raja Mayat maka dirinya akan sangat dirugikan. Untungnya dia selalu waspada dalam setiap tindakannya, ketika dia benar-benar tahu kelemahan musuhnya maka itu adalah waktu yang tepat untuk bergerak.


"Jika kau tahu ini berbahaya maka kenapa kau tetap pergi. Kau sudah Pensiun dari Militer dan ini sudah bukan tanggung jawabmu lagi." Nancy tidak suka jika Simon selalu mengambil tindakan yang berbahaya.


"Tiga hari lalu aku menemukan tumpukan mayat wanita dan bayi, jumlahnya mungkin 100 orang lebih dengan kondisi kering dan membusuk. Itu adalah ulah dari Raja Mayat yang dipelihara Pembudidaya Iblis, sekarang mungkin saja sebuah Desa dan dimasa depan satu Kota bisa saja hilang."


Simon melanjutkan, "Jika aku membiarkannya maka berapa banyak nyawa yang tidak berdosa akan mati. Lagi pula aku memiliki kemampuan untuk membunuhnya dan tidak ada alasan bagiku untuk menutup mata !"

__ADS_1


Nancy merasa bingung dengan pernyataan Simon dan tidak memiliki komentar apapun. Namun sebenarnya Simon hanya membual didepannya, dia sudah melihat banyak kejahatan dan pilihan yang bagus adalah menjadi seorang pendiam.


Hidup yang dikelilingi banyak musuh tidaklah tenang, jika bukan karena tugas dari Lux dan demi mendapatkan poin keberuntungan Simon tentunya tidak akan mengambil resiko ini. Nancy adalah Gadis yang baik entah dulu ataupun sekarang, dia pasti akan membiarkan Simon menyelesaikan masalah ini.


"Baiklah... tapi kau harus berjanji jika situasinya sulit maka kau harus lari untuk hidupmu." Kata Nancy dengan cemas.


"Oke." Simon meminum kopinya dan merasa lega.


"Apakah Raja Mayat itu seperti Vampir yang ada di film ?" Tanya Nancy dengan penasaran.


"Benar sekali... aku akan memberikanmu contoh bagaimana dia menghisap darah seseorang." Simon memeluk Nancy dengan erat dan mencium lehernya yang ramping. Simon menghisapnya sekuat tenaga dan meninggalkan bekas merah yang jelas.


"Ugh... kau harus belajar menahan diri." Nancy mengusap lehernya.


"Hahaha... kita sudah tinggal bersama-sama dan mengapa harus menahan diri." Simon melepaskan pakaian Nancy dan bercumbu dengannya.


Memiliki empat Gadis cantik disisinya itu sangat menyenangkan, terlebih dengan Teknik Kaisar Naga yang dia kuasai membuatnya cukup tangguh. Fisiknya jauh lebih kuat dari orang biasa dan mengatasi mereka secara bersamaan dia masih sangat menyanggupinya.

__ADS_1


__ADS_2