
Luo Wentian tergeletak ditanah dan mati dengan kondisi yang mengenaskan, tubuhnya menjadi tua dan Simon perlahan turun kebawah. Kehilangan umur masa hidupnya 100 tahun dan mendapatkan banyak luka, dia mengambil Cincin Penyimpanan dan bermeditasi memulihkan lukanya.
Sheng Xiao tidak dapat mempercayai dengan apa yang dia lihat. Tantangannya yang dilakukan kepada Simon tidak lebih dari sekedar lelucon belaka, seorang Ahli lapisan sembilan Tingkat Raja Dewa dan seorang Penguasa Kota mati ditangan Ahli Lapisan keenam.
Dirinya tahu benar bahwa Simon menggunakan serangan kekuatan jiwa, tapi dia tidak menyangka jika efeknya akan mengerikan seperti ini. Walaupun harga yang harus dibayar sangat besar tapi kemenangannya adalah hasil terbaik yang bisa Simon capai sekarang, bahkan setelah pertarungan ini Penguasa Kota lain akan berpikir dua kali untuk menyerang Simon secara langsung.
"Aku berpikir bisa mengejarnya suatu saat... dia benar-benar Monster yang mengerikan. Kota Bintang akan berubah kepemilikan dan mari kita pergi !" Sheng Xiao berbalik dan pergi bersama Bawahannya.
Ling Zhu dan Tian Luo melihat kondisi Simon untuk berjaga, kondisinya sekarang benar-benar sangat lemah dan mereka tidak akan membiarkan serangan diam-diam.
Setelah beberapa waktu Simon membuka matanya dan berdiri, "Tian Luo dan Ling Zhu... bawa kepalanya pergi menuju Kota Bintang, bawa juga Mo Han dan Bawahan terpercaya kalian. Rencana akan berjalan dan mulai sekarang Kota Bintang akan berada dibawah kekuasaanku."
__ADS_1
"Tidak bisakah kita berangkat bersama saja Tuan... ini akan merepotkan jika ada banyak Ahli disana !" Kata Tian Luo yang sedikit ragu.
"Pergi sekarang." Simon menatap Tian Luo dengan penuh niat membunuh.
"Iya." Tian Luo dan Ling Zhu mundur dan bergegas pergi.
Sejak awal tujuan utama adalah mendapatkan sumber daya dan tempat yang lebih baik, jika kabar tentang kematian Luo Wentian dan para Bawahannya terdengar sampai di Kota Bintang maka akan ada beberapa orang yang memanfaatkan momen ini untuk mengambil semua harta mereka terlebih dahulu.
Simon tidak akan membuat mereka bertarung dalam kondisi yang tidak mungkin mereka menangkan. Dia sudah membantai banyak Ahli seorang diri dan seharusnya mereka sudah cukup untuk melakukannya, jika mereka tidak bersedia mendapatkan sedikit kesulitan maka mereka tidak memiliki kegunaan sama sekali.
Bahkan Sheng Xiao yang ditempat kejadian membenarkannya, pertarungan yang mereka lakukan sangat adil dan Luo Wentian mati ditangan Simon dengan Seni Beladiri Jiwa yang kuat dan mengukir namanya sebagai orang pertama yang dapat melakukan ini.
__ADS_1
Semua tambang dan Gudang harta diamankan oleh mereka bertiga, Aura ditempat itu jauh lebih melimpah dan belum ada pertarungan keras yang sudah dilewati. Justru mereka mengambil alih Pasukan Kota Bintang dan menambah kekuatan tempur.
Ling Zhu duduk dengan santai dan menikmati tehnya bersama mereka bertiga, "Dalam beberapa kurun waktu ini kekuatan tempur kita bertiga menjadi lebih kuat. Sekarang kalian harus memikirkan cara untuk memperkuat Kota Bintang ini bahkan tanpa perintah dari Tuan !"
"Benar sekali... tapi Tanah Liar juga tidak bisa ditinggalkan begitu saja. Cukup membawa Ahli dengan potensi yang tinggi dan melatihnya dengan baik." Mo Han sedikit mengungkapkan pendapatnya.
Tian Luo berpikir sebentar dan bertanya, "Apakah pergerakan ini tidak terlalu cepat. Mungkin saja Kaisar Dewa Qing Tian memperhatikan ini !"
"Dengan sifatnya mustahil dia akan ikut campur... Tuan belum menunjukan pergerakan besar ataupun menantangnya. Bukankah dia juga terluka parah... Kecuali Tuan melahap Kota-Kota lain di Wilayah Tengah aku sangat yakin Kaisar Dewa dan Bawahannya tidak akan bergerak." Jawab Mo Han sambil meminum tehnya.
Ling Zhu mengakui bahwa mungkin tindakan yang Simon ambil sangat beresiko, tapi untuk menantang yang terkuat dia membutuhkan banyak hal yang berguna dan resiko ini layak untuk diambil. Selama identitas Simon tidak diketahui maka semuanya akan berjalan dengan lancar.
__ADS_1
Mereka jauh lebih tertarik dengan tindakan apa yang Simon rencanakan dimasa depan, tentunya setiap kali dia bergerak apa yang diincar adalah kekuatan pendukung dari Kaisar Dewa itu sendiri.
Dua Monster ini pada akhirnya akan saling berhadapan satu sama lain, kekacauan yang mereka sebabkan akan mengukir sejarah baru dimana siapa yang akan berkuasa. Saat ini kemungkinan Simon sedang dalam perjalanan ke Kota Bintang, setidaknya mereka akan membersihkan semuanya sebelum Simon datang. Mereka harus menunjukan lebih banyak kegunaan agar mendapatkan nilai lebih dari Simon.