
Simon menatap Xing Gong dan berkata, "Selanjutnya adalah kau yang akan mati, kau memintaku untuk berlutut didepan Gerbang Sektemu... kau pikir siapa dirimu !"
"Bocah keparat... ini adalah Sekteku sekalipun aku harus menghancurkan Gunung dan Sungai aku tetap akan membunuhmu." Xing Gong membentuk segel dan langit mulai bergemuruh.
Susunan yang dipasang dipusat Sekte menarik banyak petir, Simon tidak bisa tinggal diam dan seekor Naga Emas meraung. Petir dan Naga Emas saling berbenturan satu sama lain dan menciptakan gelombang kejut yang kuat.
Pertarungan antara para Dewa sangatlah dahsyat dan dapat mempengaruhi segala jenis bentuk kehidupan. Simon masih mampu menahan serangan ini dan membuat Xing Gong tidak percaya dengan apa yang dia lihat sekarang.
Pedang terbang melesat dengan kecepatan cahaya dan menghancurkan setengah tubuh Xing Gong. Jiwanya ikut hancur dan Pedang terbang kembali kepada Simon, dia tidak menyangka jika perbedaan dua lapisan saja sudah sejauh ini dan Simon merasa kalau dirinya tidak terkalahkan.
Semua Murid berlutut ditanah dan memohon ampunan kepada sosok Dewa seperti Simon.
"Master Sekte kalian sudah mati dan Sekte Pelindung Kunlun sudah tidak ada. Mulai sekarang tempat ini adalah milikku dan akan dikenal sebagai Sekte Kaisar Naga. Jika kalian tidak bersedia bergabung maka pergilah sekarang, tapi jika kalian tinggal maka akan ada banyak manfaat dimasa depan." Simon melambaikan tangannya dan menghancurkan papan nama Sekte.
Semua orang saling menatap satu sama lain dan bersedia bergabung. Hidup hanya berbicara soal keuntungan, mereka harus tahu bahwa dengan adanya Simon maka keuntungan mereka akan jauh lebih banyak dimasa depan.
__ADS_1
"Sisanya aku serahkan kepada kalian." Simon bergegas pergi dan masih banyak hal yang harus dia lakukan.
Simon mendapatkan tempat yang sepi dan menerima hadiahnya, segumpal energi yang kacau menyatu dengan tubuhnya dengan bantuan Lux dan energi spiritualnya meningkat beberapa kali lipat. Simon juga mengupgrade Seni Qi Naga Kerajaan ketingkat tertinggi, hasilnya dia bisa memanipulasi bentuk Naga dengan Qi miliknya dan menjadi yang pertama.
(Poin keberuntungan Master saat ini tersisa 7 juta.)
"Dengan segumpal energi yang kacau saja sudah memberikan banyak pemahaman beladiri antara langit dan bumi. Tidak akan lama sampai aku dipromosikan menjadi seorang Dewa." Simon mengepalkan tinjunya dan penuh dengan semangat.
(Lux menyarankan agar Master mencari tempat yang kaya dengan Aura agar proses keberhasilannya meningkat. Sistem juga mendapatkan kemampuan baru, Master dapat merubah orang biasa menjadi Awakening dengan cara menukarnya menggunakan lima juta poin keberuntungan setiap orangnya.)
(Bip.)
Simon mengerutkan keningnya dan tidak menyangka akan mendapatkan respon seperti itu dari Lux. Berhutang itu tidak baik dan sepertinya dia hanya bisa melakukannya secara perlahan-lahan.
Mereka berlima masih muda dan berlatih secara bertahap masih memungkinkan, terutama Ye Qingchen yang selangkah lagi masuk ke periode Awakening. Pemahamannya dalam Tao sangat tinggi mengingat dia dari kecil sudah mulai berlatih, Simon memikirkan ide yang lebih baik dan membantu seseorang.
__ADS_1
Zhen Tian adalah Pria Tua yang tidak lama lagi umurnya akan habis, keberadaannya bagi Militer sangat penting dan lebih baik memberikan kesempatan ini kepadanya. Lagi pula dia juga adalah keluarganya dimasa depan dan dengan bantuan darinya akan mempermudah bisnisnya dimasa depan.
Simon memutuskan untuk segera kembali dan melihat kepulangannya membuat semua orang merasa senang. Simon meminta Klan Kuno untuk pindah ke Sekte Kaisar Naga dan mulai pengaturan disana, mereka sama sekali tidak menolak dan akan melakukan apa yang Simon perintahkan.
"Apakah kau terluka ?" Tanya Zhen Qiu sambil memeriksa tubuh Simon.
"Gak mungkinlah... mereka tidak sebanding denganku dan kenapa juga harus terluka. Sebaliknya telpon Kakekmu dan suruh dia datang kemari !" Simon mengusap kepala Zhen Qiu.
"Urusan apa yang kau miliki dengan Kakek ?" Tanya Zhen Qiu dengan penasaran.
"Membantunya memperpanjang umur dan menjadikannya Pria yang tangguh. Aku memiliki sesuatu yang berharga dan akan memberikannya, lagi pula Kakek sudah seperti Keluargaku sendiri dan sudah kewajibanku untuk membantunya." Kata Simon dengan jujur.
"Meminta orang tua untuk datang itu tidak baik, sebaliknya kitalah yang seharusnya pergi melihatnya." Zhen Qiu menggembungkan pipinya dan mengajari Simon sopan santun.
"Ugh... aku salah... bagaimana jika kita pergi dan melihatnya. Sudah sangat lama aku tidak pergi kesana, aku pikir mereka akan senang dengan kunjungan kita !" Simon mengajak mereka semua pergi.
__ADS_1
"Baik." Mereka semua tidak menolak dan bergegas pergi menggunakan mobil.