
"Simon... Tuan Xie apa yang ingin kalian minum ?" Bibi Nan menawarkan minuman kepada mereka berdua.
"Bibi.... aku cukup merindukan Kopi buatanmu. Jadi aku minta segelas kopi saja." Simon tersenyum dan menggida Bibi Nan.
"Aku sama." Jawab Pemimpin Xie.
"Hah... mulutmu licin seperti biasanya, sepertinya aku terlalu mengkhawatirkanmu." Bibi Nan tersenyum kearah Simon.
Setelah beberapa saat Bibi memberikan Kopi kepada Simon dan Pemimpin Xie.
"Kamu terlihat lebih dewasa sekarang !" Nan Gu tersenyum dan menatap Simon.
"Semua orang pasti akan tumbuh. Aku yakin Paman mengerti apa maksudku." Simon meminum kopinya.
"Biar aku tebak... apakah saat ini kau bekerja dikepolisian ?" Nan Gu menebak profesi Simon.
Pemimpin Xie terkejut dan menyemburkan kopinya. Bagaimana mungkin orang seperti Simon bekerja dibawahnya, bukankah ini lelucon.
Simon tersenyum dan berkata dengan santai, "Maaf Paman... tetapi kau salah. Jika aku mengatakan sebenarnya Paman mungkin tidak akan mempercayainya. Lebih baik biarkan Pemimpin Xie yang memberitahumu."
Nan Gu dan Bibi Nan melihat Pemimpin Xie dengan rasa penasaran tentang pekerjaan apa yang dilakukan Simon.
"Tuan Ko... tidak-tidak... maksudku, Tuan Simon adalah Anggota Militer dan dikenal sebagai salah satu dari lima Komandan Militer. Julukanya adalah Komandan Naga, dalam misinya dia menggunakan Topeng. Jadi wajar jika kalian tidak tahu tentang hal ini ?"
Nan Gu dan Bibi Nan terkejut mendengar perkataan Pemimpin Xie, "Tuan Xie... aku tidak bercanda dengan Anda ?"
"Aku bersumpah tentang hal itu, kenapa Anda bertanya kepadaku. Pergilah ke rumah Pemimpin Zhen Tian dan tanyakan padanya !" Pemimpin Xie berkata dengan jujur.
__ADS_1
Nan Gu dan Bibi Nan tidak bisa mempercayai apa yang dia dengar. Komandan Naga direkrut baru-baru ini dan sudah mendapatkan Prestasi yang luar biasa.
Pada waktu insiden di Kapal Angkut Gula, Komandan Naga membunuh semua penyelundup Narkoba yang menggunakan sejata yang mengerikan seorang diri. Bukan hanya itu saja, bahkan dia berhasil menyelamatkan tentara dari ledakan Bom dikapal.
Aksi ini bahkan dikenal oleh semua orang, dia disebut sebagai teladan dalam Militer dan Pahlawan.
Tetapi para wartawan tidak pernah diberi kesempatan untuk mewawancarai Komandan Naga dan dengan santainya Pemimpin Xie mengatakan Simon adalah Komandan Naga, ini benar-benar sebuah kejutan besar untuk mereka berdua.
Simon menghela nafas, "Paman dan Bibi tidak perluh terlalu banyak berfikir. Aku adalah Simon yang kalian kenal, apakah itu cukup ?"
"Nak... apakah itu benar." Tanya Nan Gu.
"Iya."
"Sialan... Bocah tengik... apa yang sebenarnya kau lakukan sampai bisa menjadi seperti sekarang ?" Nan Gu berteriak dengan histetis.
Bahkan orang-orang yang ada diluar samar-samar mendengar teriakan itu. Nancy sedikit bingung dengan Ayahnya dan penasaran dengan apa yang mereka berempat bicarakan.
Pemimpin Xie tertawa mendengar penjelasan Simon, sedangkan Nan Gu sedikit kesal mendengarkan Simon.
Simon tersenyum licik dan melihat Pemimpin Xie yang tertawa, "Pemimpin Xie... aku punya kabar baik untukmu !"
"Komandan tidak perluh memberiku apa-apa. Sudah tugas saya memberantas kejahatan." Pemimpin Xie berkata dengan bangga.
"Bukan aku yang akan memberimu hadiah. Tetapi Organisasi Pemimpinmu yang akan memberimu hadiah. Kau tau kan siapa itu?" Simon sebenarnya hanya berbohong.
Wajah Pemimpin Xie menjadi pucat dan berkata dengan panik, "Komandan... kau harus bertanggung jawab dengan melindungiku... Aku tidak ingin mati."
__ADS_1
Simon terkejut dan tidak berharap respon yang ditunjukan Pemimpin Xie terlihat sangat menyedihkan.
"Tenang... jika kau bisa memberikan Informasi yang aku butuhkan akan kujamin keselamatan Pemimpin Xie." Simon tersenyum penuh arti.
Nan Gu dengan kesal berkata, "Kenapa kalian membahas urusan resmi disini."
"Maaf... Maaf..." Shen Yu berkata dengan santai, "Aku hanya bercanda dengan Pemimpin Xie."
Pemimpin Xie merasa lega dan sedikit kesal karena Simon yang membohonginya.
"Nak... Aku tidak tahu kalau kau akan menjadi orang sebesar ini." Nan Gu dan Istrinya sangat bangga dengan Simon.
Walaupun Simon bukanlah Anakya dan sudah tidak ada hubungan dengan Nancy, tetapi mereka berdua sangat mengenalnya dari dulu dan sudah menganggapnya sebagai Anak mereka sendiri.
"Orang besar apanya ?" Simon tersenyum dan berkata, "Aku adalah Simon yang kalian kenal, pencapaianku tidak akan merubah sifatku."
"Yah tetapi aku masih terkejut mendengar ini. Sejak kapan kau menjadi sehebat ini ?" Bibi Nan bertanya kepada Simon.
"Bukankah Bibi tahu kalau aku sudah hebat sejak lahir." Simon berkata dengan bangga.
"Ya... ya... aku tahu." Bibi Nan berkata dengan santai, "Jika Gadis itu tahu kalau kau..."
Sebelum Bibi Nan menyelesaikan kata-katanya, Simon dengan cepat memotongnya.
"Tidak... Jangan beri tahu siapapun tentang hal ini, aku mohon pada kalian untuk tetap merahasiakanya. Keputusanya itu sudah benar, tidak ada yang baik dari orang sepertiku."
Nan Gu sangat terkejut dengan Simon. Walaupun dia sudah diperlakukan seperti itu, dia tetap membela Nancy dan menyalahkan dirinya sendiri. Dibutuhkan hati yang besar untuk melakukan hal semacam ini.
__ADS_1
"Baiklah... kita tidak akan mengatakanya kepada siapapun. Nak... jangan terlalu berlebihan, kebanyakan orang sepertimu akan terbakar didalam api !" Nan Gu mengingatkan Simon.
Simon berdiri dan berkata, "Terimakasih sudah mengingatkanya, tapi aku tidak keberatan untuk masuk Neraka selama aku bisa memberikan orang-orang yang aku cintai sebuah Surga."