Pembalasan Mawar Hitam

Pembalasan Mawar Hitam
comeback 15


__ADS_3

Shion tersenyum pada jin, begitupula jin. Dia juga tersenyum saat mengingat perkataan zyan padanya.


"Setelah mendengar cerita kamu tadi, aku jadi teringat alm. Ayahku yang juga sudah meninggal karna dibunuh oleh seseorang." kata shion,


"Ayahmu dibunuh? Apa yang terjadi? Siapa yang membunuh ayahmu?" Tanya jin terkejut.


"Iya. Aku tidak tau siapa pelakunya. Saat kejadian listrik sedang padam. Dan saat listrik sudah menyala, aku melihat pelakunya memakai topeng dan membawa pedang." kata shion, mengingat kejadian itu.


Jin terkejut mendengar cerita shion tentang pelaku yang membunuh ayahnya.


"Kau pasti sangat sedih." kata jin.


"Aku memang sangat sedih karna kehilangan ayahku. Tapi ibu berkata padaku, ayahku di meninggal karna kesalahannya sendiri. Ibuku selalu mengatakan padaku, setiap perbuatan kita pasti akan ada balasannya." kata shion.


shion menatap langit malam yang cerah berbintang. Pandangannya terlihat sayu, namun wajahnya tetap terlihat cantik.


Jin terus memperhatikan shion. Di dalam hati nya terus bertanya tanya siapa sebenarnya pelaku yang sudah membunuh ayah shion.


Ciri ciri pelaku hampir mirip dengan mereka yang selalu bertindak dengan memakai topeng dan katana.


*


Diasrama, zyan sendirian berdiri menatap keluar dari jendela kamarnya yang tertutup. Pandangannya terlihat kosong dan pikirannya melayang entah kemana.


Zyan tak menyadari jika elena datang karna dia terlalu sibuk dengan pikirannya sendiri.


"Zyan." panggil elena.


Zyan menoleh kebelakang. Pandangannya langsung menatap tajam elena.


"Apa kau lakukan disini?!" tanya zyan dengan nada dingin.


"Zyan dimana jin?" tanya elena balik.


"Ada urusan apa kau mencari jin?" tanya zyan lagi.


"Tidak ada. Aku hanya bertanya saja." Jawab elena.


"Dia tidak ada disini. Dia sedang keluar." balas zyan.


Mendengar jin tidak ada dikamar, elena berjalan masuk dan duduk diatas tempat tidur.

__ADS_1


Zyan hanya diam dan terus memperhatikan elena. Keduanya terdiam, tak ada yang buka suara. Zyan masih berdiri dan pandangannya tidak lepas dari elena.


Kedua mata itu bertemu dan saling pandang. Elena menatap zyan dengan pandangan marah dan juga sedih.


"Zyan aku ingin bicara berdua denganmu?!" kata elena.


"Apa yang kau ingin?" tanya zyan.


"Zyan tolong jawab pertanyaan ku." pinta elena.


Zyan diam saja, tak mejawab permintaan elena. Elena terus menatap wajah tanpa ekspresi itu


"Sejak kapan ingatanmu kembali?" tanya elena, dengn nada gemetar


"Untuk apa kau menanyakan hal itu?" tanya balik zyan.


"Jawab saja pertanyaan ku, zyan. Sejak kapan ingatanmu kembali?" kata elena mengulangi kembali pertanyaannya.


"Jadi kau sudah tahu tentang ingatku?" tanya zyan.


"Aku tidak sengaja mendengar percakapanmu di telpon. Aku mendengar kau menyebut nama keluarga Zhan. Dan tentang kematian keluarga Zhan. Zyan, apa mawar hitam itu ada hubungannya denganmu?" tanya elena,


"Apa kau sedang mencurigaiku?" tanya zyan.


"Bukan itu maksudku. Aku hanya merasa kalau mawar hitam ini ada kaitannya dengan keluarga zhan. Karna mawar hitam adalah nama kelompok yang dipimpin kak Ryu." jawab Elena.


"Jadi kau mengaitkanku dengan mawar hitam hanya karna aku satu satunya keluarga zhan yang masih hidup, begitu?!" balas zyan.


Elena terdiam, dia tak menyangka zyan akan menebak isi pikirannya dengan sangat tepat.


Melihat elena tak berkutik setelah mendengar jawabannya, zyan tersenyum sinis. Zyan berjalan menghampiri elena yang terduduk terpaku.


Zyan berjongkok dan mendekati wajah elena. Elena menjadi tegang saat wajah zyan semakin dekat dengannya.


Zyan berbisik sesuatu pada elena yang membuat elena semakin terkejut dan tak bisa berkata apa apa.


"Dugaanmu memang benar elena hou. Mawar hitam memang ada hubungannya dengan keluarga zhan." bisik zyan.


Elena semakin tak percaya mendengar bisikan zyan. Zyan menyeringai melihat elena yang terkejut bukan main.


"Apa maksud perkataanmu ini zyan? Dari mana kau tahu nama belakangku?" tanya elena.

__ADS_1


Zyan tersenyum sinis pada elena. Ini pertama kalinya elena melihat senyum zyan. Entah kenapa, elena merasakan firasat buruk saat melihat senyum zyan.


Zyan menyentuh wajah elena dan mengusapnya pelan. Elena semakin takut dan gelisah saat melihat mata zyan yang seperti binatang buas yang siap menerkam mangsanya.


"Kau pikir? Kau bisa menyembunyikan identitas mu dariku selamanya, elena hou? Aku juga tahu rahasia mu yang lainnya lagi." kata zyan.


Elena hanya bisa diam dan menatap wajah zyan yang terlihat sangat menyeramkan. Ekspresi zyan saat ini seperti akan membunuh seseorang.


Suasana didalam kamar menjadi sangat tegang. Dari luar kamar terdengar suara langkah kaki. Zyan menengok kearah pintu dan kembali ke posisi semula.


Zyan berjalan ke jendela kamar dan berdiri disana seolah tak terjadi apapun.


"Sebaiknya kau berhati hati, kak elena. Satu langkah kau melakukan kesalahan, itu akan berakibat fatal padamu " kata zyan.


Elena masih mencoba mengatur kembali pikirannya yang tadi melayang.


Dia melihat zyan yang sedang melihat keluar jendela. Pandangan sayu dan nafas terengah engah, jika ada orang melihatnya seperti ini pasti akan berpikir sesuatu yang aneh.


Klik. Suara pintu kamar terbuka.


"Zy.." panggil jin saat pertama masuk.


Jin terkejut saat melihat didalam kamarnya ada elena yang sedang duduk diatas tempat tidur dan dengan pandangan sayu dan nafas yang terengah engah.


"Kak elena? Apa yang kakak lakukan disini?" tanya jin.


Elena tak menjawab pertanyaan jin dan malah beralih menatap zyan yang juga sedang menatapnya dengan tajam.


Dan tanpa berkata apapun, elena segera berlari keluar dari kamar. Jin kebingungan dengan apa yang terjadi ada mereka berdua.


"Zy apa yang terjadi? Kenapa kak elena pergi begitu saja?" tanya jin.


Jin berjalan mendekati zyan yang berdiri di depan jendela. Jin ikut berdiri disamping zyan.


"Tidak ada." jawab zyan.


"Zy jangan berbohong. Pasti terjadi sesuatu iya kan?" tanya jin.


####


sampai sini, otak q udh g berfungsi.. jika ada waktu lagi insya Allah nanti up lgi.. mkch atas dukungannya. jangn lupa like komen kasih dukungan ke q yg receh ini😊😊😊

__ADS_1


__ADS_2