Perfect Daddy (Bryan& Vely)

Perfect Daddy (Bryan& Vely)
Ngintip Isteri mandi...


__ADS_3

Keesokan harinya Bryan bangun dari tidurnya, dia melihat Vely sudah tidak ada di sampingnya, "Kemana isteri cantik ku?" Bryan bangun kemudian menajamkan pendengarannya..."Oh dia lagi mandi" Bryan membuka sedikit pintu kamar mandi dan memperlihatkan pemandangan sang isteri yang lagi bermodel di bawah shower...


"Oh tuhan, pagi pagi aku mendapatkan semangat empat lima" Bryan terus mengintip Vely, Vely yang menyadari kehadiran sang suami di balik pintu kamar mandi itu pun semakin membuat gaya seksi nya


"Benar benar cantik ciptaan Tuhan yang satu ini" ucapnya Mengagumi keindahan tubuh Vely yang berisi, gimana tidak. tubuh mungil namun berisi di bagian pinggulnya, putih bak porselin tanpa goresan sedikitpun kecuali bekas operasi Caesar yang masih membekas di bagian atas perut ***********


"Owhhhh segarnya" ucap Vely sedikit mendesah, tentunya dia sengaja melakukan itu


'Brakkkkkk' Vely terkejut, Bryan langsung bergabung dengan sang istri, dia memeluk tubuh itu dari belakang "Kau seksi sekali..." Bryan mengecup tengkuk mulus istrinya


"really sexy isn't it" ucap Bryan lagi sambil meremas gunung itu


"aku mencintaimu Sayang" lanjutnya, Kini dia sudah membalikkan tubuh Vely ke hadapannya, "Aku ingin bercinta denganmu" ucapan Bryan membuat Vely kesal,


"Aku mau masak, kau bercintalah sendirian" Vely langsung menyudahi acara mandinya, setelah mengunakan handuk kimono miliknya Vely pun berlalu pergi ke luar, Bryan melihat burungnya yang berdiri dan berurat itu


"Nanti yah..." gumamnya lirih


***

__ADS_1


"Kamu ngapain?" Justin yang akan berangkat kerja itu penasaran melihat Nia yang menunjuk nunjuk perutnya yang buncit itu


"Lihat. by," Nia memperlihatkan perutnya yang bergerak gerak karena keaktifan si kecil, tendangan kecil itu membuat Justin tertarik untuk menciumnya


"Hai, baby..." Justin mengelus pelan perut Nia dengan lembut, dia mencium permukaan perut Nia dengan lembut dan penuh kasih sayang. tak lupa menyelipkan doa untuk sang buah hati agar sehat selalu di dalam rahim bunda nya, dengan pelan Nia mengelus kepala Justin yang ada di perutnya


"Kamu berangkat gih, nanti telat loh kan katanya ada meeting..." Justin berdiri kemudian mengecup kening Nia dengan lembut


"Papa akan ke Jerman besok, jadi peresmian prusahaan di tunda dulu setelah kamu melahirkan...." ucap Justin sambil mengelus kepala Nia yang duduk di kasur itu


"Perusahaan itu di resmikan lagi? bukankah mama bilang prushaan itu sudah di resmikan" ucap Nia


"Jadi? apa papa yang akan merawat itu sendiri?" Justin mengeleng kepala


"Papa kasih aku tiga, di Jerman di Kuala lumpur dan di Indonesia... untuk Jems dan Julien ya sisanya, papa cuman merawat satu ya itu di California Amerika.."


"Jadi kalian tiga tiga?" Justin menganguk,


setelah berpamitan dengan istrinya Justin pun pergi ke perusahaan

__ADS_1


***


Anak anak sedang duduk di bangku taman di belakang rumah mewah Bryan, Vely yang memetik buah jambu untuk Lucio dan Hansel itu sedikit kesusahan mengambil jambu yang tinggi darinya itu


"Sini mas ambil" Vely mundur selangkah


"Mas, kamu gak kerja?" tanya Vely heran, pasalnya Bryan mengunakan baju Santainya


"Mas malas, kan ada Marco di sana" ucap Bryan, dua buah jambu Bryan serahkan kepada Vely


"Cio ini.." Lucio yang menunggu di bangku itu langsung mengambil jambu dari sang mommy nya "Di cuci dulu nak" Lucio menganguk kepala


"Mas, kamu gak kasian sama Marco ya, dia juga punya anak istri di rumah loh, kamu gak bantu dia" Bryan tersenyum mendengar perkataan Vely barusan


"Marco kan kerjanya dari jam 07:00 jadi dia pulang kerja jam 05:00, jadi apa yang salah, lagi pula dia bekerja aku yang gajih.." celetuk Bryan


"Oh...mas lain kali aku mau namu Ara deh.."


"pergilah, bawa teman teman rese mu itu" celetuk Bryan,

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2