
Ariel sedang sibuk dengan pekerjaannya, sesekali dia melirik Reza yang mengantarkan pesanan pelanggan...
Karena hari sudah hampir sore, sip kerja Reza pun sudah habis maka dia akan berberes beres untuk pulang...
belum sempat dia keluar dari cafe, Ariel sudah menahan tangannya
"Ikut aku ke atas..." ucap Ariel, Reza sempat bingung, ada apa bos mudanya memangilnya, apa dia akan di pecat...
Sampainya di dalam ruangan Ariel, Reza di suruh duduk di bangku, "Ada apa nyonya...?" Ariel tersenyum, rasanya dia inggin memberhentikan Waktu...dia inggin melihat wajah tampan Reza yang nampaknya ketakutan, usia Ariel sudah menginjak 28 tahun sedangkan Reza baru 24 tahun, jadi selisih empat tahun...
"Kamu mau pulang?" Reza menganguk kepala
"Tunggu aku, sebaiknya kamu bantu aku membereskan ruangan ini. anggap saja ini lembur" Reza memerhatikan sekeliling mereka, ada banyak sampah dan kotoran, dia baru menyadarinya tadi, mungkin dia terlalu gugup saat masuk tadi
"Aku ambil sapu dan pel dulu nyonya..." Ariel mengangukan kepalanya, Reza dengan cepat menuju ke bawah, Ariel tersenyum
Reza kembali lagi ke ruangan, dia mulai menyapu, Ariel mulai memeras air pel, dia mulai mengepel lantai yang sudah di sapu...
"Tidak usah nyonya, biar saya saja, sebaiknya nyonya duduk ada di bangku" Ariel mengeleng kepala seraya tersenyum manis, Reza dag sig dug melihat senyuman bos nya
Butuh waktu yang cukup lama untuk membereskan ruangan itu, sepertinya Ariel sengaja membuat Reza kesibukan sendiri, bayangkan saja mindahin lemari dan meja, memasang gorden, setelah itu dia meminta Reza untuk membawa makan ke ruangan mareka, Reza mengira dia akan pulang setelah mengantar makanan untuk Ariel, namun dia salah ternya Ariel memintanya untuk makan bersama...
__ADS_1
ternyata jam sudah pukul tujuh lewat, Reza pun mulai menyimpan makanan yang di atas meja, Ariel membantu, "Kamu mau pulang?"
"Iya, soalnya adek ku tinggal sendirian di rumah" Ariel mengernyitkan keningnya heran,
"Kamu punya adik?" tanyanya..
"iya, namanya Lion dia lumpuh kaki karena di tabrak lari oleh motor..." ucap Reza, tersirat kesedihan yang mendalam saat dia menceritakan tentang adiknya
"Sudah di obati?" tanya Ariel,
"Sidah, tapi dokter menyarankan untuk di operasi, namun saya masih belum punya dananya. maka dari itu saya bekerja keras..." Ariel tersentuh mendengar perkataan Reza, dia tidak mengerti lagi mengapa takdir selalu mempermainkan manusia...
"Sekitar sepuluh juta, sedangkan uang yang baru terkumpul baru satu juta, karena selama aku di gajih di cafe ini, sebagian uangnya aku beli obat dan kebutuhan lainnya" jujur Reza
"Aku akan membantu mu" ucap Ariel lantang..
"A--apa? nyonya mau membantu saya? sebaiknya tidak usah nyonya karena itu uang yang cukup banyak" ucap Reza menolak halus bantuan Ariel
"Kamu kariawan saya, jadi tugas saya membantu kamu..." ucap Ariel enteng, Reza berbinar, dia memegang tangan Ariel dan berterimakasih kepada nya
"Terimakasih nyonya, saya sangat senang sekali, nanti jika uangnya terkumpul saya akan menggantinya..." Ariel Gugup saat Reza memegang lembut tangannya
__ADS_1
"I--ya sama sama, ayo kita pulang, aku inggin mampir ke rumah mu untuk melihat adik mu" Reza pun mengangguk kepala, keduanya berjalan bersama menuju life, kafe Ariel terbilang mewah dan elegan, pengunjung pun tak pernah berhenti untuk berkunjung di sana. untuk berfoto dan menikmati makanan yang lezat dan enak enak, Bahakan dulu Bryan sering mampir ke sana sebelum menikah dengan Vely
"Nyonya kenapa kita singgah?" tanya Reza saat melihat Mareka singgah di Indomaret
"Kita cari Snack untuk adik mu, sebagai hadiah karena dia manjadi anak yang kuat" ucap Ariel, Reza jadi tidak enak hati
keduanya berjalan dengan berdampingan, iseng Ariel menanyakan umur Reza
"Kamu umurnya berapa?" tanya Ariel penasaran
"Dua puluh Empat tahun nyonya" Ariel tergelak tak percaya, ternyata dirinya lebih tua dari Reza
"Kamu masih muda ya" Reza mengaruk kepalanya yang tidak gatal
"Eh i-iya nyonya" jawab Reza,
setelah itu tidak ada percakapan lagi, Ariel membeli satu kantong plastik Snack untuk Lion...
setelah membayar semuanya Ariel menarik Reza menuju parkiran mobil,
BERSAMBUNG
__ADS_1