Perfect Daddy (Bryan& Vely)

Perfect Daddy (Bryan& Vely)
Kejar kejaran


__ADS_3

Tiga hari berlalu...


"Loe mau beli apa?" tanya ella saat Vely menitipkan anaknya padanya


"El...loe jaga Bentar yah soalnya aku mau beli keperluan Cio," Ella memilih untuk tidak ikut Nia Vely dan Widia karena dia tidak ingin belanja dan lebih suka sama Cio


"Siap..." ucap Ella


"gue berangkat yah...." ucap Vely, tak lupa dia mengecup pipi putranya itu


"Mommy berangkat nak.... jangan rewel sama aunty Ella yah" Cio hanya mengeliat dan melanjutkan tidurnya


Nia dan Widia sudah di dalam mobil sedang kan Vely baru setengah tangga untuk ke bawah.....


mobil mewah terparkir di depan mobil Widia, Widia dan Nia menatap mobil itu hingga seseorang turun dan melepaskan kacamata hitam miliknya


"Dia......" Vely segera turun dengan langkah cepat, Ella yang melihat itu kaget segera membawa Cio masuk ke dalam kos....


Vely loncat dari tangga dan berlari ke dalam gang kecil....


"Tunggu...!!" Teriak Bryan saat melihat vely lari tunggang langgang dari tangga


"Et dah tu anak, habis melahirkan kok loncat loncat....." pekik Ella saat mengintip dari pagar tangga


Nia dan Widia ikut mengejar Vely,


"Nia Vely lari ke mana tu?" teriak Widia

__ADS_1


"Entahlah...." terjadilah peristiwa kejar-kejaran antara Bryan dan Vely serta Nia Widia dan Bryan....


"Duh, kok aku lari ke bawah sih, kan anak aku sama Ella" vely menengok ke belakang dan melihat Bryan yang mengejarnya


"Tu Nia sama Widia kenapa coba ikut ngejar..." Vely bingung mengapa Nia dan Widia berlari di belakang Bryan


Vely masuk ke dalam gang yang lebih sempit,


"Aduh aduh sepatu ku...!" pekik Vely saat sepatu miliknya mau lepas


"Nia kita kepung Vely dari sana..." dengan bodohnya Nia dan Widia ingin menangkap Vely....


"Ibu dari anak ku...tunggu!!!" teriak Bryan kuat, Bahakan dia tidak melihat Nia dan Widia di belakangnya lagi....


Vely terus berlari ke arah depan...namun,


"Vely kenapa kamu lari?" Nia dan Widia mencegah dari depan dan jalan pun buntu karena Nia dan Widia


"aduhh....." pekik Widia


"Tangkap......." teriak Bryan pada Nia dan Widia, refleks Nia dan Widia memeluk Vely agar tidak kabur....


"Dapat..." Bryan langsung memeluk Vely dan melihat wajah wanita yang memenuhi otaknya


"Lepaskan saya tuan....saya tidak tau apa apa"


ucap Vely mengiba

__ADS_1


"Ikut saya....sudah cukup kamu membodohi saya" Vely Nia dan Widia mengekori Bryan...


"Nia kenapa dia bawa Vely, dan kenapa Vely ketakutan begitu?" Widia menjadi lebih bego saat ini


"Sepertinya kita melakukan kesalahan deh" ucap Widia dan perlahan otak mareka bekerja dengan baik


Sampai di depan kos,


Vely dan sahabatnya itu menunduk,


"Kenapa kamu lari dari ku? dan kenapa kalian berdua mengejar ku?" Bryan mengintrogasi ke-tiga wanita itu


"Vely mengapa kau lari?" tanya Widia


"Dan mengapa kalian menghalangi ku untuk kabur?" kesal vely


"Memangnya kalian ada masalah apa. dan mengapa kalian kejar kejaran?" sambung Nia


Bryan bingung melihat Tingkah aneh ketiga sekawan itu yang saling bertanya dan yang anehnya lagi bukanya menjawab justru Mareka malah saling melempar pertanyaan.....


"Tuan... mengapa tuan datang lagi?" Vely menatap tajam wajah Bryan


"Dimana anak ku...?"Tanya Bryan tajam


"Tidak ada, dia anak ku..." ucap Vely berteriak


"ck ck ck kau ini, kau tidak perlu berbohong pada ku, aku ini seorang ceo dan memiliki banyak mata mata," ucap Bryan saat menatap wajah cantik Vely yang ke kebingungan

__ADS_1


"Ka---kalau begitu tuan naik ke atas, kita bicara di sana saja" Vely Bryan dan kedua gadis itu segera naik ke atas untuk berbicara


BAB 14 SELESAI


__ADS_2