Perfect Daddy (Bryan& Vely)

Perfect Daddy (Bryan& Vely)
Malu malu dan malu....


__ADS_3

Usai sarapan pagi Bryan dan Vely pun duduk berkumpul bersama keluarga yang lainnya,


"Vel kok kamu pucat gitu,?" Alice berpindah ke samping Vely dan mengelus rambut panjang dan Indah milik menantu cantiknya


"Mama ini, senang sekali mengoda menantu kita.." ucap Farhan, Alice menutup mulutnya


"Bryan gimana kalau kamu dan Vely pergi honeymoon sekaligus pergi bulan madu..." ujar Alice,....


"boleh juga ma, kalau aku dan Vely liburan otomatis Cio akan memiliki adik lagi..." ujar Bryan antusias sekali


"adik adik, dia pikir hamil dan melahirkan itu enak apa....." ucap Vely membatin kesal


"Vely kamu mau kan honeymoon?" tanya Alice tersenyum,


"Emm..nanti Vely pikirkan." Vely tersenyum menutupi kegugupannya, pasalnya baju yang ia kenakan sedikit terturun akibat Cio yang bergerak gerak dan sedikit lagi menampilkan lehernya yang keunguan ulah Bryan


Bryan yang tidak menyadari itu pun sontak merenguh bahu Vely dan,


"Kau buas juga ternyata..." ucap Dimas terkekeh geli


"Apanya...?" ucap Bryan bingung, Lisa Alice dan Farhan melihat Ke leher Vely dan tersenyum penuh arti

__ADS_1


"Itu..." bibir Dimas memonyog dan mengarah ke leher Vely, Vely sontak menutupi leher jenjangnya dan tertunduk malu,


Bryan menyibak rambut Vely dan menutup leher Vely,


Vely lagi lagi malu dan malu akibat ulah Bryan, Bryan benar benar membuat nya malu hari ini,


"Ma pa, kami ke atas dulu..." Bryan menarik Vely ke kamar atas karena kasian melihat vely yang nampaknya malu tingkat tinggi


sampainya di kamar Vely merebahkan anaknya di kasur kemudian menarik kerah kemeja Bryan,


"Kamu mau mempermalukan aku di depan papa mama dan kak Dimas ya?" ucap Vely kesal


"Engak sayang, aku tadi mau memperbaiki rambutmu supaya tertutup bekas ini..." bryan memegang leher Vely


"Cio, kita pindah ke kos aja nak, Daddy mu Benar-benar memalukan mommy hari ini..." ujar Vely kepada anaknya


Bryan membulat kan matanya, dia pun segera merebahkan diri di samping Vely dan memeluk pinggang ramping Vely,


"Kau mau meninggalkan aku sendiri,?" bisik Bryan di kuping Vely,


"Menurutmu?" Vely berbalik dan menatap tajam wajah Bryan...

__ADS_1


"Jadi...." Bryan tersenyum penuh arti dan ******* bibir seksi Vely dengan rakusnya


"Hmptt... hentikan, ayo Cio kita bobo.." Vely memunggungi Bryan dan memeluk Cio yang udah terlelap dalam tidurnya...


Bryan melihat Vely yang mendiami nya pun memeluknya dari belakang,


"Apa kau marah..?" Bryan mengecup tengkuk Vely


"Tidak..." namun nada Vely terdengar ketus dan seperti sedang kesal


"Maafkan aku sayang," Bryan berdiri dari baring nya dan mengangkat Beby Lucio dan memasuki Cio ke ayunan elektrik milik Cio,


Vely mengernyitkan keningnya dan melihat wajah Bryan yang sedang menyelimuti tubuh Cio...


Bryan kembali ke Vely dan memeluk pinggang ramping Vely yang sudah seksi itu,


"Kau marah, tapi tetap cantik.." Vely tersipu, dan menyembunyikan wajahnya di ceruk leher Bryan


"Kau ini membuat ku malu, lihat saja papa dan mama sepertinya selalu mengoda ku...aku malu untuk keluar sekarang..." Bryan tersenyum,


"Itu wajar, kau tau kak Lisa pernah keluar dari kamarnya dan memperlihatkan banyak bercak merah keunguan di lehernya bahkan di pahanya," ucap Bryan saat mengingat Lisa dan Dimas yang kikuk ketika ketahuan uwu uwu...

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2