Perfect Daddy (Bryan& Vely)

Perfect Daddy (Bryan& Vely)
Terpesona...


__ADS_3

Ariel dan Reza sampai di rumah, rumah yang sedikit kumuh namun masih layak pakai,


"Lion...!" Panggil Reza, tak lama seseorang membuka pintu, Lion keluar mengunakan kursi roda..


"Kak.." Lion menyalami tangan Reza, dia menatap wajah Ariel dengan bingung


"Ini siapa kak?" tanya Lion bingung


"Oh. perkenalkan nama nya tante Ariel dia bos nya kakak" dengan sopan Lion menyalami tangan Ariel, Ariel tersenyum dan menyerahkan sekantong plastik snack untuk Lion, Lion tersenyum dan menerima Snack dari Ariel


"Wah, terimakasih Tan..." Ariel mengerucutkan bibirnya,


"Panggil kakak aja, kalo Tante kan kayak ketuaan..." Lion tersenyum,


"Iya kak, ayo masuk di luar gelap" Lion dengan sopan mengajak Ariel masuk ke dalam rumah bersama Reza


Rumah yang minim pencahayaan dan tidak ada sofa nya, hanya ada kursi rotan


"Lion, kamu mau sembuh gak?" tanya Ariel,

__ADS_1


"Mau kak, aku mau sembuh dan bisa berjalan lagi" ucap Lion semangat, Ariel tersenyum


"Ini cek nya, kamu bisa operasi kaki kamu" Ariel memberikan cek untuk Reza, Reza mengucapkan banyak terima kasih atas kebaikan Ariel, Ariel tersenyum, bukan karena suka sama Reza makanya Ariel berubah baik, tapi dia inggin membantu dengan sepenuh hati, dia juga tidak berharap imbalan atau minta kembali uang itu,


Setelah berbincang bincang berdua bersama Reza di teras rumah, Ariel pun memutuskan untuk pulang...


***


berbeda malam jika di rumah Bryan, Keempat anak kembar telah berbaring di karpet di ruang keluarga, keempat asik menyedot susu masing di dalam botol


Sedangkan Lucio Hansel Vely dan Bryan sedang makan di meja makan, keempatnya sesekali melirik anak gembul lucu itu


usai makan Vely mencuci piring dan meletakkan di kabinet...


"Mas" pangil Vely


"Why?" Bryan mendongkak


"lihat mata mareka, loyo.." tunjuk Vely pada keempat bayi yang sedang minum susu itu

__ADS_1


"Ngantuk kayaknya" ucap Bryan, Bryan meletakan hp nya dan menggendong dua bayi sekaligus, Vely membawa dua juga, sedangkan Lucio dan Hansel ikutan masuk ke kamar Daddy dan mommy mareka


"Dad..." panggil Lucio


"Ada apa?" tanya Bryan saat sudah meletakan baby Tino dan Kris di boks besar mareka


"Tadi Oma dan opa bilang mau jemput kami" ucap Lucio, tadi hp Vely berbunyi saat Bryan dan Vely memandikan adek adeknya dan ternyata itu pangilan Vidio dari Oma..


"Jemput kalian? maksudnya kalian ber enam?" Lucio menganguk kepala.


"Iya, aku Hansel Tino Tio Kris dan Cristy..., kata Oma dia mau ajak jalan-jalan..." Vely menatap wajah Bryan meminta persetujuan...


"Oh, nanti Daddy telpon Oma, besok juga bi Rani akan ikut kalian..." Cio bahagia begitupun dengan Hansel, dia berpekik gembira, tentunya Oma dan opa akan membeli banyak makanan untuknya


tinggal bersama mommy dan Daddy nya, Hansel dan Lucio akan di batasi konsumsi makanan, apa lagi resiko obesitas yang meningkat membuat Vely dan Bryan harus berjaga-jaga


paling tidak ada makanan yang bisa menahan lapar, misalnya muffin cokelat, kudapan, dan roti, minumannya susu dan jus buah buahan....Vely melebihkan makanan empat sehat lima sempurna, itu iya lakukan agar anak anaknya terhindar dari obesitas atau kelebihan berat badan yang menyebabkan susah bergerak dan bernafas


Malam semakin larut, seperti biasa Vely akan mengantar putra putranya ke kamar mareka, memastikan keduanya tertidur dan tidak bergadang semalaman.. tablet Android mareka di matikan TV di cabut colokannya AC di kurangi suhu nya, setelah memastikan anak-anak tidak turun dari ranjang, Vely pun mematikan lampu dan menghidupkan lampu tidur.."Jangan nonton lagi yah, bobo sudah besok di jemput Oma dan opa Lo..." anak anak menganguk paham, kemudian memejamkan mata...

__ADS_1


Vely menutup pintu kemudian kembali ke kamarnya, Bryan sedang sibuk dengan urusan di hp nya, Vely tau itu pasti pekerjaan kantor yang masih bertumpuk akibat Bryan jarang ke kantor, urusan kantor di pegang oleh Marco, namun Marco juga punya Ara dan bayi nya...Btw Ara sudah melahirkan nama anaknya Xien Nathasha olive. anak China itu benar benar cantik, Marco sangat beruntung mendapatkan Istri cantik...


BERSAMBUNG


__ADS_2