Perfect Daddy (Bryan& Vely)

Perfect Daddy (Bryan& Vely)
melongo tak percaya


__ADS_3

Keesokan harinya Bryan dan Vely pergi ke toko perhiasan, Vely dan Bryan sudah turun dari mobil, namun saat mareka turun Vely berpapasan dengan ketiga sahabatnya,


"Vely, kamu ngapain ke toko perhiasan?" Vely pun terkejut, karena kampus libur mareka bertiga pergi jalan-jalan


"Kami mau pilih cincin kawin..." jawab Bryan cuek


"Ya elah jutek banget pak...santai aja" ucap Ella malas


"Tunggu tunggu...cincin kawin, loe mau kawin?" pekik Nia


"I-iya" jawab Vely gugup, tatapan horor dari ketiga sahabatnya itu membuat bulu kuduknya berdiri....


"Kok ngak bilang kalau mau kawin...?" tanya Widia sambil mengerucutkan bibirnya


"Hehehe dadakan..." ucap Vely...


"Udah ah, kami mau pilih cincin, kalian mau kemana?" tanya Bryan


"Ke cafe pak..." ucap Ella


"Pergilah, jangan lupa tanggal dua puluh tujuh Juli datang yah di acara pernikahan kami, dan supaya kalian bisa nular...." Vely melambaikan tangannya dan segera berpisah dari ketiganya

__ADS_1


Sampainya di dalam Vely dan Bryan segera pergi ke arah toko perhiasan,


"selamat datang di toko kami, selamat siang pak Bryan dan..." pelayan toko perhiasan itu menatap wajah cantik Vely bingung dengan nama si wanita cantik itu


"Nama saya Vely..." Vely yang tau kalau pelayan itu bingung pun segera memberitahukan namanya


"Ibu Vely selamat datang di toko kami..." Vely dan Bryan menganguk...


"Kami mencari cincin kawin dengan motif yang cantik dan bagus," ucap Vely


"Ada Bu, tunggu saya ambilkan" belum sempat pelayan itu pergi mengambil cincin itu suara Bryan menghentikan langkahnya


"Harus mahal, dari berlian, dan harganya sepasang harus di atas seratus juta...." ucap Bryan, pelayan itu mengangukan kepalanya


"Sayang, cincin kawin itu akan di berkat dan tangan kamu ini harus mengunakan cincin yang cantik dan itu sepadan dengan kecantikan mu" Vely memutar bola matanya malas, sekaligus malu karena di goda


tak lama datanglah pelayan itu dan menyerahkan cincin kawin dengan harga seratus lima puluh juta, terbuat dari berlian murni dan di dalam berlian itu ada tetesan emas. sangat cantik


"Cantik sekali, berapakah harganya?" tanya Vely sambil memegang cincin kawin


"Seratus lima puluh juta sepasang mbak..." Vely melongo tak percaya dengan harga cincin kawin itu

__ADS_1


"Apa......? seratus lima puluh juta, engak salah mbak?" Vely benar benar kaget


Bryan menahan tawanya, ekspresi Vely benar benar lucu dengan mata bulatnya membulat sempurna dan bibir love nya menganga tak percaya....


"Benar mbak... " vely meletakkan kembali cincin itu dan ingin mengembalikan cincin kawin itu


"kamu mau yang ini?" tanya Bryan,


"Mau bry, tapi harganya..." Vely ragu untuk mengambil cincin itu


"Bungkus yang ini mbak, dan saya bayar pakai ini...." Bryan meletakan black card miliknya, dan pelayan itu segera melakukan administrasi.....


"Kamu ini pemborosan yang hakiki..." rutu Vely


"Ini moments langka, kamu ini akan menjadi nyonya Bryan Cristian Rahardian, jadi nanti di belakang namamu nanti Nadia velysa Rahardian...." Vely terharu dan memeluk Bryan,


"Ini mbak, terimakasih telah berkunjung di toko kami, semoga puas" Bryan dan Vely segera keluar, mareka akan ke RS untuk mencabut benang lukanya....


"Sebenarnya aku bisa mencabutnya sendiri, aku malas melihat dokter wanita itu mengelus ngelus dada ku" Vely membelakan matanya kesal,


"Benarkah dia mengelus dada bidang mu ini....? berani sekali dia..." Bryan tersenyum,

__ADS_1


"Tenang nanti aku pantau" Vely dan Bryan terkekeh, mobil melaju kencang ke arah RS


BAB 37 SELESAI


__ADS_2