Perfect Daddy (Bryan& Vely)

Perfect Daddy (Bryan& Vely)
Benih cinta...


__ADS_3

Ariel berjalan dengan angun melewati para pelayan cafe nya, kini dia sudah mau berbaur dengan pelayan pelayan, Ariel juga sudah keluar dari dunia sesatnya...


Matanya mencoba untuk mencari seseorang yang membuatnya betah di cafe...


Dari kejauhan seorang laki laki bertubuh tegas sedang memakai seragam pelayan cafe, dia sedang mengelap meja meja sebelum para pengunjung datang...


Mikael alfareza Abrianto...di pangil Reza, hidup hanya dengan adiknya yang bernama Louise Lionel franz... adiknya menderita penyakit lumpuh kaki, Reza mencari uang agar bisa melakukan operasi supaya adik nya itu bisa berjalan dan bersekolah lagi...


Ariel menghampiri Reza dan berdehem


"Hem...!" dehem nya, Reza menoleh dan menunduk hormat


"Selamat pagi, nyonya Ariel" sapa Reza, Ariel tersenyum,


"Selamat pagi, nanti ke ruangan saya, bawa sarapan pagi" seperti biasa, Ariel akan meminta sarapan pagi kepada Reza


Ariel pun berlalu pergi ke ruangannya di atas, dia akan menunggu Reza di atas


Tak berselang lama, ketukan pintu membuat Ariel berdiri...


"Masuklah!" seru nya


"Ini. sarapannya" Reza menaruh nampan berisi dua menu, nasi goreng dan ayam goreng...


"duduk lah, temani aku sarapan" Reza sempat keberatan, namun Ariel memaksanya hingga iya menuruti

__ADS_1


Reza duduk di hadapan Ariel, Ariel makan dengan tenang. sesekali dia melirik Reza yang nampaknya canggung...


"Ada apa?" tanya Ariel,


"Tidak apa apa nyonya, apa saya sudah boleh pergi ke luar, saya inggin melanjutkan pekerjaan saya" Ariel terdiam. dia pun mengangguk


"Baiklah...saya permisi dulu nyonya" dengan sopan Reza berjalan menuju pintu keluar, Ariel menatap punggung kekar itu hingga hilang di balik daun pintu...


"Peria tampan, lugu, berotot, polos dan sopan, aku juga wanita normal, wajarlah aku menyukaimu Reza" lirih Ariel, dia pun melanjutkan sarapannya,


***


"Mas, lihat ini ayam yang sama" ucap Vely saat melihat ayam yang sama dengan punya Lucio,


"Iya, sama kayak punya Abang" ucap Lucio, dia pun memanggil Manggil ayam jantan itu


"Eitsss jangan, ayam mana ada makan kudapan" ucap Lucio, dia meraih jagung yang iya beli di depan dan menaburkan di depan ayam...


ayam itu mematuk matuk jagung itu.m.


Setelah itu mareka berjalan menyusuri jalanan di kebun binatang itu...


puas di kebun binatang, Bryan dan Vely mengajak anak anaknya ke mall untuk membeli baju untuk si kembar Lucio dan Hansel...


"Dad, Hansel boleh beli mainan kan?" ucap Hansel

__ADS_1


"Hari ini kalian bebas, jadi silahkan pilih..." keduanya gembira, Mareka akan mencari banyak dinosaurus yang terbaru, dan beberapa mainan ngetrend di TV


"Kita ke toko baju anak dulu, soalnya baju si kembar suka boros, apalagi kalau nyusu habis belepotan..." Bryan setuju, dia mengajak anak anaknya dan istrinya ke toko baju anak, mata Vely berbinar saat melihat diskon 80% dia akan mengambil banyak baju


"Lihatlah. mas, ada diskon besar-besaran.." Vely menyerahkan stroller si kembar dan berlari ke lorong baju..


agar tidak memakan waktu banyak, Bryan pun pergi bersama anak anaknya mencari mainan yang tokonya sebelahan dengan baju anak anak, sesudah mengatakan kepada Vely, Bryan pun pergi...


"bang, lihat ada toy poodle..." Hansel mengambil miniatur toy poodle itu kemudian memasukkan di dalam keranjangnya


"Adek lihat ada tirex..." Lucio mengambil tirex itu kemudian memasukkan di dalam keranjangnya


Banyaknya mainan membuat Lucio dan Hansel mengunakan tiga keranjang...


"Dad, lihatlah ini mainan bayi..." ada mainan gigit untuk bayi usia delapan bulan, Bryan mengambil itu dan memasukkannya di dalam keranjang Lucio


Setelah puas memilih mainan, mareka pun pergi ke tempat Vely, Vely masih sibuk dengan baju baju di tangannya, baju itu bagus bagus, apalagi baju cantik untuk Cristy..


"Mas, coba lihat. yang ini atau yang ini?" tanya Vely sambil memperlihatkan dua gaun kecil yang cantik berwarna pink dan biru


"Dua duanya" jawab Bryan


"Aku suruh pilih salah satu nya" celetuk Vely


"Ambil aja dua duanya, semuanya cantik, perincess kita pasti sangat manis saat menggunakannya..." Bryan melirik Cristy yang mengisap botol

__ADS_1


"Baiklah...."


BERSAMBUNG


__ADS_2