
saat akan pergi ke kantor polisi, Vely harus tinggal di rumah saja bersama Hansel, karena Hansel terkena alergi bentol-bentol di sekujur tubuhnya...
"Tadi adek makan apa aja?" tanya Vely saat membalur bedak gatal di tubuh mungil putranya
"Udang goreng telul my..." pas sudah, udang bercampur telur, jadilah alergi Hansel kambuh,
Hansel memang alergi terhadap telur bercampur dengan udang, hingga muncullah bentolan di tubuhnya
"Kalau begitu, kamu sama Hansel diam di rumah saja, biar aku dan Cio pergi ke kantor polisi..." Vely menganguk, dia memperbaiki baju Cio agar rapih kemudian memperbaiki jas Bryan,
"Hati hati yah mas..." Bryan mengecup sejenak kening Vely dengan penuh kasih sayang, begitupun Vely dia akan mencium pipi sang suami apabila akan berpergian, mau itu ke kantor ke manapun lah
"kak, Jangan nakal di sana yah.." Cio menganguk kemudian masuk ke mobil, Bryan memasang sabuk pengaman mobil ke tubuh putranya itu dengan hati hati
"Dah mommy....!" teriak Cio dari kaca mobil
"Dah..!" setelah mobil hilang dari pandangan nya Vely segera masuk untuk melihat anaknya yang sakit
"Sakit gak dek?" Hansel mengeleng, dia mengaruk kepalanya,
"mom, kulit nya merah putih, kayak bendela kolea..." Vely tersenyum, dia meraih tubuh mungil putranya kemudian Menganti bajunya dengan yang tipis
__ADS_1
"Sekarang adek tau kan, kalau adek alergi udang dan telur?" Hansel menganguk,
"Tapi Mamam telul gak gatal?" ujar Hansel lucu, keningnya mengerut lucu bertanda bingung "Udang juga"
"Iya kalau udang dan telur bersatu akan menyebabkan alergi..." Cio menganguk paham, kemudian dia merebahkan kepalanya di dada sang Mommy,
"My, pasti kakak lagi asik nyanyi di mobil...." ujar Hansel sambil memainkan rambut panjang Vely
"Ya, mungkin...nanti kamu nyanyi di sini aja," Hansel mengeleng, dia tidak bersemangat untuk menyanyikan lagu-lagu kesayangannya karena gatal di tubuhnya
*****
"Cio gak apa apa kalau baik dan pemaaf, tapi lihat kondisi nak, nanti kalau Cio mudah memaafkan orang bisa bisa Cio sendiri yang akan kesusahan..." peringat Bryan dengan sesekali mengelus kepala Lucio
"Susah apanya..?" Cio meninggalkan remah roti kemudian membuka tas mungil di sampingnya, dia mengambil sebotol yogurt kesukaan nya
"Jangan terlalu baik dan lemah...itu yang harus Cio pelajari, baik boleh tapi lihatlah sama siapa Cio berbaik hati..." Cio menganguk paham, Bryan sebenarnya senang Cio lebih ke sifat Vely, namun dia tidak mau anaknya itu seperti Vely yang memendam masalah nya akibat terlalu baik
"It's ok..." keduanya sampai di parkiran kantor polisi, tanpa basa basi lagi Bryan Langsung mengutarakan permintaannya, kemudian hal yang sama saat membebaskan Ariel pun di lakukan
setelah berterima kasih kepada Cio dan Bryan Daniel pun bersorak gembira, dia sangat senang sekali ingin mengawali hidup barunya, tanpa rasa suka sama mantan kekasihnya ya itu Vely
__ADS_1
selesai sudah urusan penting itu, Cio keluar dari kantor polisi dengan wajah berseri-seri, dia akan melihat om jahat nya menjadi orang yang baik,
"Cio, kita ke minimarket dulu untuk membalikkan Hansel makanan..." Cio menganguk
keduanya berjalan ke lorong Snack, mencari makanan ringan nan sehat....
banyak sudah Snack di troli belanja, "Dad, kita sudah membeli banyak makanan..." Bryan membulatkan matanya saat melihat banyak makanan di troli,
"Sudah cukup nak, nanti kita di cekik mommy..." dengan laju Bryan membawa semua makanan ke kasir
total belanjaan 1.290.00 000
"kita ke mana lagi dad?" kini Cio Sudah duduk di carseat nya
"Ke apotek lagi" Cio mengernyitkan keningnya heran
"Beli obat untuk adek Hansel ya?" tebak Cio
"Iya..." sebenarnya Bryan ingin membeli obat herbal penyubur kandungan agar Vely cepat mengandung perinces untuk nya
setelah mendapatkan obat untuk adek Hansel dan penyubur kandungan, Bryan dan Cio kembali ke rumah
__ADS_1