Perfect Daddy (Bryan& Vely)

Perfect Daddy (Bryan& Vely)
ENDING B V


__ADS_3

Puk puk puk puk puk....


Vely memukul pantat Bryan yang telungkup, sehabis bercinta pagi pagi buta Bryan justru tidur lagi bukanya siap siap ke kantor


"Bangun mas, kamu kan janji mau kerja kalau kita bercinta" ujar Vely, Bryan menarik Vely ke pelukannya dan menegelamkan wajahnya di dada bidang


"Mas kan tadi bilang gak janji..." ucap Bryan mengelak


"Kapan mas...?" tanya Vely, perasaan tadi Bryan bilang sebelum bercinta dia mengatakan bahwa dia akan berangkat kerja jika melakukan itu


"Pas kamu men desah..." ujar Bryan, Vely mencubit pinggang Bryan, na'as bukanya pinggang yang iya dapat melainkan Bulung Bryan, al hasil Bulung itu di cubit oleh Vely


"Awssss... kamu ini hobi bikin burung aku sakit" Bryan kesal kemudian mengisap ****** Vely dengan kuat, Vely antara keenakan dan kesakitan itu langsung memukuli lengan Bryan dengan pelan..


"Sakit tau" kesal Vely, lagi. kejadian seperti dulu terjadi di mana Bryan menyentil puncak dadanya


"Udah ah aku mau mandi... bye" karena kesal dengan suaminya Vely lebih baik mandi,


***

__ADS_1


Menepati janjinya Bryan membawa semua anak anak dan istrinya di kapal pesiar mewah, kapal yang iya sewa untuk 3 hari


"Wah, tuan nyonya ini benar-benar kapal pesiar kan, Tina beneran di kapal pesiar kan?" Tina Lina Vero dan Nani tidak ketinggalan, keempat bebysister itu heboh sendiri jika di ajak ke dalam kapal, di atas kapal pesiar Bryan bisa melihat Marco dan Ying di bawah sedang bermesraan saling memeluk


Sedangkan di bagian sudut ada Dimas dan Lisa yang melihat pemandangan di depannya,


ya Bryan dan Vely memilih untuk membawa kerabat dekat berlibur di kapal pesiar mewah, alasannya, supaya tidak kesepian


"Mas, kayaknya aku harus Bentangan tangan deh kayak Jack and rose..." Bryan dengan senang hati memegang tangan Vely yang menentang...


"every night in my dreams


that is how i know you go on"


Vely bernyanyi sambil menatap lautan luas, Bryan membalikkan tubuh Vely dan menatap dalam mata sang istri


"Apa kau senang?" tanya Bryan, Vely membalas tatapan sang suami, ada ketenangan di dalam pupil matanya


"Tentu, terima kasih atas waktumu mas. kau adalah ayah dan suami yang paling baik, jika boleh aku mau selamanya bersamamu, jika boleh aku mau kita mati sama sama..." mendengar perkataan halus sang istri membuat Bryan tenang, perkataan sederhana sang istri

__ADS_1


"tentu sayang, kita akan sama sama menghidupkan anak kita dan menua bersama hingga maut memisahkan" lagi, perkataan Bryan membuat Vely terharu


"Terimakasih mas sudah mau memungut ku dari kesepian" ujar nya


"Mas juga, terimakasih sudah hadir dalam kesepian mas" keduanya saling tatap Kemudian menyatukan bibir keduanya, lama keduanya berpautan mesra hingga semuanya hancur saat anak anaknya datang mengangu


"mengganggu aja..." celetuk Bryan, sedangkan Lucio hanya terkekeh geli melihat Daddy nya kesal


"Mom, aku sama Hansel berenang di kolam yah...sama Bebysister si kembar, mareka juga mau berenang" ucap Lucio meminta izin,


"Pergilah, jaga adek adek yah..." ucap Vely mengizinkan, keempatnya Berlari ke atas kapal di mana ada Bebysiter yang menuntun tangan si kembar menuju air kolam


Kembali keduanya bermesraan, Bryan mengelusi paha Bryan hingga menimbulkan hasrat cinta, Bryan mengendong Vely ala bridal style, "ayo kita buat adik, ke tujuh" Vely tertawa gembira begitupun dengan Bryan...


END...


kisah cinta Lucio ada di novel aku yg lainnya


yang judulnya "Gadis centil ku"

__ADS_1


__ADS_2