
Pagi harinya Marco menelpon Bryan, katanya kalau dia sudah menyewa jet pribadi, sebenarnya Bryan ingin naik pesawat penumpang, namun dia berubah pikiran dan menyewa jet pribadi...
pagi harinya Bryan terbangun dan melihat wajah Vely yang masih terlelap, tadi malam Mareka melakukan uwu uwu lagi karena Bryan yang mengoda Vely....
"Sayang bangun..." Vely mengeliat dan membuka matanya perlahan,
"Ada apa?" tanya Vely saat sudah menormalkan matanya menerima cahaya matahari
"kita akan berangkat jam sebelas, jadi kita bersiap siap dari sekarang..." Vely menganguk dia berdiri dan berjalan dalam keadaan tak berpakaian. mata Bryan menatap tajam kearah Vely yang tak mau tau
usai mandi dan mengunakan dres selutut berwarna navy merah, Vely pun menghias diri di depan meja riasnya...
dia mengerai rambut panjang nya yang indah,
"Mas, kamu yakin anak anak akan baik baik saja? aku takut mama dan papa kerepotan" ucap Vely cemas, Bryan berdiri dan memeluk tubuh mungil Vely
"Tidak masalah, mama dan papa sangat setuju kita pergi bulan madu, walaupun sudah terlambat..." Vely tersenyum dan mengecup pipi Bryan,
"Kamu gak kawatir apa ninggalin anak sebanyak itu sama papa dan mama?" Bryan mengeleng kepala,
__ADS_1
"Kan banyak pembantu..." Vely tak dapat berkata kata lagi, Bryan selalu punya jawaban atas pertanyaan nya
"Ya sudah sekarang kita sarapan, aku sudah pesan lewat aplikasi tadi..." Vely menganguk pasrah, dia tidak sempat masak karena dia saja bangun terlambat...
keduanya pun pergi sarapan pagi, karena mareka akan melewati waktu yang cukup lama di dalam jet pribadi yang di sewa Marco
***
"Oma...." teriak Hansel saat daging panggang yang iya pangang gosong..
"Mana Abang liat" Lucio mengeleng kepala melihat danging yang di pangang Hansel,
"Kasih minyaknya agar tidak terbakar" Hansel nyegir dan melakukan apa yang di lakukan oleh Abang nya
"Opa...." kesal Lucio
"hehehe sorry. ayo kita buat lagi" ketiganya pun mulai memangang daging yang sudah di oleskan minyak
***
__ADS_1
disinilah kedua manusia yang di mabuk asmara, keduanya duduk manis di dalam jet pribadi itu
"Mas, bisanya waktu dari Indonesia ke Paris itu berapa lama?" tanya Vely
"Enam belas jam lima belas menit, kalo pesawat berjalan dengan normal..." ucap Bryan, Vely tergelak
16 jam? bukankah itu waktu yang sangat sangat lama...
"Kalo kamu bosan kamu bisa tidur seharian, kalo enggak kita berkuda kudaan saja..." Vely memicingkan matanya. Bryan ajak main kuda kudaan di dalam jet, yang ada jet oleng dan nabrak gunung. kan gak lucu ada berita di temukan dua sejoli di dalam jet melakukan percintaan panas dan mengakibatkan terjadinya kecelakaan akibat goyangan gempa...
"Mas, aku lapar" rengek Vely manja
"mas kasih kamu makan, asalkan kita main kuda kudaan di sini" Vely memutar bola matanya malas, masa mau makan aja harus ada imbalannya,
"Ya, sudah kalo gak mau, mas juga gak kasih makanan" ancam Bryan, Vely menyeringai licik
"Aku masih bisa nahan lapar, kalo kamu bisa gak nahan gak bercinta sama aku selama berbulan bulan?" Bryan terdiam dia pun segera mengelus kepala Vely dengan lembut
"Engak kok, yang. aku gak tahan tak bercinta sama kamu..." ucap Bryan
__ADS_1
"Makanya, ada makanan ada bercinta..kalo gak kasih makanan kamu gak usah sentuh sentuh aku lagi..." ancam balik Vely
"Iya deh iya, mas pesankan..." Bryan pun mengalah dan pergi memesan makanan untuk ratu yang suka mengancam..