Perfect Daddy (Bryan& Vely)

Perfect Daddy (Bryan& Vely)
Hari desa


__ADS_3

Paginya Bryan sudah bangun terlebih dahulu, sedangkan Vely dia masih tidur karena kecapekan oleh kelakuan Bryan tadi malam...


tak berselang lama, Vely mengeliat kemudian menyesuaikan matanya dengan cahaya matahari pagi


"Morning sayang..." sapa Bryan, Vely tersenyum dan mengulurkan tangannya untuk di gendong


"Gendong..." rengek Vely manja


"Ayo..." Bryan membawa Vely ke kamar mandi,


usai mandi dan wangi Vely segera memasak sarapan pagi, semenjak pernikahan mereka, Vely tidak mengizinkan Bryan maupun kedua putranya makan sarapan hanya dengan roti,


Niat Bryan ingin membantu, namun Bryan di usir karena mengangu Vely dengan meremas dadanya


"Pergi bangunin anak anak aja..." ucap Vely ketus...Bryan dengan berat hati pergi ke kamar kedua putranya, hari ini Cio engak masuk karena hari Sabtu paud libur


"Siap bos...." Bryan pun masuk ke kamar Lucio dan Hansel


Kini Vely bisa masak dengan tenang,


__________


"Ayo ayo bangun. hey Lucio thedore, deodory Hansel...wake up fast" Cio dan Hansel bangun kemudian masuk ke kamar mandi, tentu saja Mareka berdua mandi bersama

__ADS_1


Bryan menyiapkan pakaian untuk keduanya, baju kaos cupel bertuliskan Adek Kakak berwarna hitam dan putih dan celana panjang cargo bertali kiri kanan berwarna abu-abu dan hitam


Lucio keluar terlebih dahulu,


"Dad, ****** nya mana...?" Bryan mencari di mana letak CD anaknya itu


"Engak usah pakai, Daddy gak tau di mana mommy lipat.." Cio mendengus sebal, dia turun dari kasurnya dan membongkar isi lemari yang hampir penuh oleh bajunya itu


"Astaga kau menghamburkannya, selesai mommy akan mengamuk nanti.." ujar Bryan kaget, pasalnya Vely sendiri yang akan melipat baju baju itu nanti


"di mana mommy meletakkan CD ku? apa aku tidak perlu memakai nya?" dengan iseng Cio menarik laci di bawah lemarinya, jeng jeng ****** nya ada di situ, Cio membekap mulutnya rapat-rapat


"Bukan salah aku.." ujar Hansel tiba tiba muncul,


keduanya berganti baju kemudian turun untuk sarapan,


Lucio Hansel dan Bryan terbengong melihat sarapan yang di hidangkan Vely,


Tumis kangkung, terong ungu yang di goreng, ikan asin, tempe tahu yang di goreng, sambal ikan teri campur terasi, dan teh hangat...


"Mommy masak apa ini...?" ujar Hansel sambil menoel Noel tahu goreng


"Ini adalah masakan khas desa...jadi kesayangannya mommy harus makan yah..." Lucio dan Hansel saling menatap

__ADS_1


"Apakah enak?" tanya Hansel lagi


"Tentu... cobalah kau pasti akan meminta tambah" jawab Vely


"Apakah ini hari desa sedunia, sayang?" kini Bryan yang bertanya


"Kau ini...makan lah, ini adalah masakan khas desa yang mendunia" celetuk Vely gemes kepada Hansel dan Bryan yang dari tadi banyak tanya, berbeda dengan Cio yang hanya diam dan tak sabaran ingin makan


"Ayolah mom, aku tidak sabar untuk mencicipi makanan ini" Vely mengautkan nasi putih hangat terong ungu yang di goreng, tempe tahu dan tumis kangkung di dalam piring Cio, begitupun untuk Hansel dan Bryan


Sama sama mareka menikmati makanan yang mareka suap di mulut mareka itu


"Mommy aku mau yang unggu..." Hansel menunjuk ke arah terong goreng


"Apakah enak?" tanya Vely


"Enak, rasanya manis asin dan gurih..lope mom" Vely tersenyum, keempatnya makan dengan lahap, Vely tersenyum melihat ketiga kesayangannya itu yang menyukai masakan yang iya buat


"Mulai hari ini kita akan makan makanan desa tiga kali se Minggu... misalnya Senin Rabu Jumat kita makan makanan desa kemudian Selasa Kamis Sabtu makan makanan kota, dan Minggu kita makan makanan kota dan desa..." ketiganya menganguk setuju, toh tidak terlalu buruk untuk di konsumsi


usai semuanya makan, kini keempatnya duduk di sofa sambil menikmati secangkir teh hangat buatan Vely,


"Sayang, mau berangkat jam berapa?" Vely melihat jam besar di dinding

__ADS_1


"sekarang aja, soalnya nanti kita harus Menganti sprei Lucio dan Hansel," Lucio membulatkan matanya, kamar tidur dia dan Hansel kan berantakan


BERSAMBUNG


__ADS_2