Perfect Daddy (Bryan& Vely)

Perfect Daddy (Bryan& Vely)
Bryan yang malang


__ADS_3

Hari ini hari di mana Bryan dan Ariel melaksanakan pernikahan mareka, namun karena musibah yang di buat oleh Ariel, membuat Ariel dan Bryan tidak jadi menikah...


Jam menunjukkan pukul delapan pagi, Bryan berniat untuk pergi ke kantor, namun karena ada kumpul keluarga membuat Bryan Cristian Rahardian dan Dimas Cristiano Rahardian tidak jadi pergi ke kantor..


"Bryan, papa dan mama tau kesedihan mu" ucap Farhan Rahardian papa nya Bryan


"Nak berhubung pernikahan kamu dan Ariel tidak jadi di langsungkan, bisakah mama yang mencari pengantinya?" tanya Alice sambil menatap wajah putra keduanya itu


"No no no, Bryan tidak mau, kalau mama bersikeras mencari jodoh buat Bryan maka Bryan tidak akan mau menikah" ucap Bryan tajam


"Oh Bryan yang malang" ucap Dimas mengejek sang adik


"Makannya kalau jadi adik itu harus nurut sama Abang" ucap Dimas menatap wajah Bryan yang nampak masam


"Hurfttttt setidaknya aku masih bisa ke club malam dan minum minum, masih bisa pulang terlambat dan ngumpul bareng teman" ejek Bryan balik, Dimas berubah masam dan menatap tajam wajah Bryan, Bryan menyambung perkataan nya


"Aku ingat betul saat kak Dimas belum menikah dengan kak Lisa... sering mabuk, ke club dan ngumpul bareng teman temannya, bahkan kak Dimas di cap playboy berkelas oleh teman temannya" ucap Bryan memanas manasi Lisa agar memarahi Dimas....

__ADS_1


"Benarkah itu adik ipar?" tanya Lisa penuh dengan kecurigan


"Hahaha benar sekali nak, anak papa yang pertama ini sangatlah mudah Menganti ganti pasangan" ucap Farhan


"dad on my side...." Bryan tersenyum licik


"Sayang sebaiknya kita bicara masalah Bryan yang tidak jadi menikah, dan mengalami kemalangan" ucap Dimas mengubah topik pembicaraan.....


Mareka mulai berbicara, namun pikiran Bryan hanya pada Vely, mengapa saat menatap foto seorang gadis manis itu membuat Bryan sangat candu, bahkan dia terus mencari keberadaan Vely....


"Tidak apa apa ma, aku hanya memikirkan meeting yang tertunda" bohong Bryan


"Tidak perlu memikirkan pekerjaan di saat kita kumpul keluarga.....papa dan mama akan berangkat ke Singapore lusa, jadi kalian kalau mau pencar silahkan, tapi jika ada papa dan mama di sini maka kalian harus tinggal di rumah ini" ucap Alice menatap wajah kedua putranya dan menatap wajah cantik menantunya itu....


"untuk Lisa, mama berharap semoga asil bayi tabung kamu nanti ada yah, lihatlah mama udah tua dan bentar lagi mati, jadi..yah kalian tahulah itu," ucap alice mengelus punggung menantunya....


"Tidak hanya Dimas dan Lisa, dan kamu Bryan harus segera punya istri jika papa pulang kamu belum punya pasangan maka kamu akan mama nikahkan dengan seorang wanita yang mamah pilih" ancam alice...

__ADS_1


***


Vely dan para sahabatnya tengah menikmati menu yang mareka pesan, Vely menatap makanan Ella dengan penuh dambaan


"Vely loe mau ya?" tanya Ella


"aku mau pesan itu," tunjuk Vely pada makanan Ella.....


Ella pun memesan makanan yang sama untuk Vely, sahabat sahabat nya sangat memperhatikan gaya makanan Vely, tak jarang mareka yang mencari makanan untuk Vely.....


"Btw liburan kita di desa waktu itu sangat menyenangkan bukan, aku rasa jika kita pergi ke sana kembali tidak ada salahnya" ucap Nia


"Hurftttt lihatlah perutku, aku tidak bisa bebas Sekarang, ada Junior yang harus aku jaga" ucap Vely tersenyum namun ada guratan kesedihan di matanya


"Lain kali kita bawa si junior" Ella Nia dan Widia tertawa lepas, nampaknya tawa mareka nular hingga Vely pun ikut tertawa keras dan membuat perhatian para siswa dan siswi beralih ke Mareka


BAB 8 SELESAI

__ADS_1


__ADS_2