Perfect Daddy (Bryan& Vely)

Perfect Daddy (Bryan& Vely)
{epd 21}


__ADS_3

Semenjak kejadian mimpi buruk tersebut Vely selalu bertanya, apakah kalian baik baik aja...


itulah pertanyaan nya, seperti hari ini Vely akan ke RS bersama anak anaknya untuk cek kesehatan...


"Semua sehat.., tidak ada yang perlu di kawatir kan..." ucap dr anak tersebut


"Syukurlah, bagaimana dengan Tio, apakah dia sehat sehat saja?" tanya Vely lagi


"Tio sehat kok..." ucap dr anak tersebut, Setelah membayar vitamin anak anaknya Vely menghampiri Bryan yang menjaga enam orang anaknya yang duduk di ruang tunggu


"Mas, kita langsung pulang atau jalan jalan dulu?" tanya Vely saat melihat mata si kembar empat yang kuyup ingin tidur


"pulang aja, yang. liat anak anak kayaknya ngantuk" Setelah mengatakan akan pulang, si kembar empat berjalan sambil bergandengan tangan, melihat itu membuat Bryan dan Vely saling tatap Kemudian tersenyum


Sampai di rumah si kembar dan kedua Kakak mareka pergi mencuci tangan untuk menghilangkan virus yang lengket di tangan mareka


"Kalian kalau mau tidur tidur di kamar aja yah, jangan nonton lagi..." setelah memastikan ke-enam anak itu masuk kamar barulah Bryan menarik tangan Vely ke kamar...


"Mas kenapa?" tanya Vely bingung

__ADS_1


"Tadi malam kamu gagal servis di atas karena anak anak belum tidur, sekarang kamu lakukan..." dengan cepat Vely melucuti pakaiannya dan melakukan perintah suaminya


di skip ajah....


Vely terbangun dari tidur saat jam satu siang, ternyata di bawah ada Bebysiter si kembar yang baru datang


Vely mengumpulkan semua pakaiannya kemudian masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri...


setelah selesai Vely kemudian menyelimuti suaminya yang telanjang di dalam selimut,


barulah dia pergi keluar


Vely menghampiri Tina Vero Nani dan Lina yang bermain dengan anak anaknya yang sudah bangun, entah berapa ronde kedua pasturi itu menghabiskan waktu di ranjang hingga Bryan tak berdaya


"Belum lama Bu, mungkin beberapa menit yang lalu" jawab Nani sambil menyusun Lego house untuk Cristy


Lucio menghampiri Vely dengan tersenyum penuh arti...


"ada apa, Hem?" tanya Vely sambil mengelus Surai hitam legam Lucio yang Jatuh di dahinya

__ADS_1


"Mom, tadi abang liat di YouTube, kayaknya enak deh mom" Lucio memberikan iPad miliknya kepada Vely, Vely mengerutkan keningnya


Bakso lava beranak, bakso jumbo terdapat banyak jenis isian ada bakso pentolan kecil telur puyuh dan cabe rawit merah


"Tapi ini pasti pedas banget nak..." ucap Vely sedikit tidak setuju kalau Lucio makan makanan se-pedas itu


"Palse mom, Abang tahan kok makan-nya... mau yah mom" iba Lucio, Hansel yang sama tergiur pun menghampiri dengan pipi gembul nya yang terus bergerak gerak tergiur


"Iya mom, pasti enak" ujarnya menimpali perkataan Lucio, karena kasian melihat wajah putranya yang penuh harap itu akhirnya Vely tersenyum kemudian menganguk


"Baiklah, tunggu Daddy bangun" keduanya ber yes ria sambil mengelilingi sofa tempat di mana Vely duduk


"Hati hati jatuh..." ucap Vely memperingati kedua putranya yang berlari lari


Tak lama Bryan muncul dengan tiba-tiba sambil mengecup kening Vely, melihat kemesraan kedua orang yang menjadi majikan nya, keempat bebysister itu tersenyum malu


"Dad, anak-anak mau beli ini, kamu pesan yah" Vely menyerahkan iPad milik Lucio, Bryan tersenyum manis


"Apa jangan jangan kamu hamil, sayang, makanya kamu mau makan makanan se-pedas ini" ucap Bryan antusias, mendengar itu Vely mendelik kesal

__ADS_1


"Apa kau tadi tidak mendengarkan perkataan ku? aku mengatakan bahwa Lucio dan Hansel yang menginginkan nya..." ucap Vely, Bryan tergelak sedangkan Lucio dan Hansel hanya tertawa mengejek Daddy-nya yang kena omel Vely


BERSAMBUNG


__ADS_2