Perfect Daddy (Bryan& Vely)

Perfect Daddy (Bryan& Vely)
Cucu Alfa (Alice Farhan)


__ADS_3

Ella dan teman temannya yang lain bengong melihat wajah Bryan dan Vely yang nampaknya serius....


Ella yang tau hubungan antara Cio dan Bryan pun memilih untuk mengajak Nia dan Widia untuk kembali,


"Nia Widia kita balik aja yok...." ajak Ella


Nia memainkan matanya mengisyaratkan kalau dia masih ingin mendengar Jawaban yang belum Vely berikan padanya...


Ella pun berbisik


"Aku tau jawabannya" ucap Ella dan mengajak teman temannya pulang


"Emm, Vel kita balik yah...." ucap Ella berpamitan, dia membiarkan Bryan dan Vely menyelesaikan urusan mareka dan memilih untuk tidak menggangu mareka saat berbicara


Setelah semuanya pulang Bryan pun memegang tangan Vely dan berbicara


"Dimana anakku...?" Bryan menengok ke kiri dan kanan mencari dimana Cio berada


"Aku tegaskan dia bukan anak mu...." herdiknya kuat dan menimbulkan suara yang cukup besar hingga Cio yang di dalam kamar menangis


Vely segera berlari dan mengedong bayinya,

__ADS_1


Bryan yang melihat vely pergi pun mengekori dari belakang


"Aku ingin mengedong nya" ucap Bryan tiba-tiba muncul


"Keluarlah, aku tidak bisa memberikan nya pada mu" mata Vely memerah bertanda akan menangis


Bryan terhenyak, dia menatap wajah cantik Vely yang kini berderai air mata, Vely bahkan membelakanginya dan tidak mengizinkan Bryan untuk melihat anaknya


"Aku ayahnya dan kau ibunya, lalu kau mau mengelak?" ucap bryan, Vely terhenyak dan terdiam kaku


"nanti jika dia besar dan di bully oleh teman temannya dan di ejek tidak memiliki ayah apakah kau tega...." ucap Bryan dan mencoba untuk menyentuh pundak Vely, Vely menghindari tangan Bryan


"Aku bisa menjadi ayah sekaligus ibunya, aku juga bisa jadi nenek sekaligus kakeknya..." ucap Vely dan hendak mengusir Bryan


"Kau pilih yang mana...aku bawa anak ku atau kamu menerima aku sebagai ayahnya?" ucap Bryan tajam dan memberikan pilihan untuk Vely


"Kenapa semua laki laki biasanya mengancam dan tidak memikirkan perasaan seorang wanita.....aku hanya ingin hidup tenang bersama anak ku apakah salah,?" Isak Vely bahkan dia sudah sesegukan dan bergetar hebat


"Hiks hiks hiks, jika dia tidak ada di rahimku aku lebih memilih untuk mati saja...." ucap Vely sedih


"Kau tidak salah, aku yang salah, aku minta maaf karena sudah membuat kamu hancur dan mengandung anakku....." Bryan menenangkan Vely dan mencoba untuk memeluknya,

__ADS_1


Di luar kos ada tiga orang, eh maksudnya empat orang yang sedang mengintip Vely dan Bryan, siapa lagi kalau bukan tiga sahabat nya Vely dan mami Wenda yang kebetulan baru pulang dari bar


"Sedih yah, gue kira tu cowok engak bakalan nyari Vely dan ternyata di luar dugaan ku" ucap Ella sambil menghapus air matanya haru,


"Aku mengira dia tidak mencari Vely saat itu, dia tidak mengejar aku dan Vely dan mungkin menyerah untuk mendapatkan Vely dan Cio," Ella mengingat jika waktu dia dan Vely di cegat oleh Bryan Vely sempat menipu Bryan dan melarikan diri, Ella kira Bryan tidak akan datang lagi dan menemukan Vely sekarang


"Mami tidak menyangka kalau ayah Cio itu adalah Bryan Cristian Rahardian, pantasan Cio ada ngirip ngirip dengan Bryan..." ucap Wenda sama terharu


Kembali ke Bryan dan Vely,


"Apa kau tau, papa dan mama aku sangat bahagia sekali saat mengatahui kalau mareka sudah punya cucu" ucap Bryan saat mengingat betapa antusiasnya Alice dan Farhan saat meminta Bryan untuk segera menemui Vely


Vely hanya diam dan menunduk, dia malu sekali, apalagi dia melihat di kaca ada orang yang mengintip mareka berdua saat Bryan memeluk Vely.....


dasar tukang mengintip,


Bahakan mami juga mengintip, itu juga Ella Widia dan Nia tadi katanya mau pulang....


Batin Vely


BAB 15 SELESAI

__ADS_1


__ADS_2