Perfect Daddy (Bryan& Vely)

Perfect Daddy (Bryan& Vely)
bertubi-tubi


__ADS_3

"Kenapa pa, kok kayak kebingungan gitu?" tanya Alice Setelah meletakkan Beby Lucio di atas kasur


"Dimas ma, katanya ada suprise...." jawab Farhan


"Pasti prusahaan nya beranak cabang lagi" tak mau terlarut dalam kepenasaran akhirnya kedua kakek dan nenek itu ikut tidur di kiri dan kanan cucu pertama mareka itu


***


"Gimana dok, aman kalau pulang hari ini?" tanya Vely, ini sudah kali ke tiganya dia menanyakan hal itu pada dokter


"Aman Bu, jangan terlalu banyak gerak, nanti kalau lukanya sudah kering bawa balik ke RS lagi yah, kita akan mencabut benang lukanya" Bryan dan Vely menganguk....


Setelah berjabat tangan dengan dokter keduanya pun melangkah keluar....


setelah masuk ke mobil Bryan dan Vely duduk di kursi penumpang,


"Pastikan tubuhmu baik baik aja" Bryan tersenyum dan meletakan tanganya di jidatnya, (Kayak hormat tiang bendera)


"Siap ibu negara" Vely terkekeh dan menyandarkan kepalanya di bahu Bryan


"Cio lagi ngapain ya, pasti lagi minum susu" ucap Vely saat mengingat Beby Lucio


"Sayang, aku gak sabar nikah sama kamu, mungkin kita kasih adek baru untuk Cio" Vely membulatkan matanya, belum genap setahun dia merasakan sakitnya melahirkan dia malah di suruh memiliki anak lagi


"Ngak mau" ucap Vely


"Loh kenapa?" ucap Bryan

__ADS_1


"Aku engak mau, kan Cio masih bayi, kamu ni gimana sih jadi bapak" Bryan terkekeh dan mencium kedua pipi Vely dengan gemas


"Aku kan gak minta sekarang, nanti nanti loh cinta" Vely menghela nafas panjang,,


sampainya di rumah Bryan, Bryan dan Vely di sambut oleh kedua orang tua Bryan dan Lisa, Dimas saat itu sedang di dapur membuat rujak permintaan Lisa


Kini mareka telah berkumpul di sofa ruang keluarga,


"Kami punya kejutan untuk kalian" ucap Dimas dan Bryan bersamaan... keduanya saling pandang dan melebarkan mata


"Kau mengikuti ku" ketus Dimas


"Hey kau yang mengikuti ku" jawab Bryan tak kalah ketus....


"Aku akan menyampaikan hal penting..." ucap Dimas


"Aku pun" jawab Bryan


"Baiklah kau duluan" ucap Dimas mengalah..


"Kau saja. punya ku lebih penting" tutur bryan


kekeh


"kalian mau ngomong apa, kok malah berdebat?" kini Alice yang menegahhi kedua putranya itu yang selalu berdebat, padahal sudah besar


Lisa dan Vely hanya bisa diam melihat kedua suami Mareka yang kekanak-kanakan, bahkan Cio yang di gendongan Vely terdiam melihat Daddy nya berdebat padahal baru aja sembuh

__ADS_1


"Bryan kamu mau ngomong apa?" tanya Farhan


"Gini pa, aku sama Vely mau menikah, mungkin dalam Minggu ini" Alice menutup mulutnya tidak percaya, secepat itu kah Vely menerima Bryan, dia mengira kalau Vely dan Bryan akan menikah dengan waktu yang sangat lama....


"Benarkah itu? astaga ini berita yang sangat bahagia...." pekik Alice senang...Farhan tersenyum dan menepuk pundak Vely


"Terimakasih nak kamu sudah mau menerima kalau Bryan akan bertanggung jawab atas Cio, mulai sekarang pangil kami papa dan mama, karna kamu akan menjadi menantu kami,...." ucap Farhan senang


"Punya nyali juga dia melamar kamu Vel" ucap Dimas tak kalah tersenyum senang,


"Punya lah, kan aku gentel men...." sombong Bryan,


"Sekarang Dimas, kamu mau ngomong apa?" ucap Alice


"Selain Cio kalian akan punya cucu dari Dimas dan Lisa, karena Lisa sedang hamil sekarang ma pa,,,," Alice meneteskan air matanya, benar benar bahagia, kehadiran seorang anak adalah hal yang di nantikan Dimas dan Lisa, Alice bisa liat itu saat Dimas dan Lisa merawat Cio....


"ya tuhan, selamat nak selamat...." Alice memeluk Lisa dan mencium keningnya,


"Terimakasih ma...." ucap Lisa....


"Kalian memberikan kebahagiaan yang bertubi-tubi untuk papa dan mama. mama dan papa sangat bahagia," ucap Farhan....


Keluarga besar itu akhirnya makan bersama,


walaupun ada perdebatan kecil antara Dimas dan Bryan, masalah tocker...


"Gimana kren kan tutorial membuat anak dari aku" ucap Bryan saat ini dia dimas dan Cio sedang duduk santai di sofa,

__ADS_1


"keren brooo...." keduanya tertawa


BAB 35 SELESAI


__ADS_2