
lima bulan berlalu....
Vely kini sedang duduk di balkon kamar, semenjak dia mengonsumsi obat KB yang di berikan Bryan Tempo hari itu, dia sering merasakan hal aneh uang terjadi
"Ada apa dengan tubuh ku akhir akhir ini..? Rasanya kurang vit, bahkan bulan ini dan bulan kemarin aku enggak datang bulan..." Vely terus menatap taman buatannya dari arah balkon
****
sore harinya saat Bryan sudah pulang, Vely melayani suaminya itu terlebih dahulu, barulah dia turun memasak
"Sayang, ada apa dengan wajah mu ini...?" Bryan mengelus pipi Vely yang pucat
"Engak tau, akhir akhir ini aku kurang vit,..." Vely menghela nafas berat, dia pun bingung dengan kondisi tubuhnya yang sekarang
"Kau tidak mau berdandan lagi...?" Vely mengeleng kepala bertanda tidak
"Tidak usah masak yah, nanti kita pesan aja lewat aplikasi..." karena tubuhnya terlalu lemah Vely pun memutuskan untuk setuju memesan makanan melalui aplikasi
Cio Hansel Bryan dan Vely sedang menikmati makanan mareka masing masing, Vely sangat menikmati nasi goreng yang iya pesan...
"Sayang... rasanya kita harus ke dokter untuk periksa keadaan kamu..mas cuman Takut kamu kenapa Napa..." Vely mengeleng kepalanya,
__ADS_1
"Engak perlu mas, aku baik baik aja kok..." Bryan engak banyak omong, dia hanya takut istrinya itu kenapa Napa
*****
Keesokan harinya Vely memuntahkan semua isi perutnya yang iya makan tadi malam. Bryan panik bukan main, dia segera menyiapkan mobil untuk membawa Vely ke RS
"Kita ke RS sekarang, mas takut kamu kenapa napa..." Vely menganguk pasrah saat tubuhnya di gendong oleh Bryan
"Cio dan Hansel nanti Oma dan opa datang ke sini yah, kalian jangan keluar dari rumah," Cio menganguk, dia takut mommy nya kenapa napa jadi dia segera menyuruh Daddy nya untuk cepat cepat ke RS
Mobil melaju membelah jalanan, Bryan mengelus kepala Vely dengan lembut...
"Sayang, kamu baik baik aja kan?" Vely yang masih sadar itu menganguk, dia sebenarnya lemah sekali, mungkin lambung nya kosong tak berisi
Vely di bawa ke ruangan ICU untuk di periksa, Bryan dengan setia menemani istrinya itu
"Bagaimana keadaan istri saya dok?" tanya Bryan saat Vely sudah di periksa
"Saya mau tanya, kapan terakhir kali ibu mendapatkan haid?" Vely mengigat ingat,
"Bulan April dok, tanggal 20 April dok" jawab Vely pelan,
__ADS_1
"Jadi bukan Mei Juni tidak haid lagi?" Vely mengeleng kepala, dia inggat sekali kalau dua bulan ini dia tidak mendapatkan haid lagi
"sepertinya ibu sedang mengandung, untuk mendapatkan hasil yang pasti, kita melakukan USG..." Vely terdiam seribu bahasa, sedangkan Bryan dia ber yes ria di dalam hatinya...
Beberapa menit kemudian
"nah liat Bu...ini janin dan fiks ibu sedang hamil dan usia kandungannya sudah mau menginjak tiga bulan" Vely menatap wajah Bryan yang gembira, namun sejuta pertanyaan bertengger di kepala Vely, bukankah dia meminum pil KB, lalu kenapa bisa kebobolan lagi? ah dia tidak tau kalau suaminya itu sedang menipu nya
"tapi dok, saya minum pil KB, lalu mengapa bisa hamil?" tanya Vely
"Mungkin ini pernah lupa meminumnya?" Vely mengingat ingat, dia tidak pernah lupa
"saya tidak pernah lupa meminumnya." dokter itu pun menjadi bingung
"Pil jenis apa yang ibu minum...? seharusnya jika ibu rutin maka tidak akan kebobolan lagi" tanya Dr memastikan
"Apa mereknya?" tanya Vely kepada Bryan
"Sebenarnya, pil yang kamu minum itu adalah..." Bryan menjeda omongannya, dia sudah pucat pasi..
"Pil apa, Bry?" tanya Vely lagi
__ADS_1
"Itu, pil...pen-yu-bur ka---kandungan" Vely membulatkan matanya kesal, dia sudah menipu dirinya dengan memberikan pil penyubur kandungan dengan berkata kalau itu pil KB...
BERSAMBUNG