Perfect Daddy (Bryan& Vely)

Perfect Daddy (Bryan& Vely)
Cerita Farhan II


__ADS_3

"Semenjak saat itu ayah ku selalu sendiri, aku merasa bersalah telah membuat ibuku meninggal, bahkan ayahku selalu berkata kalau aku adalah anak yang keras kepala...."


Farhan menghapus air matanya yang mengalir deras


"Pada suatu hari ayahku memukul ku, dia mengatakan kalau aku anak yang tidak tau di untung....dan itu mengundang emosi ku"


Saat Farhan di pukul...


"Dasar anak tidak tau di untung..!!!" herdiknya Thedorus kuat


Farhan berdiri dan mengepalkan tangannya keras,


"Kalian sendiri yang membuat ku tidak tau di untung, apakah aku salah, kalian membuang ku dan memunguti ku kembali.... apakah kau tidak tau ibu yang aku sayangi dari kecil mati di tangan kalian, dan apakah aku salah membalas kan dendam ibuku....!!!!!??" teriak Farhan dan mendelik, Thedorus terdiam dan menunduk bahkan Ria yang baru berusia lima tahun itu menangis di dalam peluk kan bebysiternya


"Bahkan aku tidak ingin memaafkan Alisa, dia egois, namun aku tidak ingin dia masuk neraka karena gagal menjadi ibuku dan jahat kepada anaknya....." Farhan dan Thedorus berhenti berkelahi dan Thedorus datang dan memeluk putranya itu


"Ayah hanya Ingin satu nak, ayah ingin kita hidup bahagia dan saling menyayangi....ayah tidak bisa pungkiri kalau kehilangan ibumu adalah kehilangan separuh nyawa ayah, berjanji lah kepada ayah...kau tidak akan pergi, ayah akan menepati ayah kepada ibumu untuk merawat dan menjagamu," mulai dari situlah Farhan mulai menerima Thedorus menjadi ayahnya


Kembali ke Farhan


"Sekarang, keinginan kakek mu terpenuhi nak, dia ingin harta nya di berikan kepada cicit pertama nya, dan itu harus aku yang berikan," Farhan menyerahkan kotak berserta sertifikat perusahaan besar ALTHE COMPANY untuk Vely.....


"Sebaiknya berikan pada Bryan, Cio anak bryan juga, jadi biarkan Bryan yang pegang" Vely tidak mau memegang aset berharga itu...


Farhan tersenyum melihat kepolosan Vely, orang akan senang jika di berikan harta berlimpah, namun wanita yang satu ini sedikit berbeda,

__ADS_1


"Menikahlah dengan ku" ucap Bryan saat hening melanda


"A--apa kata mu? menikah?... janganlah bercanda tuan, saya sedang tidak ingin bercanda" ucap Vely ketus


Farhan Alice Dimas dan Lisa terbengong mendengar kalimat Vely yang menganggap seorang Bryan bercanda,


"Apa aku terlihat bercanda....? bahkan wajah ku sangat serius" ketus Bryan kesal,


"Jika kamu tidak mau menikah dengan Bryan, maka kamu harus memegang perusahaan raksasa ALTHE COMPANY" ucap Dimas menakuti Vely


"Aku......" Vely di landa kebingungan sekarang, dia merasa kalau tidak mungkin bryan menikahhi nya karna cinta, dia berfikir kalau Bryan menikahi nya karna Lucio.....


***


Trig tringg tinggg


"Hallo...." ucap Ella


"Kenapa lu? kayak engak semangat hidup" ucap Widia


"Kalian kemana aja....mentang mentang udah punya gebetan, gue sebagai seorang jomblowati tersingkir kan" ketus Ella


"elehhh...loe pikir gue punya pacar apa? gue engak pacaran kok El, pasti Lo kira gue suka sama Adi, kan ngaku Lo?" ucap Widia...


Widia memutuskan untuk tidak memiliki hubungan dengan seorang pria, dia berpegang teguh pada komitmen agar tidak terjerumus ke dalam penderitaan, penderitaan karena cinta segitiga cinta monyet,....dahlah yang penting dia bahagia.....

__ADS_1


"Bisa aje lu...." kekeh Ella


"Kita jalan yok, shoping...." ucap Widia saat mareka masih telponnan


"Yok....eh tunggu, btw Vely kita ajak yok...." ucap Ella


"kita jangan ganggu dia El, dia masih pendekatan dengan dadynya Cio," Ella menepuk jidatnya,


***


"Tapi saya masih muda...." Vely menyengir saat di tanya


"Tapi sudah punya ekor ya..." ledek Alice, Vely menghentikan cengiranya dan menatap wajah Bryan,


"Kalau kita temanan aja gimana, aku tidak mementingkan harta itu...." Vely mengerucutkan bibirnya lucu, dia benar benar memiliki kelakuan bocah


"sesama teman sudah memiliki anak, dan teman di ranjang" bisik Bryan, dan hanya Vely yang dengar..


plakkkkk......"Dasar...." Vely kesal saat membahas Masalah ehem ehem....


"kami menungu jawabanmu Vely...." ucap tuan Farhan,


"Aku.....ba.." ucapan Vely terputus saat si kecil menangis karena haus


BAB 19 SELESAI

__ADS_1


__ADS_2