Perfect Daddy (Bryan& Vely)

Perfect Daddy (Bryan& Vely)
kasih sayang...


__ADS_3

Bryan dan Cio baru saja keluar dari kamar mandi, sudah satu jam mareka mandi tepatnya bermain air, kini keduanya sudah keluar dari situ, Vely yang habis dari teras rumah itu segera menghampiri dua kesayangannya itu


"mas nanti demam loh..." kesal Vely


"Ya maaf....habisnya dia kesenangan di sana" Vely memutar bola matanya malas, ada saja alasan suaminya itu


"Sini nak, kita ganti baju...." Bryan mengeleng kepalanya,


"Jangan gendong gendong, dia berat" Bryan membawa Cio ke kasur dan meninggalkan anaknya di situ, Vely dengan cekatan memasang baju anaknya, mulai dari Popok, minyak telon, bedak, hingga parfum..


Tadaaaaaa Cio sudah tampan dengan baju piyama putih bergambar dinosaurus sedangkan Bryan mengunakan baju piyama abu abu, untuk membiasakan anak nya melihat warna itu lagi pula piyama abu abu itu berbentuk jas....


"Mommy masak dulu yah..." Cio dan Bryan menganguk, keduanya duduk di sofa Kamar sambil menonton tv


Di dapur Vely sudah memotong sayuran, dia ingin membuat sup ayam kampung dengan sayuran hijau di dalamnya. dia juga merebus telur ayam yang putih...


Setelah satu jam berkutat dengan peralatan dapur kini Vely sudah menyusun makanan di meja, ada sup ayam kampung, ayam goreng, telur rebus dan tumis kangkung...

__ADS_1


tepat saat itu Cio dan Bryan keluar dari kamar, kedua peria itu mencium aroma sedap dari dapur hingga perut keduanya kroncongan akibat lapar


"Wah.. beneran kan apa yang Daddy bilang kalau mommy lagi masak enak..." Vely tersenyum, dia mulai mengaut nasi ke piring Bryan, setelah itu dia mengaut nasi dan sup untuk Cio,


setelah berdoa ketiganya mulai makan, Cio yang sudah duduk di bangku tinggi kusus untuk nya itu segera melahap makanan yang tersedia di hadapannya...


entah lapar apa masakan Vely keenakan, Cio menghabiskan nasi di mangkuk khusus balita miliknya...


"Wah udah habis, mau tambah lagi gak?" tanya Vely lembut,


"Au...." jawab Cio


"Cio, besok kan kita ke kebun binatang, Cio tau gak binatang apa apa aja yang ada di dalam kebun binatang?" tanya Vely, saat ini mareka bertiga duduk di sofa sambil memakan cemilan puding buatan Vely...


"Ada....emm. temut, alimau, beluang, tinga, Monet, Bulung, banak banak..." ucap Cio sambil mendikte nama nama hewan


"Betul banget, anak Mommy pinter deh..." puji Vely

__ADS_1


"Anak Daddy juga," ucap Bryan


"Ya dong kan anaknya Daddy Bryan dan mommy Vely" lanjut Vely,


Saat habis makan tadi ketiganya video call sama dedek Hansel, bayi yang baru berusia satu Minggu itu sedang meminum susu, lusa Mareka akan menjemput anak kedua mareka itu, rencananya mareka akan ke pantai, berempat


Ketiganya kembali ke kamar, Cio tidur di tengah tengah antara Vely dan Bryan, jangan salah di depan mareka ada baju abu abu yang di gantung,. Cio sudah terbiasa melihat itu...


keduanya mengecup kening anak pertama yang membuat mareka menikah itu dengan penuh kasih sayang,


"Daddy dan mommy sangat menantikan Cio yang dulu..., semoga Cepat sembuh yah nak, Daddy sangat sayang sama kamu..." ujar Bryan, tak lupa dia menyembatkan doa kepada Tuhan agar di beri kemudahan dalam proses penyembuhan putranya


Kini Bryan dan Cio sudah tidur, Vely menatap wajah tampan anak pertamanya itu dengan lembut, seandainya dia bisa menjaga anaknya itu dengan baik, mungkin Cio tidak se terauma ini... matanya mengalir deras cairan bening, dia mengelus kepala Lucio dan memeluk tubuh mungil putranya itu dengan lembut...


"Maafkan mommy nak, akhir akhir ini mommy selalu membuat mu kekurangan kasih sayang, saat hamil mommy selalu membuat mu sibuk dengan apa yang mommy mau, bahkan setelah mommy melahirkan kamu harus berbagi kasih sayang dengan adikmu..." , batin Vely, dia menghapus air matanya


"percayalah nak, bahwa kasih sayang mommy dan Daddy selalu besar untuk mu, mommy janji akan memberikan seluruh cinta mommy padamu dan adik kecil mu...., cepat sembuh sayang, jagoan kecil mommy yang sudah besar.." senyum merekah di wajah Vely, dia pun tertidur bersama dengan kedua laki laki yang siap akan menjaganya kelak...

__ADS_1


Dulu Vely sempat takut menjadi seorang ibu, dia takut tidak bisa menjaga anaknya, namun apa yang iya takutkan malah terjadi, bahkan anaknya trauma akibat dirinya yang pergi meninggalkannya di bangku taman sendirian...,...


BERSAMBUNG


__ADS_2