
Hari ini kondisi tubuh Kris kurang sehat, dia demam tinggi tadi malam hingga membuat Bryan dan Vely berjaga, kabarnya kalo salah satu anak kembar sakit maka saudara saudaranya yang lain akan ikutan sakit, namun syukur sekali si kembar empat tidak mengalami itu
Setelah kepergian suaminya bekerja, Vely bergegas ke dapur untuk mencuci piring, di punggung belakang nya ada Kris yang sedang iya dukung...
"God heal my son, restore his lost joy. my god he is my inspiration...." Vely bersenandung kecil sambil menengok Kris yang menyender di punggungnya
dari kejauhan nampak Lucio yang sedang mengintip Vely, guratan kesedihan terlihat dari wajahnya "kasihan mommy kesusahan..." batinnya
"kenapa kak?" Hansel tiba tiba muncul dan menepuk pundak Lucio yang melamun
"Dek, lihat mommy. pasti dia kecapekan" Hansel melihat Vely yang masih bersenandung di sana
"Kita bantuin Yo kak" ide Hansel, Lucio nampak berfikir mencari ide, kemudian
"Aha...ikut Abang sekarang" Hansel berlari mengekori langkah Lucio,
"Bangku? buat apa?" heran Hansel
"sini aku bisik..." Hansel mendekatkan telinganya ke mulut Lucio
"weswesweswesweswweswes" Hansel menganguk faham
__ADS_1
***
"Mommy...Adek Tino dan Tio nangis mom." bohong Lucio
"Benarkah, oh kalo begitu mom pergi ke kamar dulu" bergegas Vely Berlari kecil ke arah lift khusus untuk ke lantai tiga...
Setelah tidak melihat mommy nya tidak ada lagi, Lucio memberikan kode kepada Hansel agar keluar,
"Mana bangkunya?" tanya Lucio, Hansel menepuk keningnya, dia lupa
Di sinilah keduanya, Lucio tukang gosok piring Hansel tukang bilas dan menyusunnya di kabinet, keduanya saling bekerja sama membantu Vely yang dari semalam kecapekan, "Kak masih ada sisa kotoran nya, kakak gak bersih nyucinya" ujar Hansel saat melihat ada minyak di gelas
"Itu kan belum di sabun, dek" celetuk Lucio datar. Hansel tergelak cengengesan
Keasikan menyuci piring tidak sadar ada Vely yang mengabadikan momen tersebut dengan hp nya..."Entah kebaikan apa yang aku lakukan di masa lalu? hingga masa depan ku seindah ini" buliran bening itu menetes ke pipi mulusnya, tadi Kris iya tinggal di boxs nya karena sudah tidur tak lupa juga dia meninggalkan monitor bayi di dekat Kris agar iya tau bayi nya menangis atau tidak
Vely mendekati keduanya dan memeluk tubuh mungil itu dalam satu dekapan hangat, "Kalian ngapain. Hem?" ucap Vely sambil mengecup puncak kepala keduanya bergantian
"eh, mom bikin kaget aja" Ujar Hansel lucu
"Kami lagi nyuci piring mom," keduanya berbalik kemudian memeluk tubuh Vely, Vely memejamkan matanya sejenak
__ADS_1
"Ini kan pekerjaan Mommy nak, kalian main aja sana" Lucio dan Hansel mengeleng kepala,
"No no no... pokoknya kami mau cuci piring, bantuin mommy" kekeh Lucio
"Mommy gak papa kok"
"Gak mom, mendingan mommy duduk aja" Vely mengalah dan membiarkan kedua putranya itu mencuci piring
Setelah mencuci piring dan merapikan kabinet piring Hansel and Lucio menghampiri Vely yang tersenyum
"Mom...adek masih demam ya?" Lucio menegelamkan wajahnya di perut mommy nya
"Masih anget nak, mungkin pengaruh mandi di kolam sama Daddy tadi sore..." Lucio menganguk lucu di perut mommy nya
"Mom, besok aku ke sekolahnya bersepeda aja ya, plase" Lucio mendongakkan kepalanya menatap wajah cantik Vely yang menatapnya juga
"No no no, mommy gak mau yah bang, nanti di tabrak truk dan mobil, mau?" Lucio mengerucutkan bibirnya,
"Kan lewat pinggir bisa mom"
"Gak boleh bang... bahaya" Lucio menganguk pasrah dia tak kuasa membantah perkataan Vely yang tidak bisa di bantah...
__ADS_1
BERSAMBUNG