Perfect Daddy (Bryan& Vely)

Perfect Daddy (Bryan& Vely)
Kebaikan Tuhan..


__ADS_3

sembilan bulan mengandung, membuat Vely harus sabar menunggu kehadiran buah hatinya...


dia sudah banyak mengeluh, katanya seperti banyak kaki menendang perutnya..tapi mana mungkin itu kembar..


Bryan dengan cemas menunggu di depan ruang operasi, Vely di nyatakan harus di operasi Caesar untuk mengeluarkan bayi nya


Bryan di minta untuk masuk menemani Vely..


lampu di nyalakan, gunting benang luka dan pisau operasi...


"Mas aku Takut..." Vely mengengam tangan Bryan cemas, Alice dan Farhan akan datang sebentar lagi,


"Sabar yah, kita akan melihat jenis kelamin anak bayi kita nanti..." Vely kembali bersemangat,


Tim bedah mengeluarkan satu anak bayi, tangisannya melengking di ruangan...


"Bayi pertama laki laki..." Vely dan Bryan tersenyum, namun tersirat satu kata, 'bayi pertama'


"Dok emangnya anak saya berapa?" tanya Vely...Bryan pun ikutan binggung


"Empat Bu..." keduanya saling tatap kemudian menangis haru, tuhan terlalu baik padanya hingga memberikan bayi kembar empat sekaligus


Tak lama terdengar suara tangisan bayi ke dua..."Bayi kedua, laki laki.." ucap dr itu, Bryan dan Vely tersenyum melihat dua bayi sedang bergerak gerak dan menangis di atas meja khusus


"Dua jagoan..." ucap Bryan, dia berharap ada satu perinces yang ikut keluar


"Bayi ke tiga laki laki..." kini bayi ketiga keluar, kemudian di taroh di dekat saudaranya, ketiganya berlomba menangis


"Siapkan inkubator, bayi ke empat prematur..." dengan Panik para tim medis mengaktifkan inkubator dan menyetabilkan suhu nya,


"Mas, yang satunya kenapa?" tanya Vely saat melihat para tim medis membawa saru bayi ke arah pojok, dia menangis takut terjadi apa-apa


Bayi mungil dan kecil itu di masukan ke dalam inkubator bayi, berat badannya cuman 1 kilo 7 ons saja...

__ADS_1


yang lain Mulai melakukan perawatan kepada ketiga bayi yang normal, sedangkan sebagian merawat bayi yang di masukan ke dalam inkubator


Dr yang mengeluarkan bayi bayi tadi memulai untuk menutup jahitan perut Vely...


"Dok, anak ke empat saya kenapa?" tanya Bryan, Vely pun ikut bertanya


"berat lahirnya kurang, hanya satu kilo tujuh ons saja, makanya kita masukkan ke dalam inkubator..." jawab dr tersebut


"Apa jenis kelamin nya dok?" tanya Vely


"perempuan..." Vely dan Bryan tersenyum, akhirnya ada satu princess yang ikutan keluar. kabar gembira bukan


setelah bersih, Vely di pindahkan ke ruang rawat berserta tiga bayinya, Vely akan menyusui putra putranya sedangkan princess kecil akan di bawa nanti


"Mas...kamu bahagia sekarang?" tanya Vely lembut, dia memegang tangan Bryan yang mengendong kedua putranya dengan berlawanan arah


"Tentu, mas mendapatkan banyak anak sekarang, mas mau kamu engak usah hamil lagi, cukup aja enam.." Vely tersenyum, suaminya benar benar pengertian


"Oh iya siapa nama mareka mas...?" Bryan nampak berfikir, dia pun memilih untuk meminta pendapat Vely


"Pokoknya yang ada artinya mas," Bryan berfikir sejenak,


"nanti mas fikirkan..." Vely melahirkan tanggal 22 Desember jadi sangat dekat dengan hari natal


"Tiga hari lagi kita sudah merayakan natal, aku mendapat hadiah banyak..." ucap Vely seraya menatap wajah tampan ketiga kembar itu


Bryan hanya mengelus kepala Vely, bahagia yang iya rasanya terlampau tinggi


tidak lama perawat datang dan mendorong inkubator kosong dan di belakang perawat itu ada perawat yang mengendong Beby kecil


"Hai perincess Daddy dan mommy..." Bryan meletakan dua kembar di tempatnya kemudian menyambut bayi perinces yang iya cari cari


"coba di susui Bu, dari tadi menangis terus.." Vely membuka salah satu bukit kembar miliknya dan menyodorkan nipel ke mulut mungil itu

__ADS_1


Vely tersenyum, ternyata bayi yang prematur ini sangat haus,


"Mas, pasti cio dan Hansel sangat senang..." Bryan mengambil hp nya dan menekan video call,


"Daddy mommy....!" pekik Hansel saat melihat wajah Vely dan Bryan


"Hallo nak, lihatlah Daddy mendapatkan banyak baby..." Lucio dan Hansel menatap takjub keempat bayi itu


"Daddy mommy is that much?" tanya Cio, dia sangat pandai berbahasa Inggris


"Iya, banyak bukan, nanti Cio dan Hansel datang ke sini yah, nanti Daddy jemput... Oma opa dan nenek, Tante Lisa dan om Dimas, kalian akan melihat Beby kembar di sini" ucap Bryan,


"Ya...!!" pekik mareka berdua,


"Daddy, kapan ke rumah?...adek gak bisa masak ni" keluh Hansel saat dirinya tidak bisa makan masakan sang mommy lagi..


"nanti mommy masak, Hansel yang pintar yah di sana..." Hansel menganguk, tak lama Alice muncul di dekat Hansel dan Cio


"Bryan, apa cucu mama?" tanya Alice,


"Lihat lah ma" Alice hampir pingsan, namun dia cepat menahan nya,


"Empat, aaa apa kembar empat?" tanya Alice dia tak percaya


"Iya..." ucap Bryan


"Pa....pa... pa" teriak Alice, Farhan tergopoh-gopoh dan melihat apa yang terjadi


"Kita dapat cucu empat pa" Farhan tersenyum,


"Anak papa kan hebat ma..." puji Farhan, Bryan tersenyum,


"Ya sudah, kalau begitu mama dan papa akan ke sana, sekaligus Lisa Dan Dimas akan ikut.."

__ADS_1


"Oky..."


BERSAMBUNG


__ADS_2