Perfect Daddy (Bryan& Vely)

Perfect Daddy (Bryan& Vely)
Album kenangan EPD 23


__ADS_3

Malam harinya, Vely sedang membongkar isi lemari besar yang ada di sudut ruangan dekat Gucci....


"Mas, ini kalau gak di pakai kita buang aja yah" ucap Vely saat melihat setumpuk buku dokumen keuangan prushaan Bryan


"Mana mas liat" Bryan mengambil tumpukan buku dokumen keuangan tersebut sambil membolak-balik halaman nya


"Ini kan waktu aku pertama kalinya jadi CEO, coba deh liat, hasil pertama aku berkerja..." Vely bersandar di pundak Bryan dan melihat lihat isi dokumen tersebut


"Wah, kamu hebat banget yah..." puji Vely, Bryan tersenyum


"Dulu aku sempat tidak mau jadi CEO di prushaan cabang ini...Niat ku mau buat prushaan sendiri. namun karena kasian melihat papa yang selalu kerja sendiri siang malam membuat aku iba dan memutuskan untuk membantu papa, terlebih kak Dimas sibuk dengan istri dan prushaan nya sendiri..." ucap Bryan,


"Lalu, kenapa perusahaan mu jadi kantor pusat... bukankah kantor blacktower yang prushaan pusat yang sebenarnya?" ujar Vely, Bryan mengengam tangan istrinya


"Itu karena kerja keras ku, aku berharap prushaan yang aku rintis bisa berkembang pesat dan menjadi perusahaan besar..." ucap Bryan, "Lihatlah aku berdiri pada hasil kerja keras ku sendiri, bahkan bisa membeli rumah mewah untuk mu dan anak anak, tidak hanya itu mobil mewah, motor, perhiasan, dan mainan anak anak aku beli mengunakan uang ku sendiri" ucap Bryan,


"Itu namanya anugrah mas, jadi kamu harus bersyukur atas semua titipan Tuhan kepadamu..." peringat Vely agar Bryan tidak lupa dari mana harta tersebut datang jika tidak dari Tuhan


"Ada satu lagi yang aku rencanakan, mau dengar?" Vely menganguk

__ADS_1


"Aku ingin membangun panti asuhan dan panti jompo untuk orang yang tidak beruntung, apa kau setuju?"


"Tentu saja mas, apa pun itu asalkan itu baik" ucap Vely menyetujui ide Bryan,


"Apa Hanya itu saja, kau tidak akan membangun yang lain lagi?" tanya Vely, Bryan nampak berfikir


"Aku ingin membangun rumah makan, bukan untuk di jual tapi untuk orang orang yang kelaparan tidak memiliki uang, mareka bisa makan secara gratis" ucap Bryan, Vely terharu kemudian mencium pipi sang suami


"Aku mencintaimu" ucap Vely, mendengar itu Bryan tersenyum kemudian memeluk tubuh mungil Vely


"Tidak ada alasan untuk aku tidak mau berbagi sayang, aku mendapatkan banyak keberuntungan Dari delapan tahun terakhir, pertama menemui mu dan menjadikan mu istriku, mendapatkan anak laki-laki pertama dan kedua, serta Mendapatkan si kembar empat, dan dua tahun terakhir keuangan makin meningkat dan berlimpah ruah, belum lagi jet pribadi...Tuhan memberikan itu bukan hanya untukku, tapi berbagi dengan yang lainnya" ucap Bryan...


"Mom..." sapa mareka,


Ya tadi Lucio dan Hansel mengerjakan pr namun si kembar pun mengerjakan pr mareka ya itu mencoret coret buku gambar yang pada dasarnya di beli hanya untuk di coret... tidak hanya itu lantai pun di coret oleh keempat nya


"Cucu..." ucap Tio, meminta susu Kepada Vely


"Bang kakak, tolong dong ambil di atas meja botol adek..." seperti anak ayam keempat balita tersebut mengekori dengan baju piyama cupel mareka yang berwarna abu abu lengan panjang, pantat montok karena popok menambah kelucuan mareka, sedangkan Lucio dan Hansel mengunakan piama putih lengan panjang

__ADS_1


"di mulai dari anak kembar pertama" ucap Lucio, dia akan membagikan botol mareka


"Kristianus Ahzarel Cristian....Ini botol mu yang berwarna putih" Kris mengambil botolnya dan berjalan menuju mommy dan Daddy-nya


"Kristino Abdiel Cristian...bilang apa sama Abang?"


"Macih ya..inta cucu na aus ni" ucap Tino dengan bahasa cadel nya meminta susu karena harus


"Ini punya mu, botol berwarna biru" sama seperti Kris Tino segera menuju ke arah mommy dan Daddy-nya


"Kristio Adriyel Cristian...ini botol mu yang berwarna kuning" saat akan meraih botol nya Cio menyembunyikan botol tersebut di belakangnya "Cium dulu pipi Abang dan kakak" dengan senang hati Tio mencium pipi Lucio dan Hansel, setelah mendapatkan botolnya Tio segera pergi


"Merry Cristy Cristian... Perincess ini botol mu berwarna pink, tapi sebelum itu kamu bilang dulu Abang ganteng" Cristy mengerucutkan bibirnya,


"Bang anteng..." ucapnya, setelah mendapatkan botolnya Cristy berjalan dengan pelan menuju mommy dan Daddy-nya, keempat balita tersebut baring di atas karpet bulu sambil menghabiskan sebotol susu yang membuat mareka semakin berisi..


"Mas, lihat ini album kenangan..." Vely menyerahkan album,


"Iya, ini foto foto kita saat menikah dan kamu hamil, Cio waktu bayi dan kelahiran si kembar...." Bryan membuka halaman Album tersebut di temani Lucio dan Hansel yang ingin melihat foto foto mareka...

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2