Perfect Daddy (Bryan& Vely)

Perfect Daddy (Bryan& Vely)
kenangan manis di Paris...


__ADS_3

Ckrek Ckrek Ckrek Ckrek....bunyi kamera milik Bryan terus menerus menangkap gambar sang istri yang berganti ganti gaya...


"sekali lagi mas, kali ini posisi aku menghadap menara..." Bryan dengan setia dan sabar memotret sang istri


"Mas..."Bryan menurunkan hp nya


"Ada apa?"


"Sekarang giliran kita berdua..." Bryan melihat kiri dan kanan, dia memberhentikan seorang turis asing dan meminta bantuan untuk memotret dirinya dan sang istri


"Excuse me, can I ask for help?" ucap Bryan ramah..


"oh, what can I help you with?" tanya sang turis dengan ramah pula


"please take a picture of me and my wife...."dengan senang hati turis itu memotret kedua sejoli yang mabuk asmara itu


setelah selesai Bryan pun melihat lihat gambar yang di ambil turis


"thank you" ucap Bryan


"the same, then I'll excuse myself first..."pamit sang turis, Vely berpekik gembira saat melihat banyak foto yang di ambil...


dengan senang dia mengirimkan foto itu kepada para sahabatnya,


'Group istri idaman'


Nadia velysa: "guys lihat foto ku, apakah kalian ingin ikut...?"

__ADS_1


Nia: "aaaaa Vely kau liburan ke Paris, aku Hiri..."


Widia: "bukan hanya kamu saja, aku pun pergi ke Bali..."


Ella: "aku di Jerman guys, @nia. @widia minta kakak ipar bawa kalian ke Jerman sekali kali..."


Nia: "@Ella @Widia @Vely sekali kali kita liburan, tunggu sudah bronjol..."


Ella: "Aku dan Vely hanya menunggu kalian berdua yang lagi hamidun itu, cepatlah keluar para ponakan..."


Kira kira begitulah isi pesan dari group itu, setelah puas berbalas chat dengan sahabat sahabatnya, Vely pun meminta Bryan mencari makan di pinggir jalan...


"Kamu bahagia, sayang?" Vely tersenyum, dia menyenderkan kepalanya di lengan kekar suaminya


"Sangat sangat bahagia, kamu emang suami idaman..." Bryan tersenyum, dia menangkup wajah Vely, dia menatap wajah sang istri yang makin hari makin pipi berisi dan cantik...


"Mas aku malu..." dia menegelamkan wajahnya di dada bidang Bryan, Bryan hanya menampakan wajah garangnya kepada para turis yang menatapnya dengan intens, sontak saja semuanya bubar jalan


"Sudah tidak ada, mas sudah usir semuanya" Vely mengintip dari celah ketiak Bryan, semuanya sudah tidak ada di tempat itu


"Mas kita cari makan di mana...?" tanya Vely saat melihat Bryan sedang melihat lihat jalan


"tadi siang kita cari makan di restoran Vietnam, sekarang kita cari makan di restoran Perancis asli...." Vely hanya mengangguk karena antusias sekali


"Jadi jangan sia-siakan kesempatan menikmati kuliner Prancis yang tersohor." ucap Bryan


"Di dekat Menara Eiffel ada beberapa restoran terbaik mulai dari bistro yang relatif terjangkau sampai restoran mewah" lanjutnya,

__ADS_1


Setelah sampai di dalam Bryan langsung menyuruh Vely duduk, keduanya memangil pelayan yang sedang bertugas


"Excusez-moi, je veux commander à manger..." tiba tiba Bryan berbicara dengan bahasa Perancis, Vely mengeleng kepala saat mendengar kelincahan Bryan berbahasa asing


"Bienvenue, que voudriez-vous commander ?" Bryan melihat lihat makan yang di tawarkan oleh restoran


"J'ai commandé, cassoulet, escargot, lime gras, coq au vin, bouillabaisse, soupe a loigonin, confit de canard, et le dessert était cerme brulée..." pesan Bryan, pelayan itu mengangukan kepalanya kemudian pergi ke memberikan pesanan Bryan ke koki


"Mas, kamu pesan apa aja tadi, kok kayak banyak gitu...?" Bryan meraih tangan Vely,


"kamu harus banyak makan di sini, jadi aku pesan makanan yang banyak..." Vely hanya mengangguk antusias, dia akan makan banyak dan menguras habis uang suaminya di Paris ini


"Excusez-moi, c'est votre commande..." Bryan menganguk, dia membantu pelayan itu menyusun semua makan di meja, Vely ingin membantu namun dia di halang oleh Bryan


"Banyak sekali dia memesan makan," gumam Vely, dia bisa menghitung jumlah makan yang di pesan suaminya, ada tujuh porsi...


"Merci beaucoup..." setelah mengucapkan terimakasih pelayan itu pun pergi


"Mas, ini apa namanya?" tanya Vely


"Ini namanya. escargot, ini adalah siput yang bisa di makan..." Vely menyeruput kuah siput itu, asam manis lezat Menjadi satu


Vely makan dengan di sana, dia menikmati makanan yang di pesan suaminya sampai ludes tak bersisa,


Setelah semuanya habis dia mendengar bisikan suaminya "Kamu di atas malam ini" Vely melotot


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2