
Hari Minggu Bryan Masih harus bekerja karena dia sering tidak ke kantor hingga iya harus menahan diri ketika akhir pekan para karyawan libur dan dia hanya sendirian di kantornya, semua demi Vely yang ingin liburan Minggu depan
"Marco. usahakan proyek di Kalimantan selesai Minggu ini, saya tidak mau itu terlambat karena saya mau liburan dengan istri dan anak saya Minggu depan" Marco yang duduk di mejanya itu tergeletak
"Apa maksudmu bos, bukankah proyek itu masih besar dan itupun masih setengah jalan," jawab Marco
"Kau ini, bukankah aku tidak pernah salah? apa kau lupa pasal pasal kantor ku ini? yang pertama boss gak pernah salah, kedua jika bos salah maka kembali ke pasal satu" Marco menghela nafas berat, bos goblok
"Baiklah, telpon Hans suruh dia menambah para kuli agar bisa mempercepat pekerjaan" ucap Marco enteng
"kau memerintah ku? dasar kariawan goblok" dengan kesal Bryan menelpon Hans
***
SATU MINGGU BERLALU....
__ADS_1
Seperti kesepakatan yang ada, Bryan dan Memutuskan untuk liburan tepat di hari Sabtu ini, rencananya tiga hari saja untuk refreshing melepaskan beban di hati... karena proyek yang di Kalimantan tidak memungkin selesai saru Minggu jadi Bryan memutuskan untuk liburan sebentar saja
Setelah keperluan si kembar empat itu tersusun rapi di dalam koper besar Vely memerintahkan kepada Bryan Untuk membawa koper itu ke mobil,
"Kakak Abang sini dulu bantuin mommy..." dengan langkah kaki lebar kedua putranya itu berlomba menuju ke arah Vely
"Bantuin apa ratu?" ucap Hansel sambil membungkuk hormat, biasalah kelakuan Hansel kadang membuat Vely maupun Bryan pusing...
"Koper kalian bawa masing masing yah ke mobil, bantuin Daddy kasihan dia..." saran Vely agar anak anaknya itu tau bertanggung jawab atas barang mareka
"Siap mommy..." keduanya menarik koper yang bergambar robot itu ke luar dari kamar mareka
Lucio dan Hansel sudah memakai sepatu mahal bermerek Nike Jordan, milik Hansel hitam putih sedangkan Lucio abu abu putih. si kembar empat duduk manis di carseat mareka masing masing Vely di bangku depan bersama Bryan Lucio dan Hansel di tengah si kembar di paling belakang menghadap belakang agar tidak mabuk
perjalanan menuju Bandara cukup lama karena mareka mengunakan jet pribadi agar nyaman.
__ADS_1
"Nani Vero Lina dan Tina mana mas? kok gak muncul muncul?" tanya Vely, pasalnya mareka sedang menunggu keempat bebysister itu barulah mareka lepas landas
"Marco lama sekali, ini sudah hampir siang" Bryan menelpon Marco agar cepat karena si kembar empat itu rewel
"Duh lamanya mom, kakak lapar kan jadinya" rutu Hansel yang ikutan menunggu padahal anak anak yang lain sudah di dalam jet
"Masuk nak, ngapain kamu keluar lagi?" Hansel nyegir menangapi perkataan Bryan
"Dad, ini kali pertama kita naik jet pribadi ya? atau kakak aja yang gak pernah naik?" tanya Hansel
"ini yang pertama untuk kamu nak, tapi ini yang ke dua untuk Lucio karena dia pernah ikut Daddy ke luar negeri..." Hansel menganguk faham, tak berselang lama muncullah mobil yang ditumpangi para bebysister itu, mar o keluar dan tersenyum manis kepada Bryan
"Biasa ban kempis jadi kami singgah ke bengkel dulu..., oh ya selamat bersenang-senang, jangan kawatir soal kantor" ucap Marco
"Aku percayakan kepada mu urusan kantor, jadi kami berangkat dulu" Setelah pamit kepada Marco Bryan pun menyusul Vely di dalam jet....Jet segera lepas landas
__ADS_1
"Selamat bersenang-senang bos goblok" gumamnya pelan....
BERSAMBUNG