Perfect Daddy (Bryan& Vely)

Perfect Daddy (Bryan& Vely)
LHKTTC Air


__ADS_3

Hari Minggu dan bulan berlalu, Nia dan Lisa sudah melahirkan, mareka cuman beda delapan hari saja. Lisa memutuskan untuk melahirkan secara normal karena dia inggin merasakan apa yang di rasakan adik iparnya saat melahirkan


"**Bagaimana dok, apakah bisa istriku melahirkan secara normal?" tanya Dimas dengan kecemasan


"Bisa pak selagi ibu Lisa melakukan olahraga Hamil secara rutin dan tidak stres maka sudah bisa," ucap dr tersebut. Dimas dan Lisa bersyukur saat itu**"


Lisa melahirkan Beby perempuan yang di beri Nama Claudia Eveline Manuela di pangil Eveline...


sedangkan Nia melahirkan anak laki laki yang di beri nama Arselo Trafatar Elvaro di panggil rafatar


***


Kehidupan Vely kini semakin bahagia, di ulang tahun Hansel yang ke tujuh tahunya itu akan di selenggarakan di atap kantor Bryan


"Hansel selamat ulang tahun ya..." Nia mengucapkan selamat ulang tahun kepada Hansel yang kini sudah menginjak usia tujuh tahun,


"Terimakasih Tante, adek Rafa mana?" Nia menunjukkan jarinya pada laki laki yang mengedong anaknya


Tak lama kemudian muncullah jet pribadi yang melintasi atap gedung bak istana itu,


LHKTTC Air....jet yang di beli Bryan untuk anak anaknya


"Daddy itu jet siapa?" tanya Lucio saat jet itu mendarat sempurna di lapangan depan kantor Bryan


"Daddy ingin memberikan hadiah untuk kalian, ini adalah hadiah dari Daddy dan mommy untuk anak anak Daddy yang sudah besar..." Lucio mengerucutkan bibirnya Lucio


"Daddy,...I love you" Bryan tersenyum dia memeluk tubuh anak anaknya yang berada di sampingnya


"Mas, anak anak harus tiup lilin dulu..." Vely muncul kemudian menarik Lucio dan Hansel yang berbinar melihat jet pribadi itu

__ADS_1


Lucio dan Hansel meniup lilin itu hingga padam, riuh kariawan dan kerabat dekat Bryan mulai mengisi atap gedung itu


"Cie yang sudah gede" ledek Widia


"Cie yang sudah gak sendiri lagi" celetuk Cio lucu


"Apaan sih, kamu itu kecil kecil mulutnya pintar yah..." gemes Widia langsung memeluk tubuh mungil Lucio yang menurutnya mengemaskan


"Vel, si kembar empat mana? anak aku gak ada yang temani ni" ucap Widia saat melihat Vely yang sibuk mengurus Hansel yang ingin makan kue


"Ada dengan bebysiternya Mareka, ada Cristy juga di sana," vely menarik Nia dan Widia beserta Ella ke bawah untuk mencari si kembar empat


Melupakan ibu ibu muda yang bercanda ria, inilah saatnya para hot Daddy yang berkumpul dengan segelas wine di tangan masing masing


"Berapa harga jet yang baru kau beli?" tanya Justin mewakili Marco Jems dan Julien


"aku ingin beli, tapi tunggu aku kaya" celetuk Jems


"Btw singkatan dari LHKTTC itu apa ya?" ucap Justin penasaran dengan nama jet itu


"Nama anak anak aku lah" jawabnya enteng,


"Oh."


Malam itu sebelum pesta ulang tahun Hansel


"Kamu yakin mau beli jet pribadi, harganya gak murah loh mas" ucap Vely serius


"Untuk anak anak aku tidak ada yang mahal dan murah, apapun itu demi kebahagiaan mareka akan aku lakukan..." ucap Bryan, tadi mareka bermain di rumput taman, dengan iseng Bryan bertanya apa keinginan Lucio dan Hansel yang belum terpenuhi oleh Bryan

__ADS_1


'Jet pribadi dad' Jawab keduanya maka dari itu Bryan memutuskan untuk membeli jet pribadi


"Tapi ingat, ini terakhir kalinya kamu beli benda semahal itu, aku gak mau kamu pemborosan mas..." Bryan mengagumi sosok wanita yang menyandang status sebagai istrinya itu, jika wanita lain ingin kekayaan namun tidak dengan Vely, dia terlalu segan untuk itu semua


Para ibu muda sedang berbicara sesekali melirik anak anak mareka


"Cio mainannya di bawa ke sini dong, main sama adek adeknya" saran Vely saat Lucio membawa semua mainannya ke arah lain


"Iya my, adek adek kita main yok" Rachel yang belum tau duduk itu hanya bertepuk tangan sedangkan si kembar empat dengan antusiasme merangkak ke arah kakaknya


"Nak, Hansel dan Manuel mana?" tanya Alice saat melihat cucunya kurang


"Makan kue ma di atap" Alice pamit kepada Ella Nia dan Widia beserta Vely untuk naik ke atas atap gedung


"Vel, aku culik satu anak mu, kamu keberatan gak" canda Ella


"Ambillah, kalo mau Bryan ngamuknya menghancurkan bumi" lanjut Vely ikutan becanda, ketiganya bercanda hingga suara lembut menyapa mareka


"Hai..." sapa Ara


"Ra, kamu gabung dong sama kita, masa gak mau sih" ucap Vely memanggil Ara


"Kamu Ying ya?" ujar Nia


"Iya, aku Ying" Nia menjabat tangan Ara


Akhirnya keempatnya berbicara ala ibu ibu, Lisa ikutan bergabung dengan mareka, hingga acara


selesai

__ADS_1


__ADS_2