
Ella berlari ke arah kampus, mobilnya mogok di perempatan jalan matanya melirik ke kiri dan kanan berharap iya ketemu dengan Widia ataupun Nia.
saat sampai dia malah di kena ceramah panjang lebar oleh Nia,
"Kamu baru nyampe?" tanya Nia mengintrogasi
"engak dari sebulan yang lalu" ketus Ella
"Aku kan sudah bilang kalau aku dan Widia bakal jemput kamu, tapi kamu ngeyel, emang enak jalan kaki" Ella mengetuk kepala Nia
"Aku capek, eh ngomong-ngomong Vely sudah keluar ya dari kampus, soalnya Bryan sudah ketemu sama pak Sadrin tadi kemarin dan Vely juga sudah telpon aku kalau dia minta aku buat ambil tugas terakhir yang belum dia kumpul dari dua bulan yang lalu..." Vely memutuskan untuk tidak kuliah sejak kehamilannya menginjak ke tiga bulan, dia sering kecapekan dan menyerah dan memutuskan untuk mengundurkan diri
"telat aku sudah tau dari dua bulan yang lalu, dia tidak pernah ke kampus lagi kan sejak itu...?" ucap Nia,
"Ya..." ketiganya pun masuk ke kampus sambil bercerita
***
"Apa yang akan kau lakukan? sudahkan aksi nakal mu ini...." ucap Vely sambil mendesah
"Dikit lagi sayang, aku mohon, apa kau tega? lihatlah dia sudah berdiri sejak tadi" Vely mengok ke bawah dan melihat si burung berdiri tegak siap terbang
"Baiklah tapi perlahan-lahan, aku takut terjadi sesuatu pada baby kita...." Bryan yang mendapatkan lampu hijau pun segera melancarkan aksinya
Dia membuka baju Vely dan bajunya hingga keduanya telanjang bulat,
***
__ADS_1
"Den kita ke taman yok..." Ajak bebysister Cio yang baru...
"Mi...Pi....." ucap Cio sambil memegang botol dot miliknya
"Masih bobo den...." Cio merengek ingin pergi kepada mommy dan Daddy nya, dengan cepat bebysister Cio mengendong dan membawa anak majikannya itu ke arah kamar...
"Ini nikmat sekali sayang....." Desah Bryan kenikmatan
"Owhhh... benarkah?" ucap Vely tak kalah mendesah nikmat
"Oh tuhan apa yang barusan aku dengar? apakah mareka...." bebysister yang bernama Tiara itu dengan cepat membawa Cio ke taman belakang rumah, dia tidak mau pendegaran Cio ternodai oleh kelakuan mommy dan Daddy nya...
***
"Lepaskan saja sayang... Jangan di tahan" Bryan memegang pinggang Vely agar tidak banyak bergerak gerak karena kenikmatan yang hakiki
"Aku akan segera mengeluarkan nya...." goyangan pinggul Bryan semakin tajam dan laju, mata Bryan merem melek menikmati indahnya surga dunia, dia merasakan burungnya di sedot oleh Bibir bawah Vely....
"Oh-----my---- God..." semburan lahar panas milik burung Bryan memenuhi bibir bawah Vely, cairan bak lem dukhol itu merembes keluar dari inti Vely...
keduanya memulai memejamkan mata menikmati sisa sisa pertempuran sengit tadi dengan gerakan lemah...
"Kau tangguh sekali...." Vely menegelam kan wajahnya di dada bidang Bryan yang berkeringat..
"Kita mandi yang..." Vely berdiri dari tidurnya, dia berjalan dengan perut buncitnya, tubuhnya pun tanpa sehelai benang...
"Oh tidak ini bencana...." pekik Bryan saat burungnya berdiri ketika kemolekan tubuh Vely yang tanpa sehelai benang itu berjalan dengan gaya sensual
__ADS_1
Bryan
bergabung untuk mandi bersama istrinya itu
A Few Hours Later...
Vely keluar dengan kesal, handuk kimono miliknya sudah iya ikat di pinggang nya....
"Sayang kok mukanya di tekuk begitu? kenapa?" tanya Bryan tanpa rasa bersalah sedikitpun
"Katanya hanya mandi...tapi liat tangan ku sudah keriput dan bibirku sudah pucat akibat percintaan panas kita...." Bryan terkekeh, niatnya sih hanya mandi, namun melihat istrinya telanjang bulat membuat burungnya berdiri tegak lurus,
"utu utu utu, sayang ku lagi marahan ni ya..." Bryan membantu Vely mengeringkan rambutnya kemudian dia juga memasang gel di perut Vely agar tidak anda garis merah di perutnya.
Keduanya keluar dari kamar dengan wajah berseri-seri namun lapar, Vely sudah lapar dari tadi dia tidak sabar untuk segera menghabisi makanan...
"Makannya sudah aku pesan, mungkin sebentar lagi datang..." sambil menunggu makanan Vely dan Bryan menghampiri Cio yang bermain dengan bebysiternya
"Tiara, kamu sudah punya pacar?" tanya Vely iseng
"Belum bu...." ucap Tiara...
"Owh..."
"Kamu kalau mau pulang silahkan, aku bisa jaga Cio, lagipula Bryan engak kerja hari ini..." Tiara menganguk pamit, dia keluar dari rumah megah Bryan dan Vely dengan nafas yang Sesak karena mendengar desah Bryan dan Vely yang membuatnya yang polos seketika menghilang...
😷😷😷😷😷😷
__ADS_1