Perfect Daddy (Bryan& Vely)

Perfect Daddy (Bryan& Vely)
Kepergian camer


__ADS_3

Hari ini hari Minggu, Alice dan Farhan akan pergi ke Singapura untuk melanjutkan bisnis di sana,


Vely mengantar kedua orang yang mungkin akan menjadi mertuanya,


Bryan mengedong bayi kecil yang habis minum susu itu,


"Mama sama papa berangkat dulu, Bryan ingat. jaga Vely dan cucu mama" bryan meganguk dan mengantar mama dan papanya menuju tangga naik ke pesawat....


"Vely Tante berangkat dulu" Vely menganggukkan kepalanya dan mencium kedua pipi Alice, setelah semuanya berpamitan mareka pun masuk ke pasawat


di mobil......


"Kamu mau pulang ke kost...? kalau kamu mau kamu bisa tinggal di rumah aku" Bryan berharap Vely mau tinggal di rumahnya...


"Engak bry...aku aja nolak tinggal bersama mami, masa sama kamu aku mau," Vely menolak halus


"Baiklah...." dengan hembusan nafas Bryan mengutarakan kalau dia sedang kecewa kalau vely tidak mau tinggal bersamanya


"Bry..., kamu kan tau kalau kita itu hanya sebatas orang tua Cio, kalau kita tinggal bersama nanti apa kata orang...." ucap Vely memberikan pengertian kepada Bryan


"Makannya kita kawin...." Bryan kesal sekali, kenapa susah mengajak Vely untuk menikah


"Untuk itu, aku harus berfikir dahulu" Bryan pun melajukan mobilnya menuju kos Vely,


"Barang barang aku gimana?" Vely menanyakan baju Cio dan baju yang di belikan Alice untuknya masih tinggal di rumah Bryan...

__ADS_1


"Nanti aku antar...." Vely tau Bryan kecewa, tapi dia masih ingin melihat seberapa jauh Bryan memperjuangkan dirinya


"Nanti kalau ada apa apa kamu chat aku...." Vely menganggukkan kepalanya dan segera naik saat mobil terparkir sempurna di parkiran kos


***


"Mas aku engak mau makan...." ucap Lisa saat Dimas memintanya untuk makan


"Sedikit aja sayang...." Lisa mengeleng kepala, iya ingin mual melihat makanan yang di berikan Dimas


"Kalau begini kamu bisa sakit...." Lisa tetap tidak mau...


"Terus kamu mau makan apa...?" Dimas pun mengalah dam menyuruh Lisa memilih untuk makan apa


"Rujak? itu tidak baik untuk mu, kau makan dulu nasi baru kita beli rujak..." Lisa merajuk dan memasukkan tangannya ke dalam selimut dan mengurung diri di bawah selimut


"Baiklah aku akan pergi mencari rujak untuk mu....." Lisa menyembulkan kepalanya dari Selimut dan tersenyum manis...


"asikk...." lisa mengecup pipi Dimas dengan gemas dan mengigit kuping Dimas..


bukannya pergi mencari rujak Dimas malah memangsa Lisa


setelah kegiatan itu selesai Dimas pun mandi dan meningalkan Lisa yang terbaring lelah, dimas segera pergi mencari rujak


***

__ADS_1


"Marco, cek laporan keuangan yang di buat Nisa dan liat apakah sesuai" Marco segera pergi mancari Nisa


Bryan duduk di kursi tahtanya dengan mata yang melihat keluar jendela yang menyuguhkan pemandangan indah atap dan gedung putih milik manusia yang tinggal di bumi


dia mengingat kejadian yang menimpa nya tadi saat akan ke kantor....


Beberapa jam yang lalu.....


"Aku sangat mencintaimu Bryan...aku minta maaf atas kesalahan ku" ucap Ariel sambil memeluk tubuh Bryan yang sudah terbakar emosi


"Aku akan menikah..." ucap Bryan tajam dan melepaskan kacamata yang bertengger di hidung mancung nya.....


"lepasan, aku tidak Sudi di pegang oleh manusia seperti dirimu" sinis Bryan sambil melepaskan kasar tangan Ariel yang memeluk pinggangnya


"Siapa wanita yang sudah Menganti aku di hatimu?" Ariel berderai air mata dan menatap wajah tampan Bryan dengan mata sendu miliknya....


"Kau tidak perlu tau...." Bryan segera pergi, namun kalimat Ariel membuat Bryan mengentikan langkah kaki nya


"Aku akan mencarinya dan membunuhnya....!!" teriak Ariel frustasi,


"Sebelum kau melakukannya maka aku akan membuatmu bertemu dengan Kristus terlebih dahulu...." ucap Bryan


"Itupun jika kau masuk surga..." Lanjutnya kemudian berlalu meninggalkan Ariel yang sesak akibat tuturan laki laki yang masih bersemayam di dalam hatinya


BAB 23 SELESAI

__ADS_1


__ADS_2