Perfect Daddy (Bryan& Vely)

Perfect Daddy (Bryan& Vely)
Pembubaran geng jomblo


__ADS_3

kini usia kandungan Vely sudah tujuh bulan, perutnya bulat, namun dia makin cantik dan seksi


Vely pamit kepada suaminya kalau dia ingin ngumpul sebentar sama sahabat sahabatnya


Di sinilah dia, duduk di tengah tengah antara Nia dan Ella sedangkan Widia di samping Nia


"Kok muka kalian kusut semua, ada apa?" tanya Vely


"Vel...gak lama lagi kita nyusul loe..." Isak Ella


Vely kaget, kemudian bertanya


"Nyusul kawin?" ketiganya menganguk lemah


"Kok bisa?" tanya Vely lagi Masih dengan banyak pertanyaan yang bertengger di kepala nya


"Kita...di..jodohin uuuuuu hiks hiks hiks" Jawab Nia sambil memeluk Widia


Tak percaya? tentu! kok bisa sih Mareka di jodohkan secara bersamaan?


Sore itu....


"Aku suka takut loh jeng. kalau anak gadis aku itu engak mau kawin kawin" keluh kesah Ratna saat menceritakan Ella yang engak mau pacaran, padahal kan sudah waktunya dia mencari pasangan hidup


"Sama...Anak ku juga, hari itu ada anak cowok temennya Aldi anak ku, dia ganteng banget datang ke rumah, eh Nia bukannya melirik malah acuh aja..." keluh Fina mengigat Nia anaknya itu


"Engak cuman kalian aja, jeng..anak aku juga si Widia itu Lo...pusing pusing, padahal kan usia mareka itu sudah Mateng," lanjut Desi sama sama mengeluh

__ADS_1


"Yang paling mengejutkan lagi. jeng," Ratna dan Fina menunggu


"Anak anak kita membangun geng... namanya geng jomblo" mareka pun menyusun rencana untuk menjodohkan anak anak mareka kepada kenalan Mareka


****


"Kita kan, hiks hiks sudah bangun group jomblo" Isak Ella


"Ya..." jawab Nia,


"Aku gak mau kawin, hiks hiks" sambung widia...


Vely pusing menangapi ketiga sahabat nya itu, dia inggin berbicara namun tidak bisa karena Isak tangis ketiganya yang melebihi klakson mobil


"Stopppppp!!" pekik Vely saat dia inggin berbicara namun tidak kunjung bisa


"Aku engak banyak komen, tapi coba deh kalian pikir pikir...Mama dan papa kalian sudah tua, pengen nimang cucu, tapi kalian gak mau ngasih... gimana kalo ortu kalian tiba tiba meningoy kan kalian nyesal" ketiganya berfikir sejenak, benar sih


"ya kamu enak Vel, suami mu sispeck berotot , nanti pas calon suami kita gemuk buncit gak berbentuk, gimana dong...?" Vely ingin tertawa mendengar perkataan Ella yang nyeleneh


"Ya tinggal di bentuk..." celetuk Vely gemes,


ketiganya melotot mendengar perkataan Vely barusan...


"Lagi pula kalian gak Hiri sama aku? Engak kerja tapi punya uang, diam di rumah aja...punya baby dan ada yang peluk kalo malam malam lagi hujan" nah Lo ketiganya mulai menghayal


"Ya tuhan ku yang maha baik, berkenan lah engkau memberikan suami yang bertubuh atletis untuk hamba yang cantik ini" doa Nia sambil melipat tangannya, Vely tersenyum

__ADS_1


"gini aja kalian berkomunikasi aja dan sering sering ketemu sama calon suami kalian. nanti kalian pasti Jatuh cinta..." saran Vely, ketiganya menganguk,


Mareka mengangkat gelas wine, sedangkan Vely dia meminum jus lemon karena dia tidak mungkin minum wine


"Tos dulu..." ucap Nia


"Mari kita bubar.....!!" seru Ella di sertakan tangis haru


"Na, gitu dong kan cantik, senyum kawan" berkat Vely ketiganya mau menerima perjodohan itu, ternyata Vely adalah pawangnya Nia Ella dan Widia


Keempatnya mengobrol hangat,


"Vely, loe hamil yang ke tiga ini, makin cantik matere dan manja yah" ujar Ella sambil memegang perut buncit Vely


"masa sih, aku matere?" ketiganya menganguk


"Aku cantik gak?" Vely menyelipkan anak rambutnya di daun telinga


"Cantik banget...Apa jangan Jangan anak kamu cewek?" ujar Widia menimpali


"Kamu sudah tau jenis kelamin nya?" tanya Ella


Vely mengeleng kepala, dia dan Bryan sepakat untuk merahasiakan jenisnya kelamin anak ketiga mareka, biarlah menjadi kejutan saat melahirkan nanti


"aku dan Bryan sepakat untuk merahasiakan jenis kelamin anak ketiga kami, biarlah menjadi kejutan" ucap Vely..


ketiganya menganguk...

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2