Perfect Daddy (Bryan& Vely)

Perfect Daddy (Bryan& Vely)
Merenung


__ADS_3

Vely selesai masak pukul tujuh kurang sepuluh menit, dia awalnya ingin memanggil Bryan di kamar namun notifikasi di hp nya membuatnya berhenti dan terduduk di sofa....


Group kampus...


pesan dari@HengkyKurniawan


"Anak anak pak dosen yang cantik dan ganteng, hari ini bapak lupa memberikan tugas untuk kalian, bapak mau kalian buka buku yang bapak bagian Minggu lalu dan cari halaman 219 dan kerjakan tugas itu, Kirim menggunakan pdf ke bapak.... terima kasih selamat malam....."


Vely melepaskan clemek nya dan mengikat rambut nya dengan karet kemudian masuk ke kamar menemui Bryan dan Cio,


benar saja ketika masuk Cio sudah tertidur untung dia sudah makan tadi di rumah Alice,


Vely mendekati Bryan dan duduk di sampingnya,


"Bry, makan dulu yok" ajak Vely lembut, dia tau Bryan pasti kesal padanya


Bryan menutup labtob nya dan mengikuti Vely ke bawah,

__ADS_1


Sampainya di meja makan Bryan dan Vely saling berhadapan,


"Mau ini?" tanya Vely menunjuk tumis sawi hijau buatannya. Bryan menganguk, awalnya Bryan tidak menyukai Sawi namun karena dia tinggal sama Vely dan Vely selalu menerapkan untuk makan sayur yang bergizi akirnya Bryan sudah terbiasa memakan sawi dan sayuran hijau lainnya....


"Ayamnya mau...?" lagi Vely bertanya, berharap Bryan mau mengeluarkan suara, namun Bryan hanya mengangguk seolah suaranya mahal untuk keluar mengucapkan sepatah kata....


keduanya makan dalam hening hanya ada suara dentingan sendok memecahkan sunyi suasana, biasanya kalau kedua nya sedang makan pasti akan bersuara dan bercanda namun kini Bryan Engan untuk berbicara atau memulai pembicaraan....


Setelah makan Bryan pun memilih kembali ke kamar melanjutkan pekerjaannya yang tertunda, Vely yang melihat kepergian suaminya Hanya bisa menghela nafas,


dia mencuci piring dan menyusun piring dia kabinet kemudian membersihkan meja makan,


Vely menangkap wajah Bryan yang sibuk dengan pekerjaannya, merasa tak di hiraukan Vely pun pergi ke ranjang dan memindahkan Cio ke boks bayi miliknya yang ada di kamar itu...


kembali dari situ Vely pun membuka buku dan mengerjakan tugasnya,, Bryan yang melihat itu hanya tersenyum melihat Vely yang nampaknya tidak nyaman dengan keadaan Bryan yang mendiami nya...


Sesekali Vely melirik Bryan yang sepertinya sedang sibuk, rasanya tidak nyaman sekali,

__ADS_1


Pukul sepuluh malam Bryan kembali ke tempat tidur setelah pekerjaan selesai bahkan dia sempat mengecek anaknya apakah sudah terselimuti,


Vely melihat Bryan, ingin rasanya dia berlari dan memeluk tubuh kekar Bryan yang mengoda untuk di peluk dan di endus,


Pukul sebelas malam Vely selesai mengirim pdf untuk dosennya, dia mencuci muka dan menggosok gigi sebelum tidur,


dia berbaring di sebelah Bryan dan menatap wajah tampan suaminya yang sedang tertidur pulas, Vely merenung dan menyandarkan kepalanya di kepala tempat tidur,


aku bingung sekarang, apakah aku berhenti aja dari kampus,? aku bingung mau pilih yang mana.... Vely membatin dan termenung sedih,


lama melamun Vely pun akhirnya tertidur di samping Bryan, ingin rasanya dia memeluk tubuh itu namun rasanya malu sekali...


Keesokan harinya....


Vely bangun pagi sekali karena rengekan Cio dari dalam boks, ternyata popoknya penuh dan bocor, Vely mengendong anaknya dan Menganti baju dan popoknya,


bryan ikut terbangun, dan melihat Vely membersihkan tubuh anaknya, Bryan rasa sudah cukup dia mendiami istrinya namun rasanya belum puas, jadi dia berubah pikiran dan ingin mendiami istrinya hingga malam nanti....

__ADS_1


Benar benar TAMAT


__ADS_2