Perfect Daddy (Bryan& Vely)

Perfect Daddy (Bryan& Vely)
popok nya gak tengelam


__ADS_3

hari ini Bryan Kembali ke kantornya, sudah hampir seminggu dia tidak masuk kerja, Hanya untuk memulihkan kesehatan fisik dan mental Cio,


setelah mendapatkan ancaman dan polototan dari sang istri, dia pun menurut dan pergi ke kantor


"Aku berangkat dulu yah, jaga anak anak kita..." satu kecupan di kening bibir kedua pipi dan dagu Vely,


"Jaga mata jaga hati... Ingat pulang jangan kemalaman..." peringat Vely


"Oky bos..." Bryan masuk ke dalam mobilnya dan melaju ke arah kantor


***


Janganlah lupa kepada ke-tiga wanita yang masih menjomblo kan diri itu...


Nia, Widia, Ella, kini mareka sudah membangun geng yang bernama


"JOMBLO" geng itu tidak banyak persyaratan,


"Sis kita ke rumah Vely yok..." ajak Nia, kini mareka sedang makan di kantin kampus sambil menunggu mata kuliah di mulai


"Sorean dikit lah.." ujar Ella sambil menyeruput susu nya

__ADS_1


"Iya... setelah kelahiran ponakan baru, kita hanya sekali saja datang menengok.." timpal Widia


Ketiganya setuju menemui sahabat cantik mareka itu agak Sorean


Mareka berbincang bincang tentang peria Tampan dan berotot, namun tak tertarik untuk berpacaran atau menjalin hubungan, mungkin mareka ingin seperti Vely, di hamili baru menikah


..........


Kesibukan sebagai seorang istri dan ibu adalah hal biasa yang di alami Vely,


mulai dari membangunkan anaknya membuat sarapan memandikan Cio dan Hansel membereskan rumah mencuci memasak dll,


semuanya di lakukan sendiri, bukannya tidak ingin ada pembantu atau art, namun Vely ingin rumahnya dan Bryan dia sendiri yang urus,


"Kemana Cio?" Vely mendengar gemercik air, eh bukan. tetapi air yang tumpah. Vely perlahan-lahan berjalan untuk mengintip anaknya itu


Hal mengejutkan baginya, Cio berendam di dalam bathtub dalam keadaan masih menggunakan popok bahkan air keran hidup dan tumpah ruah di lantai... bagian depan popok Cio mengapung ke atas cio berkali kali menegelamkan pokoknya namun terap saja


"Cio apa yang kau lakukan?.." Vely masuk dan menatap wajah Cio yang nampaknya santuy


"My, io belendam dalam taup(Bathtub) lasana segan dan dingin." ujarnya "Tapi popok na gak au tengelam..." celetuk Cio

__ADS_1


"ya lah, orang popoknya akan mengembung apabila terkena air," celetuk Vely gemes, ingin dia mengigit pipi Cio


Vely memandikan Cio dengan telaten, kemudian Menganti bajunya dengan baju kaus dan celana pendek, jangan lupakan popok yang selalu di pakai nya


"Sarapan dulu ya..." Cio menganguk,


"ini, tapi minum dulu air putih nya" kebiasaan itu yang harus di patuhi oleh Bryan dan Cio, yaitu meminum air putih saat pagi hari minimal se gelas


Setelah memastikan anaknya sarapan dengan baik, Vely lanjut mengurus si kecil yang masih tidur di boks nya


"good morning anak mommy, sudah pagi nak" Vely mengendong Beby Hansel dengan perlahan dan kemudian menyusuinya, perhatian Vely tertuju pada bercak merah yang di buat oleh suaminya tadi malam saat meminum ASI nya..


"Ya Tuhan...Dasar mesum akut bikin jengkel aja" kesal Vely


Vely memandikan Hansel dengan air hangat kemudian Menganti bajunya dengan yang baru, tali pusar Hansel baru saja Lepas kemarin sore. mungkin tunggu se bulan lagi Hansel sudah bisa menggunakan celana, untuk saat ini dia mengunakan cawan saja


Anak anak sudah aman, kini area bermain dan playmat saja yang harus di beres kan,


mainan, mulai dari motor mobil bus kereta pesawat tempur pesawat terbang Barbie Boneka dan banyak lagi mainannya Cio yang berhamburan, dia menyeterilkan mainan itu dengan menyemprotkan cairan anti kuman yang aman jika masuk ke mulut


Vely membersihkan rumah sambil mendengarkan musik alias Cio yang bernyanyi dengan suara cemprengnya

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2